M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pengobatan dan Cara Pencegahan Poliuria, Buang Air Kecil Berlebih

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui pengobatan dan cara pencegahan poliuria.

Poliuria merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan frekuensi dan volume buang air kecil. Meskipun poliuria sendiri bukanlah sebuah penyakit, kondisi ini seringkali merupakan gejala dari berbagai gangguan kesehatan, termasuk diabetes, infeksi saluran kemih, atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Memahami pengobatan dan cara pencegahan poliuria diperlukan untuk mengelola kondisi ini. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Pengobatan poliuria

Pengobatan poliuria tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa pengobatan poliuria, bersumber dari Dokter Sehat:

1. Jika disebabkan oleh diabetes

Pengelolaan kadar gula darah yang baik melalui diet, olahraga, dan penggunaan obat-obatan antidiabetes dapat membantu mengurangi frekuensi buang air kecil.

Baca Juga: Bisa Disebabkan oleh Diabetes, Apa itu Poliuria? Simak Gejala dan Penyebab Poliuria

2. Jika disebabkan oleh infeksi saluran kemih

Antibiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih. Pengobatan ini dapat mengurangi poliuria yang disebabkan oleh infeksi.

3. Jika disebabkan oleh penggunaan obat diuretik

Jika poliuria disebabkan oleh penggunaan diuretik, dokter mungkin menyarankan penyesuaian dosis atau penggantian obat.

4. Kelola asupan cairan

Disarankan untuk minum dalam jumlah yang tepat untuk menghindari konstipasi. Hindari minum sebelum tidur agar tidak perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil (nokturia).

Baca Juga: Sering Tak Disadari, Rupanya Ini Penyebab Asam Lambung Kerap Kambuh

5. Terapi berkemih

Terapi ini bertujuan untuk memperkuat kandung kemih agar bisa menampung urine lebih lama, sehingga frekuensi buang air kecil yang berlebihan dapat dikurangi.

6. Penggunaan obat

Dokter dapat meresepkan obat-obatan seperti tolterodine extended-release dan obat lainnya untuk mengobati poliuria.

Cara pencegahan poliuria

Meskipun tidak semua kasus poliuria dapat dicegah, beberapa langkah dapat diambil untuk mengurangi risiko terjadinya kondisi ini sebagai berikut:

  • Mengontrol kadar gula darah dengan baik dapat mencegah poliuria yang disebabkan oleh diabetes.
  • Minum cukup air dapat membantu mencegah dehidrasi dan poliuria yang disebabkan oleh konsumsi cairan yang berlebihan.
  • Berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan baru, terutama diuretik, untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak akan menyebabkan poliuria.
  • Pemeriksaan kesehatan secara teratur dapat membantu mendeteksi dan mengobati kondisi yang dapat menyebabkan poliuria, seperti infeksi saluran kemih atau gangguan ginjal.
  • Mempraktikkan gaya hidup sehat, termasuk diet seimbang dan aktivitas fisik yang teratur, dapat membantu mencegah kondisi yang dapat menyebabkan poliuria.

Baca Juga: Mengenal Gejala Darah Tinggi Naik, Benarkah Pusing hingga Mimisan?

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai pengobatan dan cara pencegahan poliuria.

Jika Anda mengalami poliuria, terutama disertai dengan gejala lain seperti rasa haus yang berlebihan atau penurunan berat badan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pengeluaran Liburan Membengkak? Waspadai Biaya Admin, Lihat Solusi ala ShopeePay

Libur panjang biasanya era dengan pengeluaran yang bertambah. ShopeePay bagikan tips hemat saat transaksi selama liburan

Pameran TATAH Tampilkan Seni Ukir Jepara Khas Indonesia

Dorong seni ukir Jepara agar tembus mancanegara, Pameran TATAH tampilkan lebih dari 30 karya ukir Jepara

5 Tanda-Tanda Hormon Kortisol yang Tinggi pada Tubuh

Ternyata ini tanda-tanda hormon kortisol yang tinggi pada tubuh. Perhatikan, ya!                    

Jadwal Piala Uber 2026, Ini Line Up Tim Uber Indonesia Kontra Denmark

Jadwal Babak Perempat Final Piala Uber 2026 pada Jumat (30/4), berikut ini line up Tim Uber Indonesia kontra Denmark.

6 Camilan Sehat yang Bikin Panjang Umur jika Dikonsumsi

Yuk, coba beberapa camilan sehat yang bikin panjang umur jika dikonsumsi berikut ini! Apa saja, ya? 

Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua lo, Batasi Konsumsinya

Tahukah Anda, ternyata ada beberapa makanan yang bisa bikin cepat tua lo. Batasi konsumsinya, ya!          

Kisah Dua Atlet Lari Indonesia Temukan Arti di Setiap Langkah

Tak sekedar sampai di garis akhir, ini makna berlari dari dua atlet kebanggaan Indonesia Yad dan Irma.

12 Rekomendasi Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bikin kenyang lebih lama berikut ini. Apa saja, ya?​            

5 Makanan yang Bantu Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Intip beberapa makanan yang bantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Manfaat Minum Cuka Sari Apel Sebelum Tidur yang Tak Banyak Orang Tahu, Cek di Sini

Ada sejumlah manfaat minum cuka apel sebelum tidur yang tak banyak orang tahu. Cek di sini, yuk!