MOMSMONEY.ID - Kuliah di luar negeri tidak hanya soal kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu mempersiapkan kemampuan berbahasa, beradaptasi dengan budaya baru, hingga mengikuti sistem pembelajaran yang berbeda.
President University menyebutkan, ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk ke Australia.
Pertama, mahasiswa perlu membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik sehari-hari. Kemampuan ini penting karena perkuliahan, diskusi, presentasi, hingga pengerjaan tugas umumnya dilakukan dalam bahasa Inggris.
Kedua, mahasiswa perlu siap menghadapi metode pembelajaran yang lebih mandiri. Belajar di luar negeri memiliki tantangan tersendiri, mulai dari perbedaan cara komunikasi di kelas hingga tuntutan untuk lebih aktif dalam diskusi dan menyampaikan pendapat.
Ketiga, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru juga menjadi bekal penting. Tidak sedikit mahasiswa internasional yang mengalami kesulitan saat menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari dan budaya di negara tujuan.
Baca Juga: Unik, Kampus di Indonesia Ini Punya Mata Kuliah Khusus Taylor Swift
Keempat, mahasiswa perlu melatih kemampuan berinteraksi dengan orang dari latar belakang budaya yang berbeda. Pengalaman ini dapat membantu mereka memahami dinamika komunikasi dalam lingkungan internasional.
Kelima, pilih program studi yang memberikan pengalaman global dan koneksi internasional. Selain memperluas wawasan, pengalaman tersebut dapat membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.
"Mahasiswa President University memiliki potensi yang kuat untuk bersaing di tingkat global. Melalui berbagai peluang dan pengalaman internasional yang diberikan, President University terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan serta memperluas wawasan mereka," ujar Dr. Adhi Setyo Santoso, Wakil Rektor Akademik, Riset, dan Inovasi President University, Jumat (19/6).
Sebagai salah satu upaya membuka peluang internasional bagi mahasiswa, President University meluncurkan program Joint Degree bersama Queensland University of Technology (QUT).
Melalui program ini, mahasiswa Administrasi Bisnis konsentrasi Digital Marketing dapat menempuh studi di Indonesia dan Australia, serta memperoleh gelar dari kedua universitas setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain pengalaman belajar di dua negara, program tersebut juga menawarkan kesempatan memperluas jaringan internasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan memahami budaya akademik global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News