MOMSMONEY.ID - Minum manis dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, dua penyebab utama kematian.
Mark Peterman, dokter kardiologi di Texas Health Plano, memaparkan, dislipidemia adalah kondisi ketika angka kolesterol tidak berada dalam kisaran normal. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah peningkatan LDL atau kolesterol jahat.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menyebutkan, konsumsi berbagai jenis minuman dapat berkontribusi terhadap perubahan kadar lemak darah. Konsumsi minuman manis yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih besar.
Baca Juga: Stop Gorengan! Konsumsi 2 Butir Telur Lebih Aman Bagi Penderita Kolesterol
Dikutip dari Healthline.com, kolesterol merupakan salah satu faktor risiko terpenting bagi aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.
Gula bisa berdampak buruk bagi kadar kolesterol & trigliserida
Konsumsi minuman manis dalam jumlah tinggi berkaitan dengan kondisi kadar kolesterol HDL dan trigliserida yang tinggi Asupan gula dan diabetes memainkan peran besar terhadap kadar kolesterol.
Sindrom metabolik adalah istilah yang mencakup berbagai masalah kesehatan, di mana kelainan kolesterol, berat badan, dan diabetes saling berkaitan satu sama lain. Kolesterol terbagi menjadi dua jenis yakni low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL).
HDL dianggap sebagai kolesterol "baik" karena dapat membantu menyingkirkan kolesterol LDL, jenis kolesterol yang dapat menumpuk di arteri. Sementara, HDL sangat erat kaitannya dengan olahraga dan kebugaran fisik.
Cara terbaik untuk meningkatkan kadar HDL adalah dengan berolahraga secara teratur. Kadar LDL yang tinggi dan HDL yang rendah dalam darah dapat menandakan risiko terkena aterosklerosis yaitu kondisi penebalan dan pengerasan arteri akibat penumpukan plak berlebih.
Pasokan darah yang buruk ke jantung dapat memicu penyakit kardiovaskular. Menurut Harvard Medical School, HDL juga mengubah komposisi kimia LDL dan mencegahnya mengalami oksidasi.
Sehingga, membantu mengurangi peradangan serta mencegah kerusakan pada arteri. Namun, persoalannya tidak sesederhana itu. Bisa jadi HDL hanyalah penanda atau indikator kadar kolesterol dan bukan faktor yang memberikan pengaruh signifikan secara langsung terhadap tubuh.
Baca Juga: Kalori Nasi Putih yang Berisiko Melonjakkan Kolesterol Tanpa Disadari
Saat ini, American Heart Association (AHA) tidak lagi merekomendasikan rentang angka spesifik untuk kolesterol HDL dan LDL. Sebaliknya, AHA menyarankan untuk memandang kolesterol sebagai bagian dari kesehatan jantung secara keseluruhan.
Upaya menurunkan kolesterol pada dasarnya melibatkan berbagai aspek, mengontrol berat badan serta rutin berolahraga adalah dua cara yang bisa Anda lakukan. Perubahan pola makan seperti menerapkan diet Mediterania dapat memberikan manfaat yang sangat besar.
Demikian informasi mengenai minum manis dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi, semoga membantu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News