MOMSMONEY.ID - Fenomena debu halus abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang dirasakan hingga Jakarta menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Isoplus Run Jakarta 2026.
Ajang lari yang memasuki tahun keempat penyelenggaraannya tersebut tetap digelar dengan penyesuaian pada aspek keselamatan dan kenyamanan peserta. Penyelenggara memastikan kebutuhan hidrasi dan pemantauan kondisi kesehatan pelari menjadi perhatian utama selama lomba.
Race Director Isoplus Run Series 2026 Safrita Aryana mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim dokter untuk menyikapi kondisi udara pada saat pelaksanaan lomba.
“Memang ada butiran halus, tetapi menyikapi hal ini kami memastikan water station tersedia secara rapat yaitu per 1,5 kilometer, sehingga kebutuhan hidrasi peserta dapat dikelola dengan baik selama berlari,” ujar Safrita dalam konferensi pers Isoplus Run di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (6/9).
Menurut dia, kondisi pada saat lomba dimulai masih dinilai cukup kondusif. Isoplus Run Jakarta 2026 dimulai pada pagi hari dengan suhu sekitar 25,9 derajat Celsius, kelembapan 71,1%, serta kecepatan angin 5 kilometer per jam.
Selain memperbanyak titik hidrasi, penyelenggara juga memberikan waktu yang cukup panjang bagi peserta untuk menyelesaikan lomba. Cut off time ditetapkan selama 2,5 jam untuk kategori 10K dan 1,5 jam untuk kategori 5K.
“Dari pantauan kami tidak ada laporan ISPA dari para pelari pagi ini. Kalaupun ada kendala salah satu orang yang pingsan itupun bukan pelari ISOPLUS melainkan orang lain yang melakukan car free day (CFD),” kata Safrita.
Untuk memperkuat aspek keselamatan, Isoplus Run Jakarta 2026 juga menghadirkan running doctors yang ikut berlari bersama peserta di berbagai kategori dan pace.
Baca Juga: Usung 7 Inisiatif Keberlanjutan, Pertamina Eco RunFest 2026 Bidik 14.000 Pelari
Para dokter tersebut menjalankan prinsip Run. Observe. Handle, yakni berlari sekaligus mengamati kondisi peserta di sepanjang lintasan dan memberikan pertolongan awal apabila menemukan pelari yang membutuhkan bantuan medis.
Perwakilan Running Doctors Isoplus Run Series 2026 dr. Taufan mengimbau peserta untuk tidak memaksakan diri ketika tubuh mulai memberikan tanda-tanda kelelahan atau gangguan kesehatan.
“Pesan kami sederhana: listen to your body. Jangan memaksakan target apabila tubuh sudah memberikan sinyal bahaya, dan manfaatkan titik hidrasi secara teratur,” tutur Taufan.
Terkait fenomena debu halus abu vulkanik, ia juga menyarankan masyarakat yang telah melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mencuci hidung setelah kembali ke dalam rumah. Di samping itu, membersihkan muka dengan handuk basah dan menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Sebelumnya, Isoplus Run Jakarta 2026 yang digelar di kawasan Epiwalk Lifestyle, Rasuna Said, Jakarta Selatan, diikuti hampir 8.000 peserta.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelari pemula, pekerja profesional, komunitas lari hingga keluarga muda. Tahun ini, ISOPLUS menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K dan Kids Dash.
Senior Brand Manager Isoplus Ferdiansyah Hardianto mengatakan, tema Unlock Your Greatness kembali diusung untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup aktif dan sehat.
“Unlock Your Greatness menjadi sebuah spirit untuk terus bergerak dan melampaui batas diri. Kami di Isoplus pun terus unlock the improvement dengan semangat selalu memberikan yang lebih bagi audience kami,” sebut Ferdi.
Baca Juga: Lewat PLN Electric Run 2026, PLN Melakukan Pemberdayaan ke Perempuan Pekerja
Isoplus juga menghadirkan sejumlah fasilitas dan hiburan di sepanjang rute. Di antaranya Running DJ, Sedaap Pit Stop yang menyediakan finger food atau snack Sedaap Bites, serta Frosty Sip berupa frozen drink corner di KM 8,5 hingga KM 9.
Selain itu, terdapat Cooling Zone di KM 2 dan KM 8,5 yang dilengkapi misty fan untuk membantu menyejukkan peserta. Penyelenggara juga menghadirkan Digital Motion Installation di KM 3-4 yang menampilkan karya visual artist Popomangun.
Dari sisi teknis, rute lomba telah dikalibrasi untuk memastikan jarak yang ditempuh peserta sesuai dengan kategori masing-masing. Ketersediaan water station juga diperbanyak dan ditempatkan setiap sekitar 1,5 kilometer.
Tak hanya menggelar perlombaan, Isoplus juga memberikan pendampingan bagi peserta melalui program latihan dan edukasi nutrisi. Program tersebut melibatkan Professional Running Coach Andy Soegiyanto dan Dokter Spesialis Gizi dr. Angela Dalimarta, Sp.GK.
Pendampingan dirancang untuk membantu pelari pemula maupun pelari yang ingin meningkatkan performa agar memiliki pola latihan dan pemenuhan nutrisi yang lebih terarah.
Anggota baru Isoplus Squad Diego Takaredase mengaku merasakan manfaat dari program 21 Weeks Training yang diberikan Isoplus. Menurut Diego, program tersebut membuat peserta dapat mengetahui pembagian latihan, mulai dari intensitas ringan, sedang hingga tinggi, termasuk waktu istirahat.
Antusiasme peserta juga terlihat dari persaingan di lintasan. Pada kategori umum 10K putra, Syamsuddin Massa keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 31 menit 27 detik.
Sementara itu, kategori 10K putri dimenangi Novia Nur dengan catatan waktu 37 menit 9 detik. Untuk kategori 5K putra, posisi pertama diraih Irsan dengan waktu 15 menit 20 detik. Adapun kategori 5K putri dimenangi Nefry dengan catatan waktu 18 menit 9 detik.
Setelah Jakarta, rangkaian Isoplus Run Series 2026 akan berlanjut ke Surabaya melalui Surabaya Isoplus Marathon 2026 pada 4 Oktober 2026. Ajang tersebut akan menjadi puncak rangkaian Isoplus Run Series tahun ini dengan kategori mulai dari 5K hingga Marathon 42,195K.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News