MOMSMONEY.ID - Apa saja tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi garam ya? Intip tanda dan efek sampingnya di sini.
Tubuh sebenarnya membutuhkan garam atau natrium untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot, namun saat jumlahnya terlalu banyak, keseimbangan ini bisa terganggu.
Menurut situs CDC, rekomendasi federal untuk konsumsi garam yaitu kurang dari 2.300 mg natrium per hari bagi remaja dan orang dewasa sebagai bagian dari pola makan sehat. Mengonsumsi terlalu banyak garam tidak baik bagi Anda karena garam mengandung natrium.
Laman British Heart Foundation juga menjelaskan, kadar natrium yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan air, sehingga meningkatkan volume darah dan memberikan tekanan tambahan pada dinding pembuluh darah.
Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Jika tekanan darah tinggi terjadi dalam jangka waktu lama, pembuluh darah harus bekerja lebih keras.
Sebelum makin parah, sebaiknya ketahui apa saja tanda tubuh yang terlalu banyak konsumsi garam dari laman Web MD ini.
Baca Juga: Jarang Diminati, Ternyata Ini Manfaat Daun Ketumbar yang Kaya Antioksidan
Perut kembung
Perut kembung, kondisi saat perut terasa membesar atau tegang, merupakan salah satu dampak jangka pendek yang paling umum akibat terlalu banyak mengonsumsi garam.
Garam menyebabkan tubuh menahan air, sehingga terjadi penumpukan cairan berlebih. Makanan tidak harus terasa asin untuk bisa memiliki kandungan natrium yang tinggi. Sandwich, piza, bagel, dan sup kalengan bisa menjadi sumber garam yang tidak disadari.
Tekanan darah tinggi
Ada banyak alasan mengapa Anda mungkin menderita tekanan darah tinggi, tetapi salah satunya mungkin karena terlalu banyak natrium. Perubahan tekanan darah terjadi melalui ginjal.
Terlalu banyak garam membuat mereka lebih sulit membuang cairan yang tidak diperlukan. Akibatnya, tekanan darah Anda naik.
Tubuh membengkak
Pembengkakan bisa menjadi tanda adanya terlalu banyak natrium di dalam tubuh. Bagian tubuh seperti wajah, tangan, kaki, dan pergelangan kaki adalah area yang paling rentan mengalami pembengkakan.
Jika tubuh Anda tampak lebih bengkak dari biasanya, perhatikanlah seberapa banyak garam yang Anda konsumsi.
Sering merasa haus
Jika akhir-akhir ini Anda merasa sangat haus, itu bisa jadi pertanda Anda terlalu banyak mengonsumsi garam. Jika itu terjadi, Anda mengalami dehidrasi. Tubuh Anda menarik air dari sel-sel, dan akhirnya Anda mulai merasa sangat haus.
Minum air dapat membantu menetralkan garam tersebut dan menyegarkan sel-sel.
Baca Juga: Daftar Makanan Sehat untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi Agar Stabil Lagi
Berat badan bertambah
Saat Anda menahan air, berat badan mungkin bertambah. Jika berat badan Anda bertambah dengan cepat dalam seminggu atau bahkan beberapa hari, itu mungkin karena Anda mengonsumsi terlalu banyak garam.
Jika berat badan bertambah lebih dari 2 pon dalam sehari atau 4 pon dalam seminggu, pikirkan kembali makanan yang Anda makan selama beberapa hari terakhir dan cobalah melakukan perubahan dengan mengurangi garam.
Selain jangka pendek tersebut, melansir Healthline, Anda juga memiliki risiko jangka panjang ini jika terlalu banyak mengonsumsi garam.
Tekanan darah tinggi
Seiring waktu, mengonsumsi garam dalam jumlah berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi. Makan terlalu banyak natrium dapat meningkatkan tekanan darah dan mengurangi asupan natrium dapat membantu menurunkannya.
Kondisi lain
Selain meningkatkan tekanan darah, American Heart Association juga mencatat bahwa makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko kondisi lain, antara lain stroke, gagal jantung, batu ginjal, dan penyakit ginjal
Kanker perut
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2020, pola makan tinggi garam dapat meningkatkan risiko kanker perut jika dibandingkan dengan pola makan rendah garam.
Meskipun mekanisme pastinya belum jelas, para peneliti berpendapat bahwa natrium yang berlebihan dapat merusak lapisan lambung atau memengaruhi bakteri tertentu yang mendorong perkembangan kanker.
Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami bagaimana garam dapat mempengaruhi risiko kanker.
Nah, itulah tadi beberapa tanda tubuh yang kebanyakan mengonsumsi garam. Sebaiknya mulai kurangi jika gejalanya semakin memburuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News