M O M S M O N E Y I D
Bugar

Makan Telur Rebus Bisa Menurunkan Berat Badan, Begini Penjelasannya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Disebut-sebut, makan telur rebus bisa menurunkan berat badan, lho. Benarkah demikian?

Ada satu makanan sederhana yang dapat menjadi bagian dari program penurunan berat badan Anda, yaitu telur rebus. Telur rebus dikenal sebagai sumber protein yang sangat baik dan memiliki berbagai manfaat lainnya yang dapat membantu proses penurunan berat badan.

Namun, apakah benar makan telur rebus bisa menurunkan berat badan? MomsMoney akan mengulasnya di sini. Simak, ya!

Baca Juga: Apakah Buah Pepaya Bagus Dikonsumsi untuk Diet Menurunkan Berat Badan?

Alasan Makan Telur Rebus Bisa Menurunkan Berat Badan

Melansir dari laman Medical News Today, telur bisa menjadi pilihan yang sangat baik untuk membantu menurunkan berat badan karena tiga alasan utama berikut:

1. Telur Bergizi dan Rendah Kalori

Telur adalah makanan yang kaya akan nutrisi penting dan rendah kalori. Satu telur rebus besar hanya mengandung sekitar 78 kalori, namun menyediakan berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat, seperti:

  • Lutein dan zeaxanthin
  • Vitamin D
  • Kolin

Cara yang paling sederhana untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi asupan kalori, dan telur bisa membantu dalam hal ini. Sebagai contoh, makan siang atau makan malam dengan dua telur rebus dan sayuran campur hanya mengandung sekitar 274 kalori.

2. Telur Kaya Akan Protein

Protein adalah nutrisi yang sangat baik untuk penurunan berat badan karena dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Telur merupakan sumber protein yang sangat baik, dengan satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein.

Kebutuhan protein yang direkomendasikan adalah sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan. Artinya, pria dewasa yang tidak aktif membutuhkan sekitar 56 gram protein per hari, sementara wanita dewasa yang tidak aktif membutuhkan sekitar 46 gram protein per hari.

Dengan makan dua telur besar, Anda sudah memenuhi lebih dari 25% dari kebutuhan protein harian wanita dan lebih dari 20% dari kebutuhan pria.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sarapan kaya protein, seperti telur, dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori sepanjang hari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi protein dapat membantu mengatasi obesitas dan sindrom metabolik, sebagian karena efek kenyang yang ditimbulkan.

Baca Juga: 12 Menu Olahan Dada Ayam untuk Diet yang Praktis dan Sehat

3. Telur Dapat Meningkatkan Metabolisme

Makan makanan yang kaya protein, seperti telur, dapat membantu meningkatkan metabolisme melalui proses yang disebut efek termal makanan. Proses ini memerlukan kalori ekstra untuk mencerna dan memproses nutrisi dalam makanan.

Karbohidrat dan lemak juga dapat meningkatkan metabolisme, tetapi pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan protein. Menurut studi tahun 2014, protein dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh sebanyak 15-30%, sementara karbohidrat hanya meningkatkan sekitar 5-10%, dan lemak hanya 3%.

Dengan demikian, makan telur dan makanan kaya protein lainnya dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan makan karbohidrat atau lemak.

Kapan Waktu Terbaik untuk Makan Telur?

Penelitian menunjukkan bahwa makan telur di pagi hari, terutama sebagai sarapan, bisa membantu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi sepanjang hari. Telur sangat efektif untuk penurunan berat badan jika dimakan saat sarapan.

Pada tahun 2005, sebuah penelitian membandingkan efek makan sarapan berbasis telur dengan sarapan berbasis bagel pada wanita yang kelebihan berat badan. Meskipun jumlah kalori dalam kedua sarapan tersebut sama, peserta yang makan telur mengonsumsi lebih sedikit makanan sepanjang sisa hari.

Penelitian lainnya pada tahun 2010 menunjukkan efek yang sama pada pria dewasa. Dalam sebuah studi tahun 2013, pria dewasa yang makan telur untuk sarapan merasa lebih kenyang dan mengonsumsi lebih sedikit pada makan siang dibandingkan dengan mereka yang makan sarapan yang kaya karbohidrat.

Namun, penting untuk tetap memantau asupan kalori secara keseluruhan. Studi tahun 2008 menunjukkan bahwa sarapan berbasis telur dapat meningkatkan penurunan berat badan pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, tetapi hanya jika diterapkan dalam diet yang terkontrol kalori.

Baca Juga: Apakah Buah Semangka Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan?

Demikianlah ulasan tentang makan telur rebus bisa menurunkan berat badan. Telur adalah makanan rendah kalori yang kaya akan protein dan berbagai nutrisi penting.

Mengonsumsi telur dapat mendukung penurunan berat badan, terutama jika dimasukkan ke dalam diet yang mengontrol asupan kalori. Penelitian menunjukkan bahwa telur dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan memberi rasa kenyang lebih lama, yang bisa mengurangi konsumsi kalori tambahan sepanjang hari.

Jika Anda berisiko mengidap penyakit jantung, sebaiknya konsumsi hanya putih telur dan pantau asupan kolesterol dengan hati-hati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.