M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Retinol Bikin Kulit Tipis? 6 Mitos Tentang Retinol yang Tidak Boleh Anda Percaya

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 6 mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya. Cari tahu di sini.

Retinol termasuk salah satu kandungan skincare yang paling populer. Sehingga, tidak heran banyak orang yang membicarakannya dan penasaran untuk mencobanya.

Namun, seiring meningkatnya popularitas retinol, semakin banyak pula informasi seputar retinol yang keliru dan tak lebih dari sekadar mitos.

Agar Anda terjebak, para dokter kulit termuka membagikan kepada Forbes, 6 mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya. Simak sampai akhir, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Tak Hanya Manipulatif, Kenali Tanda Lain Pasangan Anda Suka Selingkuh

1. Retinol sama dengan retinoid

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya pertama yaitu retinol sama dengan retinoid.

Retinol dan retinoid tidaklah sama persis. Istilah 'retinoid' adalah istilah umum yang digunakan untuk turunan retinol sintetis dan alami, kata Dr. Kellie Reed, dokter kulit bersertifikat di Westlake Dermatology

Biasanya, retinol yang dijual bebas efeknya lebih lemah dibandingkan dengan retinoid yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter (seperti tretinoin).

Anda mungkin perlu waktu lebih lama untuk mendapatkan manfaat dari retinol yang dijual bebas karena harus diubah menjadi bentuk aktif terlebih dahulu. Tetapi, bagi sebagian orang, retinol yang dijual bebas lebih dapat ditoleransi dan tidak terlalu mengiritasi kulit dibandingkan retinoid.

2. Retinol tidak boleh digunakan di sekitar mata

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya kedua yaitu retinol tidak boleh digunakan di sekitar mata.

Sangat aman untuk menggunakan retinol di sekitar mata asalkan Anda melakukannya dengan hati-hati. Justru, area mata benar-benar dapat memperoleh manfaat dari khasiat retinol yang meningkatkan kolagen.

Mulailah dengan menggunakan retinol di sekitar mata 2-3 kali saja dalam seminggu dan tingkatkan frekuensinya secara bertahap. Pastikan Anda mengoleskan eye cream dalam jumlah banyak segera setelah menggunakan retinol.

Dan, berhati-hatilah untuk tidak menggunakan terlalu banyak retinol sekaligus atau membiarkannya masuk ke dalam mata.

3. Tidak boleh menggunakan retinol di siang hari

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya ketiga yaitu tidak boleh menggunakan retinol di siang hari.

Banyak orang berpikir bahwa tidak aman menggunakan retinol di siang hari, padahal anggapan ini hanyalah mitos belaka.

Pada dasarnya, retinol bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Jika Anda menggunakan produk retinol di siang hari, itu akan langsung mengekspos kulit Anda ke sinar matahari dan menyebabkan retinol menjadi kurang efektif. Namun, risiko kulit terbakar matahari akibat retinol sangatlah kecil.

Apabila Anda baru mulai menggunakan retinol, kulit Anda akan menjadi lebih sensitif karena harus beradaptasi. Hal ini dapat membuat kulit Anda lebih mudah terbakar saat proses adaptasi berlangsung. Jadi, jangan lupa untuk memakai sunscreen sebelum keluar rumah.

Baca Juga: 5 Varian Serum Glad2Glow Sesuai Kebutuhan Kulit, Jerawat Pilih yang Mana?

4. Retinol membuat kulit tipis

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya keempat yaitu retinol membuat kulit tipis.

Orang-orang percaya bahwa retinol dapat mengencerkan kulit, itu memang benar. Namun, retinol hanya mengencerkan lapisan paling atas kulit (stratum korneum) yang terbuat dari sel-sel kulit mati atau dikenal sebagai keratinosit.

Alih-alih membuat kulit tipis, retinol justru telah terbukti secara ilmiah dapat membangun dan menebalkan lapisan kolagen di dermis. Sehingga, membuat kulit lebih kuat dan lebih sehat.

