M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal Nordic Parenting Style, Tips Parenting ala Swedia yang Bikin Anak Bahagia

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Tips parenting ala orang Swedia akan membawamu menjadi orang tua yang baik karena telah menumbuhkan anak-anak yang bahagia.

Negara-negara Nordik masih memegang tahta sebagai negara paling bahagia di dunia. Negara-negara Nordik ini adalah negara di wilayah Eropa bagian Utara yang di dalamnya termasuk Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, dan Swedia.

Agar tumbuh menjadi anak-anak yang bahagia di negara yang paling membahagiakan, banyak orang tua di negara-negara Nordik menjalankan tips parenting yang berikut ini.

Baca Juga: 4 Buku Parenting Populer Ini Wajib Dibaca Para Calon Orangtua Baru

Mengenal gaya parenting orang tua Nordik

Melansir dari Danish Mom, pola asuh yang diterapkan orang-orang di negara Nordik disebut juga “Nordic Parenting Style”.

Secara umum, orang di negara Nordik memiliki pola asuh yang santai. Terdapat beberapa tips parenting yang kerap dilakukan orang Nordik, di antaranya:

  • Meluangkan banyak waktu di luar ruangan
  • Tidak memberikan pujian kosong (empty praise)
  • Empati terhadap perasaan anak
  • Menghindari kekerasan
  • Komunikasi yang terbuka secara teratur
  • Berbasis penelitian

Baca Juga: Parenting Islami, Ini 7 Tips Menerapkannya Pada Anak

Pada dasarnya, pola asuh orang tua Nordik menerapkan filosofi berbasis penelitian yang dibangun berdasarkan gagasan bahwa “ikatan antara anak & orang tua adalah hal utama”.

Tak sembarangan, pola asuh ini di dalamnya memadukan metode bermain outdoor, menjaga kebersihan diri, hingga bermain secara bebas.

Hasil yang selama 164 tahun diterapkan keluarga Swedia dengan metode Nordic Parenting Style ialah menjadikan anak lebih sehat, tahan banting, dan percaya diri.

Berikut ini deretan tips parenting ala Swedia menggunakan Nordic Parenting Style, dilansir dari Times od India dan Danish Mom.

Baca Juga: 6 Tips Mengasuh Anak Tunggal yang Tepat dan Efektif, Hindari Terlalu Memanjakan Anak

Tips Parenting ala Swedia menggunakan Nordic Parenting Style

1. Jadwalkan waktu bermain outdoor

Tipa parenting yang pertama ala orang Swedia yakni selalu menjadwalkan waktu bermain outdoor untuk anak-anak agar bisa menyatu dengan alam setiap hari.

Melansir dari Times of India, jalan-jalan pagi & sore hari adalah hal yang sakral dalam budaya Swedia. Dengan menjadwalkan jalan bersama anak, maka akan memberikan pengalaman & ikatan yang baik antara orang tua dengan anak & juga alam.

2. Hindari hukuman

Tips parenting
Tips parenting

Dibandingkan “hukuman”, orang tua di Swedia lebih menyukai pola “konsekuensi logis” dalam mendisiplinkan anak.

Contohnya ketika anak tak mau mengambil mainannya sendiri, maka orang tua harus menahan mainan anak, kemudian katakan padanya bahwa anak bisa mendapatkan mainan itu kembali jika ia mematuhi aturan.

Baca Juga: 6 Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak, Fokus pada Pemecahan Masalah

3. Percayai anak

Tips parenting orang Swedia yang paling mengangumkan ialah dengan mempercayai anak. Memberikan kepercayaan penuh pada anak akan menghasilkan anak-anak yang jujur & percaya diri saat mereka dewasa.

4. Dilarang menggunakan kekerasan

Kekerasan sangat dilarang dalam penerapan Nordic Parenting Style. Penelitian menunjukkan bahwa kekerasan bukanlah cara yang baik bagi anak untuk belajar & dapat berdampak negatif pada anak.

Daripada kekerasan, orang tua Swedia lebih memilih mengajar melalui penguatan positif (positive reinforcement).

Baca Juga: 4 Sikap Orang Tua yang Bisa Merusak Harga Diri Anak, Yuk Hindari!

5. Merangkul sifat penasaran anak

Pada dasarnya, anak selalu punya rasa ingin tahu yang besar. Para orang tua Swedia menyambut hal ini dengan positif, yakni dengan memberi anak kebebasan saat bermain.

Saat anak terjatuh ketika berlari, orang tua Swedia tidak lantas menggendongnya. Mereka hanya akan memberi tahu anak untuk tidak berlari terlalu cepat. Dengan begini, anak tidak akan malah takut berlari, melainkan hanya berhati-hati.

Begitulah tips parenting orang Swedia yang menerapkan Nordic Parenting Style untuk menghasilkan anak-anak yang bahagia. Anda juga bisa menerapkan tips di atas jika ingin menjadi orang tua yang baik bagi anak-anaknya kelak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, 80% Kuota untuk Bidang STEM

LPDP resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026.​

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

Faktor domestik yang mempengaruhi pasar adalah stabilitas nilai tukar rupiah hingga meningkatnya perhatian terhadap potensi twin deficit. 

Pemerataan Pendidikan Belum Merata, Ini 5 Tantangan Utamanya

​Kemendikdasmen menilai kolaborasi pemerintah, swasta, dan lembaga filantropi perlu lebih terarah agar manfaatnya benar-benar dirasakan

Promo Indomaret Serba Gratis 25 Juni-8 Juli 2026, Sosis So Good Beli 2 Gratis 2!

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 25 Juni-8 Juli 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.  

Prakiraan Cuaca Besok (1/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan cerah dan berawan, sementara lusa akan berawan di seluruh wilayah.  

Didominasi Cerah dan Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Rabu (1/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Rabu (1/7), didominasi oleh cerah dan berawan dengan suhu mencapai 33 °C  

Diprediksi Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Besok (1/7) dan Lusa di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (1/7) dan lusa, Kamis (2/7) di wilayah DKI Jakarta akan berawan.

Cerah 34 °C di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (1/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok, Rabu (1/7), didominasi ole cerah dengan suhu mencapai 34 °C

Film Horor Petaka Gunung Welirang Tayang di Bioskop 2 Juli, Begini Sinopsisnya

Film horor Petaka Gunung Welirang resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026.​ Simak sinopsisnya berikut

Mahasiswa Indonesia Paling Rajin Pakai AI untuk Belajar, Ini Fakta Menariknya

Survei global ungkap 86% mahasiswa Indonesia pakai AI untuk tugas akademik. Tapi, tahukah Anda manfaat tersembunyi lainnya?