M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Membersihkan dan Mendisinfeksi Tidak Sama, Ini Dia Perbedaannya

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Di masa pandemi seperti sekarang, membersihkan rumah sudah menjadi kegiatan yang wajib dilakukan untuk mencegah penyebaran virus dan partikel merugikan lainnya di rumah.

Istilah-istilah yang berkaitan dengan kebersihan seperti disinfeksi dan sanitasi mungkin juga sudah mulai akrab di telinga Anda. Namun, tahukah Anda bahwa kata membersihkan dan mendisinfeksi sebenarnya berbeda?

Ya, walaupun kedengarannya sama saja, kedua kata tersebut sebenarnya memiliki arti yang cukup berbeda. Anda pun perlu memahami arti kedua kata tersebut supaya tidak keliru saat menyebutkannya.

Dilansir dari US Center of Disease Control (CDC), berikut perbedaan antara kegiatan membersihkan dan mendisinfeksi. Sebagai tambahan, ada juga penjelasan mengenai kegiatan sanitasi. Yuk, simak penjelasannya di bawah!

Baca Juga: Mitos Seputar Kebersihan Rumah yang Banyak Dilakukan, Apa Saja?

Membersihkan (Cleaning)

Membersihkan atau cleaning adalah kegiatan untuk menyingkirkan atau menghilangkan kuman, bakteri, dan kotoran dari suatu permukaan atau objek.

Ketika membersihkan sesuatu, Anda dapat menggunakan air dan sabun (atau deterjen) untuk menyingkirkan kuman dan bakteri dari permukaan atau objek tersebut.

Proses membersihkan tidak selalu membunuh kuman dan bakteri, tapi tetap dapat membantu mengurangi jumlahnya dan menurunkan risiko penyebaran penyakit.

Mendisinfeksi (Disinfecting)

Sementara itu, mendisinfeksi atau disinfecting merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membunuh kuman dan bakteri yang ada di suatu permukaan atau objek.

Proses disinfeksi dilakukan dengan cara menggunakan bahan-bahan kimia (atau disinfektan) untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di permukaan atau objek tersebut.

Berkebalikan dengan proses membersihkan, proses disinfeksi tidak selalu membersihkan permukaan yang kotor dan menyingkirkan kuman. Namun, jika proses ini dilakukan setelah membersihkan suatu permukaan atau objek, risiko penyebaran penyakit juga dapat diturunkan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Warna Cat Kamar yang Menenangkan, Tidur Makin Rileks!

Sanitasi (Sanitizing)

Ketika membicarakan soal kebersihan, tentu Anda sering mendengar istilah sanitasi atau sanitizing. Tapi, apa itu proses sanitasi?

Sanitasi adalah proses untuk menurunkan jumlah kuman dan bakteri hingga mencapai tingkat yang aman pada suatu permukaan dan objek. Penurunan jumlah kuman dan bakteri yang dianggap aman tersebut sudah diatur menurut standar atau syarat kesehatan.

Proses sanitasi bisa dilakukan melalui proses membersihkan atau mendisinfeksi suatu permukaan atau objek untuk menurunkan risiko penyebaran penyakit.

Nah, itulah perbedaan antara proses membersihkan dan mendisinfeksi. Bagaimana, sekarang sudah paham kan perbedaan keduanya? Jangan keliru lagi, ya!

Selanjutnya: Inspirasi Tempat Tidur Besi untuk Kamar Tidur Bergaya Minimalis Hingga Vintage

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.