5. Tidak boleh mengombinasikan retinol dan eksfoliator kimia

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya kelima yaitu tidak boleh mengombinasikan retinol dan eksfoliator kimia.

Kulit biasanya mengembangkan toleransi terhadap retinol seiring berjalannya waktu. Artinya, beberapa minggu pertama penggunaan retinol mungkin disertai dengan kemerahan, sensitivitas, atau kekeringan pada kulit. Namun seiring kulit menguat, efek samping tersebut akan hilang.

Karena eksfoliator kimia (AHA dan BHA) dapat memiliki efek samping yang sama dengan retinol, maka tidak disarankan untuk menggabungkannya di awal penggunaan retinol. Masukkanlah retinol dan eksfoliator kimia ke dalam rutinitas skincare saat kulit sudah lebih toleran.

Sebaiknya, gunakan retinol dan eksfoliator kimia secara terpisah. Misal, eksfoliator di pagi hari dan retinol di malam hari atau menggunakannya masing-masing secara bergantian.

6. Retinol memberikan hasil yang instan

Mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya terakhir yaitu retinol memberikan hasil yang instan.

Sebaliknya, perlu waktu beberapa minggu sebelum Anda mulai melihat perbaikan signifikan pada kulit setelah menggunakan retinol, terutama jika masalah kulit utama Anda adalah jerawat atau tekstur yang tidak merata.

Dan, butuh waktu lebih lama lagi untuk melihat hasil yang diinginkan jika Anda menggunakan retinol untuk mengatasi pigmentasi atau melawan tanda-tanda penuaan. Kesabaran adalah kunci jika menyangkut retinol.

Demikian 6 mitos tentang retinol yang tidak boleh Anda percaya. Jangan keliru lagi ya, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/6), Siaga Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 12 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Terjebak Utang Terus? Coba 3 Cara Ini biar Keuangan Pribadi Kembali Stabil

Utang makin menumpuk dan sulit dilunasi? Simak cara mengatur keuangan agar cicilan cepat berkurang dan hidup lebih tenang.

4 Kegiatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak, Biasakan Moms

Untuk membantu melatih sekaligus meningkatkan kemampuan kognitif anak, berikut 4 kegiatan yang bisa Anda biasakan pada anak mulai sekarang.

Jadwal Piala Dunia 2026 Grup A (12/6): Prediksi Skor, Head to Head dan Line Up

Berikut ini jadwal Piala Dunia 2026 yang dimulai pada Jumat 12 Juni 2026, diawali dari Grup A mulai pukul 02.00 dan 09.00 WIB.

Bukan Sekadar Lemak, Fatty Liver Ancam Jantung dan Ginjal Sekaligus

Fatty liver bukan sekadar lemak biasa, dokter mengingatkan risikonya yang bisa menyerang jantung dan ginjal bersamaan.

4 Manfaat Bermain Sepatu Roda untuk Orang Dewasa, Bakar Kalori hingga Cegah Diabetes

Tak hanya untuk anak-anak, ada 4 manfaat bermain sepatu roda untuk orang dewasa. Cari tahu informasinya di sini.

Kemenkes Perkuat Skrining Hati di CKG, Obesitas Naik Dua Kali Lipat Sejak 2007

Obesitas yang terus meningkat mendorong Kemenkes perkuat skrining hati gratis demi cegah fatty liver.

Waspadai Turun Hujan, Begini Prakiraan Cuaca di Banten Besok (12/6) dan Lusa

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa berawan.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (12/6) dan Lusa, Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa akan turun hujan ringan di Kepulauan Seribu

Rupiah Melemah? Begini Cara Praktis Hemat Uang yang Bisa Anda Lakukan

Rupiah melemah dan harga kebutuhan naik? Simak cara hemat uang yang mudah diterapkan agar keuangan keluarga tetap aman.