M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Unik, Kampus di Indonesia Ini Punya Mata Kuliah Khusus Taylor Swift

Unik, Kampus di Indonesia Ini Punya Mata Kuliah Khusus Taylor Swift
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Fenomena penyanyi pop dunia Taylor Swift ternyata tak hanya menjadi bahan pembicaraan di media sosial, tetapi juga masuk ke ruang kelas perguruan tinggi.

President University menjadi kampus pertama di Indonesia yang memiliki kelas khusus yang mengkaji Taylor Swift dari berbagai perspektif akademik.

Mata kuliah ini tidak hanya membahas musik, tetapi juga pengaruh sang penyanyi terhadap ekonomi, budaya populer, komunikasi, branding, hingga perilaku sosial masyarakat.

Dosen pengampu kelas tersebut, Ferawati Natalita menjelaskan, pembelajaran berfokus pada dampak besar yang dibangun Taylor Swift dalam berbagai bidang.

"Semua ini tentang pengaruh Taylor Swift dan proyek-proyek yang ia bangun. Ia bukan hanya seorang penyanyi atau pembangun brand. Kami mempelajari perjalanan kariernya, album-albumnya beserta makna di baliknya, pencapaiannya, hingga berbagai gerakannya," ujar Ferawati dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Begini Pemanfaatan Teknologi dan AI dalam Ekosistem Pendidikan di Perguruan Tinggi

Menurut Ferawati, mahasiswa juga mempelajari fenomena Swiftonomics, yakni dampak ekonomi yang muncul dari pengaruh Taylor Swift terhadap berbagai sektor industri.

"Dari sisi ekonomi, ada juga Swiftonomics. Kami juga membahas kontroversi yang pernah muncul, termasuk bagaimana ia meresponsnya melalui lagu-lagunya dan bagaimana ia menjaga konsistensinya," lanjutnya.

Ferawati mengatakan, kampus ingin menghadirkan pendekatan belajar yang lebih dekat dengan fenomena yang sedang berkembang di masyarakat.

"Kami ingin belajar dari hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh banyak orang," katanya.

Melalui kelas ini, mahasiswa diajak memahami bahwa budaya populer juga dapat menjadi objek kajian akademik yang serius, mulai dari personal branding, storytelling, strategi bisnis, budaya fandom, hingga dampak ekonomi dan sosial industri kreatif global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.