MOMSMONEY.ID - Saat ingin diet sehat, coba konsumsi beberapa jenis sayur tinggi protein berikut ini.
Dalam usaha untuk meningkatkan masa otot dan juga menjaga bentuk proporsional tubuh, makanan menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan detail.
Makanan yang mengandung banyak protein tentu perlu banyak dikonsumsi. Pedoman gizi menyarankan konsumsi sekitar 2 hingga 3 cangkir sayuran setiap hari.
Protein tak hanya bisa diperoleh dari hewani saja, ada juga sayuran yang ternyata juga memiliki protein tinggi. Berikut beberapa sayuran yang memiliki kandungan tinggi protein, mengutip Medical News Today:
Baca Juga: 7 Buah Tinggi Kandungan Vitamin C, Paling Tinggi Bukan Jeruk
Edamame
Kandungan protein edamame bisa mencapai 31,3 g per cangkir edamame matang yang sudah dikupas. Edamame adalah kedelai hijau yang dipanen lebih awal, dan jenis ini kaya akan protein.
Satu cangkir edamame kupas mengandung lebih banyak protein dibandingkan satu porsi (3 ons) dada ayam (26,4 g protein) atau steik (25,6 g protein).
Berbeda dengan sayuran lainnya, edamame merupakan sumber protein lengkap. Artinya, edamame menyediakan semua asam amino yang dibutuhkan tubuh namun tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.
Brokoli
Sayur brokoli memang sudah dikenal memiliki banyak kandungan protein. Dalam setiap satu batangnya, sayur brokoli menurut laman Healthline memiliki sebanyak 4,28 gram protein.
Tak hanya protein saja, sayuran ini juga mengandung banyak vitamin K, C, dan juga penuh akan serat baik.
Kembang kol
Sama seperti brokoli, kembang kol mengandung banyak protein yang baik untuk meningkatkan masa otot dan menjaga tubuh dalam bentuk ideal. 100 gram kembang kol mengandung sebanyak 1,9 gram protein dan 25 kalori saja.
Kembang kol juga baik dikonsumsi untuk meminimalisasi risiko terkena kanker sebab sayuran ini mengandung sinigirin sebagai antikanker.
Aparagus
Sayuran hijau yang menyehatkan ini adalah sayuran yang memiliki kandungan tinggi protein. Secara total asparagus mengandung sebanyak 4,32 gram protein per cup atau dalam setiap kurang lebih 100 gram per sajian.
Baca Juga: Manfaat Minyak Kemiri untuk Kesehatan Kulit Kepala dan Rambut
Ubi jalar
Ubi jalar dapat menambah asupan protein dalam hidangan. Kandungan protein ubi jalar mencapai 4 g per cangkir setelah dimasak. Namun, ubi jalar mungkin lebih dikenal karena kandungan beta-karotennya, yaitu antioksidan yang ampuh.
Hanya dengan mengonsumsi 1 cangkir ubi jalar, Anda sudah memenuhi lebih dari 200% kebutuhan harian beta-karoten.
Kubis Brussel
Brussel sprout atau kubis brussel yang berukuran mini ini mengandung sebanyak 3,4 gram protein dalam setiap 100 gramnya.
Sayuran yang satu ini juga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan meningkatkan bakteri baik dalam saluran cerna. Selain protein, sayur ini juga mengandung banyak serat dan vitamin yang baik bagi tubuh.
Bayam
Bayam adalah salah satu jenis sayuran sehat yang memiliki banyak nutrisi dan dikonsumsi sebagai menu diet yang tinggi protein.
Dalam setiap 100 gramnya, sayur bayam mengandung sebanyak 2,9 protein dan juga dibarengi dengan vitamin K, A, dan vitamin C. Bayam juga memiliki kandungan kalsium tinggi dan juga anti oksidan.
Bok choy
Melansir dari laman Medical News Today, bok choy juga merupakan sayuran yang mengandung banyak protein. Dalam setiap 100 gramnya, sayuran ini mengandung 1,5 protein.
Sayuran yang banyak digunakan dalam menu masakan asia ini juga mengandung banyak kandungan anti oksidan dan anti inflamasi.
Mulai konsumsi sayuran tinggi protein tersebut jika ingin menambah asupan protein dengan makanan sehat, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News