MOMSMONEY.ID - Nyeri lutut, sensasi terbakar dan hangat saat disentuh menjadi gejala umum dari penyakit asam urat. Meski asam urat paling sering dikaitkan dengan jempol kaki, "asam urat cenderung kambuh di area yang sudah mengalami radang sendi.
Robert Keenan, dokter reumatologi menyebutkan bahwa asam urat yang tidak diobati akan menjalar dari jempol kaki ke lutut, kemudian ke tulang belakang bagian bawah. Penyakit asam urat berkembang ketika tubuh memiliki kadar asam urat yang tinggi.
Dilansir dari Creakyjoints.org, asam urat biasanya dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal. Tetapi pada beberapa orang, kadarnya terus tinggi dan mulai mengkristal di berbagai persendian.
Baca Juga: Air Kelapa Ternyata Punya Manfaat Tak Terduga untuk Asam Urat
Ketika kristal asam urat ini memengaruhi persendian lutut, hal itu dapat menyebabkan gejala asam urat pada lutut. Persendian lutut menjadi merah, bengkak, dan terasa panas saat disentuh.
Penumpukan asam urat juga dapat mengganggu rentang gerak yang membuat penderitanya sulit berjalan.
Faktor yang memengaruhi risiko terkena asam urat
Sejumlah faktor dapat memengaruhi risiko terkena asam urat, berikut penjelasannya:
1. Gen dan riwayat keluarga
Pasien yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit asam urat sering kali memiliki risiko asam urat yang tinggi. Hal tersebut membuat Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan tinggi purin.
Selain itu, jangan lupa untuk rutin melakukan tes asam urat.
2. Konsumsi obat-obatan
Faktor lain yang berkontribusi terhadap tingginya kadar asam urat adalah penggunaan obat-obatan tertentu. Obat-obatan tersebut meliputi diuretik atau obat pengencer air untuk tekanan darah tinggi dan obat imunosupresif untuk pasien dengan transplantasi organ.
3. Kondisi medis tertentu
Kondisi medis tertentu seperti obesitas, resistensi insulin, kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal terkait dengan asam urat. Maka dari itu, penting untuk berkonsultasi ke dokter terkait penyakit ini.
4. Usia dan jenis kelamin
Faktor risiko lain yang terkait dengan asam urat adalah usia dan jenis kelamin. Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, asam urat lebih umum terjadi pada pria daripada wanita.
Penyakit ini lebih sering menyerang wanita setelah menopause. Meskipun asam urat biasanya berkembang di usia paruh baya, penyakit ini juga dapat menyerang orang yang lebih muda.
5. Riwayat cedera sebelumnya
Orang yang pernah mengalami cedera sendi lutut lebih rentan terkena asam urat di lutut. Hal ini karena sendi yang cedera dapat mengembangkan artritis degeneratif atau osteoartritis lebih cepat daripada yang terjadi karena faktor penuaan saja.
Osteoartritis adalah jenis artritis yang secara bertahap merusak tulang rawan yang melindungi tulang. Hal ini menciptakan lingkungan yang membuat kristal asam urat lebih mungkin mengendap.
Penyakit lain yang juga menyerang sendi lutut
Selain asam urat, ada juga beberapa penyakit lain yang juga menyerang lutut seperti berikut:
1. Pseudogout
Nyeri lutut tak selalu asam urat, bisa jadi disebabkan oleh penumpukan berbagai jenis kristal yang disebut kalsium pirofosfat. Kristal tersebut bertanggung jawab atas batu ginjal kalsium.
Dokter dapat memeriksa cairan di lutut yang meradang untuk menentukan apakah kristal tersebut adalah asam urat atau kalsium pirofosfat.
2. Artritis Septik
Artritis infeksius ini menyebabkan peradangan pada sendi ketika bakteri atau jamur menyerangnya. Biasanya, artritis septik menyerang lutut, pinggul, atau sendi besar lainnya.
Kondisi ini harus segera diobati melalui drainase dan antibiotik intravena sampai infeksinya hilang.
3. Selulitis
Infeksi bakteri pada kulit ini dapat menyebabkan pembengkakan lutut yang merah, meradang, dan nyeri. Gejalanya mirip dengan penyakit asam urat pada lutut.
Pengujian selulitis memerlukan pemeriksaan darah atau kulit yang terinfeksi secara cermat, bukan pengambilan cairan yang justru dapat menyebarkan infeksi.
4. Artritis reumatoid
Nyeri sendi dapat disebabkan oleh jenis artritis autoimun atau inflamasi yang disebut artritis reumatoid (RA). Tidak seperti nyeri asam urat, nyeri RA seringkali simetris dan memengaruhi sendi yang sama di kedua sisi tubuh secara bersamaan.
Gejalanya juga ditandai dengan kekakuan sendi yang lebih parah di pagi hari tetapi berkurang seiring berjalannya hari. RA biasanya dimulai dengan menyerang sendi-sendi kecil di jari tangan dan kaki, tetapi juga dapat menyerang lutut.
5. Artritis Psoriatik
Artritis psoriatik (PsA) adalah jenis artritis inflamasi yang dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada lutut dan persendian lainnya. PsA juga dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan gula darah tinggi yang juga merupakan komorbiditas umum pada penyakit asam urat.
Namun, penderita PsA biasanya juga mengalami psoriasis atua kondisi inflamasi yang menyebabkan ruam kulit dan plak bersisik.
Bagaimana dokter mendiagnosis asam urat di lutut?
Dr. Keenan menekankan pentingnya segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami nyeri lutut yang mirip dengan asam urat. Penting untuk berbagi riwayat kesehatan yang lengkap dengan dokteruntuk memberikan petunjuk menuju diagnosis yang tepat.
Catat juga gejala nyeri sendir dan lama durasi nyerinya berlangsung. Cobalah untuk juga mencatat makanan apa saja yang Anda konsumsi tepat sebelum gejala muncul, hindari makanan tinggi purin yang menyebabkan asam urat.
Pengobatan untuk asam urat di lutut yang tepat
Tujuan pengobatan asam urat adalah untuk menghilangkan kristal asam urat. Setelah menghilangkan penyebab rasa sakitnya, Anda akan mendapatkan kembali fungsi tubuh dan kesehatan yang membaik.
Nyeri asam urat umumnya diobati dengan dua cara, obat-obatan untuk meredakan serangan asam urat dalam jangka pendek. Obat pencegahan yang diminum secara teratur untuk menurunkan asam urat dan mencegah serangan asam urat terjadi.
Meski obat-obatan antiinflamasi digunakan untuk meredakan nyeri selama serangan asam urat, obat-obatan yang berbeda digunakan untuk menurunkan kadar asam urat.
Baca Juga: Suka Minum Alkohol? Ganti ke Kopi Saja, Cegah Asam Urat di Usia Muda
Obat-obatan tersebut meliputi Allopurinol, Febuxostat dan Probenesida. Obat lain yang disebut pegloticase (Krystexxa) juga biasa direkomendasikan untuk penderita asam urat kronis yang tidak memberikan respons terhadap obat penurun asam urat lainnya.
Allopurinol adalah agen lini pertama yang disukai untuk pengobatan penurunan kadar asam urat sesuai dengan rekomendasi dari Pedoman Manajemen Asam Urat dari American College of Rheumatology tahun 2020. Itulah gejala, faktor penyebab dan cara mengobati asam urat di lutut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News