M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Riset PKJS-UI: Kenaikan Cukai Menekan Konsumsi Rokok sekaligus Memperkuat MBG

Riset PKJS-UI: Kenaikan Cukai Menekan Konsumsi Rokok sekaligus Memperkuat MBG
Reporter: Muhammad Fatih  |  Editor: Muhammad Al Fatih


MOMSMONEY.ID - Pemerintah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah untuk Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Namun, riset Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) yang rilis 4 Juni 2026 memperingatkan, investasi besar itu terancam kurang optimal selama konsumsi rokok di rumah tangga penerima manfaat tetap tinggi.

Para ekonom menunjuk kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) sebagai solusi fiskal yang bisa sekaligus menekan rokok dan memperkuat dampak MBG bagi gizi anak.

Logika kebijakannya sederhana namun kuat: jika harga rokok naik, daya beli terhadap rokok turun, dan ruang belanja keluarga untuk pangan bergizi terbuka lebih lebar.

Riset PKJS-UI menemukan, rumah tangga perokok cenderung mengalokasikan lebih sedikit pengeluaran untuk makanan bergizi dan lebih banyak untuk makanan kurang sehat. Pola yang secara langsung bertentangan dengan tujuan MBG untuk memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia.

Baca Juga: 74.000 Pelajar Semarang Terpapar Iklan Rokok, Paling Terdampak Siswa SD

"Kenaikan harga rokok merupakan instrumen penting untuk menurunkan keterjangkauan rokok dan menekan konsumsi, terutama di tengah masih maraknya peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah yang membuat harga rokok semakin murah," ujar Hari Poerna Setiawan, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Strategi Perpajakan Kementerian Keuangan, dalam keterangan resmi Kamis (4/6).

Hari menegaskan, upaya pengendalian konsumsi rokok tidak bisa bertumpu pada satu instrumen saja. Kenaikan CHT perlu dibarengi dengan penguatan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal yang selama ini menjadi celah yang membuat harga rokok tetap terjangkau di pasaran

"Dampak kesehatan dan kerugian sosial-ekonomi akibat konsumsi rokok dapat menimbulkan biaya yang sangat besar bagi masyarakat dan negara sehingga diperlukan penguatan pengendalian rokok melalui pendekatan multisektor," ujar Luhur Arief Bima, Tenaga Ahli Utama Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Dari sisi akademis, Ketua PKJS-UI Ir. Aryana Satrya, Ph.D., menegaskan, penelitian ini tidak dimaksudkan untuk mempertentangkan MBG dengan kebijakan cukai, melainkan justru menunjukkan keduanya harus berjalan beriringan agar manfaat gizi bagi anak dapat dicapai secara maksimal.

Baca Juga: Benarkah Vape Lebih Aman dari Rokok Konvensional? Begini Penjelasan Ahli

"Program gizi seperti MBG memerlukan dukungan lingkungan rumah tangga yang sehat, termasuk pengendalian perilaku merokok dan alokasi pengeluaran keluarga yang lebih berpihak pada kebutuhan anak," terangnya.

Selain instrumen fiskal, riset PKJS-UI juga mendorong pendekatan nonfiskal seperti penguatan kawasan tanpa rokok (KTR), kampanye rumah bebas rokok melalui Program MBG, serta skrining paparan rokok di sekolah-sekolah penerima manfaat.

Badan Gizi Nasional dan Kementerian Kesehatan turut didorong untuk menjadikan setiap menu MBG sebagai sarana edukasi perubahan perilaku hidup sehat di level keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.