M O M S M O N E Y I D
Bugar

Manakah yang Paling Baik untuk Menurunkan Gula Darah, Bersepeda atau Berjalan Kaki?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Olahraga apa yang paling baik menurunkan kadar gula darah? Bersepeda atau berjalan kaki, ya?

Olahraga merupakan salah satu cara yang efektif untuk menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, hormon yang mengatur kadar gula dalam darah.

Bersepeda dan berjalan kaki adalah dua jenis aktivitas aerobik yang aman dilakukan oleh penderita diabetes. Keduanya merupakan olahraga berdampak rendah yang dapat dilakukan di dalam atau luar ruangan, tergantung pada cuaca.

Baca Juga: Ini Daftar Buah Rendah Gula yang Cocok untuk Penderita Diabetes Konsumsi

Banyak orang bertanya-tanya, apakah lebih baik bersepeda atau berjalan kaki untuk menurunkan gula darah. Kedua jenis olahraga ini memiliki manfaatnya masing-masing.

Namun, olahraga apa yang paling baik untuk menurunkan kadar gula darah?

Manfaat Bersepeda untuk Penderita Diabetes

Jika Anda ingin tahu apakah bersepeda lebih baik daripada berjalan kaki untuk penderita diabetes, mari kita lihat manfaat bersepeda.

Bersepeda memungkinkan Anda untuk mengatur kecepatan sesuai kemampuan. Anda bisa meningkatkan kecepatan secara bertahap untuk membangun daya tahan aerobik sekaligus mengelola gula darah dengan lebih baik.

Beberapa manfaat bersepeda bagi penderita diabetes adalah:

  • Menggunakan Gula Darah dengan Efisien: Bersepeda secara rutin membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai energi yang dapat mencegah lonjakan gula darah.
  • Menurunkan Risiko Penyakit Jantung: Bersepeda sejauh 3 mil setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 50%.
  • Mencegah Komplikasi Jantung: Bersepeda membantu mencegah komplikasi terkait jantung pada penderita diabetes.
  • Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Menurunkan Tekanan Darah: Bersepeda meningkatkan pompa jantung, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi obesitas, yang berhubungan dengan komplikasi diabetes tipe 2.
  • Meningkatkan Sirkulasi Darah: Aktivitas ini memperbaiki sirkulasi darah ke kaki, sehingga membantu mencegah kerusakan saraf dan pembuluh darah yang sering terjadi pada penderita diabetes.
  • Meningkatkan Pembentukan Otot: Bersepeda memperkuat otot tubuh, yang membantu mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.
  • Meningkatkan Kepadatan Tulang: Bersepeda juga meningkatkan kepadatan tulang, yang penting untuk mencegah patah tulang pada penderita diabetes tipe 2.

Baca Juga: Buah yang Menaikkan Gula Darah Apa Saja? Ini Dia Daftarnya

Manfaat Berjalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Selain bersepeda, berjalan kaki juga memiliki banyak manfaat bagi penderita diabetes. Berikut adalah manfaat berjalan kaki untuk penderita diabetes:

  • Mengatur Gula Darah: Berjalan kaki membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi, yang berperan penting dalam mengontrol gula darah.
  • Membantu Menurunkan Berat Badan: Aktivitas ini juga mendukung penurunan berat badan, yang merupakan faktor penting dalam manajemen diabetes.
  • Menurunkan Risiko Penyakit Jantung: Berjalan membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan Suasana Hati: Berjalan kaki dapat melepaskan endorfin, hormon yang membuat Anda merasa lebih bahagia dan mengurangi stres.
  • Meningkatkan Kualitas Tidur: Berjalan kaki membantu Anda tidur lebih nyenyak, yang berkontribusi pada kontrol gula darah yang lebih baik.
  • Mencegah Komplikasi Diabetes: Berjalan kaki membantu mencegah komplikasi diabetes tipe 2 dengan memperbaiki kontrol gula darah.
  • Ramah untuk Persendian: Berjalan kaki adalah olahraga yang ringan, sehingga cocok bagi mereka yang memiliki masalah pada persendian.

Baca Juga: Minum Apa Agar Kadar Gula Darah Turun? Coba Konsumsi 6 Minuman Ini!

Perbandingan Bersepeda dan Berjalan Kaki untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Melansir dari laman Sugar Fit, kedua olahraga ini memiliki manfaat yang signifikan untuk penderita diabetes. Namun ada beberapa perbedaan penting antara bersepeda dan berjalan kaki, yaitu:

  • Bersepeda membakar lebih banyak kalori daripada berjalan kaki dalam waktu yang sama. Oleh karena itu, bersepeda lebih efektif untuk menurunkan berat badan dan mengatur gula darah secara lebih cepat.
  • Berjalan kaki cenderung lebih efektif dalam membakar lemak, karena aktivitas ini lebih banyak melibatkan otot-otot tubuh yang menahan beban.
  • Bersepeda lebih ramah bagi kaki dan sendi karena memiliki dampak yang lebih rendah dibandingkan dengan aktivitas lain yang melibatkan beban tubuh langsung, seperti berjalan kaki atau berlari.

Namun, keduanya merupakan olahraga berdampak rendah yang aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes, terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan persendian atau cedera.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Makan Buah Stroberi untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Olahraga Apa yang Paling Baik untuk Menurunkan Gula Darah?

Baik bersepeda maupun berjalan kaki memiliki manfaat yang baik untuk penderita diabetes. Keduanya dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan kesehatan jantung, dan mencegah komplikasi terkait diabetes.

Pilihan terbaik tergantung pada preferensi pribadi dan kondisi fisik masing-masing individu. Jika Anda ingin membakar lebih banyak kalori dan melatih daya tahan tubuh, bersepeda bisa menjadi pilihan yang baik.

Namun, jika Anda mencari aktivitas yang lebih ringan dengan dampak minimal pada sendi, berjalan kaki adalah alternatif yang sangat baik. Yang terpenting adalah melakukan olahraga secara rutin, sesuai kemampuan, dan dengan intensitas yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga baru dan monitor gula darah Anda dengan baik selama latihan.

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan untuk Mengontrol Kadar Gula Darah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.