MOMSMONEY.ID - Ajang lari kini kian banyak digelar dan tak lagi sekadar menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran. Di tengah tren gaya hidup sehat, sejumlah kegiatan lari juga mulai membawa misi sosial dengan mengajak peserta berkontribusi pada isu-isu kemanusiaan.
Salah satunya melalui Run & Rise 2026 yang mengusung semangat Brighter Future for Children. Ajang lari ini melibatkan lebih dari 1.200 peserta sekaligus mengajak masyarakat ikut mendukung akses air bersih bagi anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Sulawesi Selatan.
Diinisiasi oleh Gugah Nurani Indonesia (GNI) bersama SalingJaga dari Kitabisa, Run & Rise 2026 menghadirkan tiga kategori lari, yakni Kid Dash 1K, Fun Run 5K, dan 10K.
Konsep tersebut membuat aktivitas berlari tak hanya berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga diarahkan menjadi gerakan bersama untuk memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Executive Director Gugah Nurani Indonesia Fransisca Sianturi mengatakan, kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali digelar pada 2024.
Menurutnya, persoalan akses air bersih masih menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah daerah. Jika masyarakat perkotaan dapat memperoleh air dengan mudah hanya dengan membuka keran, kondisi berbeda masih dialami warga di wilayah terpencil.
Baca Juga: Debu Abu Vulkanik Terasa di Jakarta, Isoplus Run 2026 Perketat Hidrasi Pelari
“Jika di perkotaan kita bisa mendapatkan air dengan mudah hanya dengan membuka keran, masyarakat di daerah terpencil masih harus berjalan jauh membawa jeriken,” ujar Fransisca dalam keterangannya, Kamis (10/9).
Melalui program tersebut, GNI berupaya menyediakan fasilitas air bersih, mendekatkan sumber air ke permukiman, hingga mengalirkannya langsung ke rumah-rumah warga. Dengan begitu, anak-anak tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan air yang menjadi kebutuhan dasar sehari-hari.
Keseruan Run & Rise 2026 tidak berhenti ketika pelari mencapai garis finish. Salah satu peserta, Gita, mengaku suasana acara terasa meriah.
Selain berlari, peserta juga dapat mengikuti berbagai aktivitas seperti zumba dan karaoke. Namun, salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah Water Flow of Hope di garis finish.
Dalam momen tersebut, peserta menempelkan stiker berbentuk tetesan air sebagai simbol bahwa setiap langkah yang mereka tempuh ikut membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
“Lewat kegiatan ini, kita tidak hanya mendapatkan sehatnya olahraga dan keseruan aktivitas, tetapi juga bisa berbagi untuk pendistribusian air bersih bagi anak-anak yang membutuhkan,” kata Gita.
Baca Juga: Lewat PLN Electric Run 2026, PLN Melakukan Pemberdayaan ke Perempuan Pekerja
Di area race village, peserta juga bisa menyalurkan kepedulian melalui donation corner untuk buku dan mainan. Ada pula booth GNI yang memungkinkan peserta menulis postcard sebagai bentuk apresiasi kepada para water warrior serta merekam pesan suara untuk anak-anak di NTT, DIY, dan Sulawesi Selatan.
Suasana semakin ramai dengan berbagai permainan, Kids Corner untuk mewarnai medali, hingga booth merchandise dan piala edisi terbatas dari SalingJaga dan Beyond the Miles.
Dalam rangkaian Run & Rise 2026, dilakukan penyerahan donasi secara simbolis berupa bantuan akses air bersih senilai Rp50 juta.
Selain itu, hasil dari Virtual Challenge Run for NTT juga disalurkan sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, total bantuan yang diserahkan secara simbolis mencapai Rp 75 juta untuk mendukung upaya menghadirkan akses air bersih.
VP of Growth Kitabisa Marsudi Wijaya mengatakan, dukungan tersebut diberikan karena kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga mendorong kontribusi bersama untuk menyediakan akses air bersih.
“Garis finish sesungguhnya adalah dampak dan kontribusi nyata dari para pelari setelah kegiatan ini,” ujar Marsudi.
Fransisca mengatakan, sinergi berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penyaluran fasilitas air bersih ke desa-desa sasaran. Dengan adanya fasilitas tersebut, anak-anak di wilayah sasaran diharapkan tidak lagi harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News