MOMSMONEY.ID - Pamor olahraga lari masih digemari banyak orang. Pagelaran lomba lari pun terus bermunculan. Salah satunya YELLOW RUN 2026 yang bakal digelar sebagai ajang lari berstandar kompetitif tinggi yang dirancang untuk mendorong lahirnya rekor-rekor baru di Indonesia.
YELLOW RUN akan digelar pada 31 Mei 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Rute YELLOW RUN melintasi jalan Sudirman dan M.H. Thamrin. Ajang ini menargetkan partisipasi hingga 10.000 pelari dari berbagai kalangan, mulai dari atlet profesional, anggota komunitas lari, hingga masyarakat dari segala kalangan.
YELLOW RUN 2026 tidak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga simbol kebangkitan semangat juang, disiplin, dan optimisme bangsa. Dengan mengusung konsep short-distance racing yang berfokus pada performa, ajang ini menghadirkan lintasan yang dirancang secara steril dan optimal guna mendukung pencapaian waktu terbaik para pelari.
Mukhamad Misbakhun, Inisiator dan Ketua Penyelenggara YELLOW RUN 2026 menyampaikan lomba lari ini dilakukan dengan ambisi besar untuk mendorong standar baru dalam kompetisi lari di Indonesia. “Kami ingin menciptakan sebuah platform kompetitif yang tidak hanya merayakan partisipasi, tetapi juga mendorong prestasi. YELLOW RUN 2026 dirancang untuk menjadi panggung bagi atlet-atlet nasional dalam memecahkan rekor, khususnya di nomor 5K dan 10K,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Rabu (31/3).
Baca Juga: Daftar Film dan Serial Terbaru Bulan April di Netflix, Penasaran?
Untuk memastikan standar kompetisi yang tinggi, YELLOW RUN 2026 secara aktif mengundang atlet-atlet terbaik Indonesia untuk berpartisipasi dan mencatatkan pencapaian baru, serta hadirkan kategori utama 5K dan 10K yang dirancang sebagai race berorientasi performa, dengan pembagian kategori nasional, master, dan youth guna mengakomodasi atlet nasional maupun pelari umum.
Lintasan lomba akan dirancang sebagai 1 loop dengan karakter rute yang relatif datar (fast course) serta dukungan pengaturan lalu lintas yang rapi, berkesinambungan, serta terpadu, memastikan jalur yang steril dan minim gangguan. Penyelenggara juga akan menerapkan sistem start di berbagai wave guna menjaga kualitas kompetisi, didukung oleh sistem pencatatan waktu berbasis chip timing yang akurat dan real-time.
Reza Puspo, Founder Mesa Race dan Race Director YELLOW RUN 2026, menegaskan pendekatan teknis menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan ajang ini. Reza menyebut YELLOW RUN dirancang sebagai sebuah race yang benar-benar dukung performa para pelari. Mulai dari desain rute, manajemen start, hingga eksekusi di lapangan.
"Kami siapkan untuk menciptakan kondisi ideal bagi pelari dalam mencetak personal best bahkan memecahkan rekor,” jelasnya.
Baca Juga: Cara Cerdas Investasi Ala Charlie Munger yang Bisa Bikin Kekayaan Tumbuh Stabil
Selain aspek kompetisi, penyelenggara memastikan kesiapan dari sisi keselamatan dan kenyamanan pelari melalui penyediaan water station di 3 titik, dukungan medis lengkap termasuk tenaga medis dan ambulans, serta penerapan cut-off time sebesar 60 menit untuk kategori 5K dan 120 menit untuk category 10K untuk menjaga standar lomba. Dengan pendekatan teknis yang komprehensif ini, YELLOW RUN 2026 diposisikan bukan sekadar ajang partisipatif, melainkan sebagai platform kompetitif yang mendorong lahirnya performa terbaik dan rekor baru di kancah lari nasional.
Odekta Elvina Naibaho, atlet maraton nasional Indonesia menyambut positif kehadiran YELLOW RUN 2026 sebagai ruang baru bagi atlet untuk berkompetisi di level tertinggi. Selain itu, dukungan juga datang dari Andri Paranoan, Sekretaris Umum, Pengurus Provinsi PASI DKI Jakarta, dan Andri Yansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, yang melihat ajang ini sebagai kontribusi penting dalam pengembangan atletik nasional.
Dengan total nilai hadiah capai Rp 1 miliar, YELLOW RUN 2026 hadirkan struktur hadiah yang dirancang untuk ajak para peserta dorong performa terbaik. Terdiri dari total hadiah podium mencapai Rp 500 juta kepada para pemenang di berbagai kategori 5K dan 10K, baik putra maupun putri serta Rp 500 juta untuk hadiah kategori 10K M&F jika pecahkan rekor nasional.
Tidak hanya itu, ajang ini juga menetapkan insentif khusus berupa bonus pemecahan rekor nasional 10K sebesar Rp 250 juta untuk kategori putra dan Rp 250 juta untuk kategori putri, menjadikannya salah satu skema penghargaan paling kompetitif dalam sejarah lomba lari nasional.
Selain hadiah utama, seluruh peserta juga berkesempatan mengikuti undian doorprize pada hari perlombaan berupa 2 unit rumah, 10 unit sepeda motor, 25 unit televisi, kemudian rice cooker, serta masih banyak lagi melengkapi pengalaman kompetisi dengan elemen apresiasi yang menyeluruh.
Pendaftaran YELLOW RUN 2026 telah resmi dibuka untuk peserta dari semua kalangan melalui situs resmi yellowrun.id, dengan penawaran harga early bird yang bisa dibeli sampai tanggal 5 April 2026 sebesar Rp 200.000 untuk kategori 5K dan Rp 300.000 untuk kategori 10K dalam periode terbatas.
Baca Juga: Tren Dekorasi 2026: Seni Unik Bikin Rumah Lebih Berkarakter dan Tak Membosankan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News