M O M S M O N E Y I D
Bugar

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Pola makan yang sehat di Jepang bantu mencegah kadar gula darah tinggi. Pola makan tersebut terdiri dari makanan segar bukan makanan olahan, dengan sangat sedikit bahan olahan dan gula. 

Zilpah Sheikh, dokter umum dari Medicinenet.com, menyebutkan, Jepang terdiri dari gugusan pulau, sehingga penduduknya mengonsumsi lebih banyak ikan dibandingkan negara-negara Asia lainnya.

Mereka juga mengonsumsi ikan mentah dalam sushi dan sashimi, ditambah cukup banyak makanan yang difermentasi maupun diasap.

Apa saja komponen diet masyarakat Jepang?

Kacang kedelai, tahu atau edamame jadi bagian penting dari diet masyarakat Jepang. Produk kedelai fermentasi seperti miso dan natto adalah makanan pokok yang populer. 

Baca Juga: Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah

Nattodikonsumsi saat sarapan dan memiliki efek bermanfaat pada usus serta mendukung pembekuan darah. Masyarakat Jepang juga mengonsumsi berbagai macam sayuran darat dan laut yang kaya akan nutrisi yang mengontrol gula darah. 

Buah-buahan sering dikonsumsi saat sarapan atau sebagai makanan penutup yakni apel Fuji, jeruk mandarin, dan kesemek.

Teh hijau bantu mengontrol kadar gula darah

Selain makanan, orang Jepang sangat menyukai green tea atau teh matcha. Matcha merupakan teh hijau bubuk yang digiling dengan batu, menawarkan kandungan senyawa antioksidan katekin yang tinggi. 

Sebuah studi oleh British Medical Journal menemukan bahwa individu yang mengikuti pedoman diet Jepang memiliki risiko lebih rendah mengalami gula darah tinggi, penyakit jantung atau stroke.

Orang Jepang juga memiliki tingkat obesitas terendah di antara pria dan wanita serta harapan hidup yang panjang. Pulau Okinawa di bagian paling selatan Jepang memiliki jumlah penduduk berusia seratus tahun tertinggi di dunia.

Masyarakat di daerah tersebut juga memiliki risiko gula darah tinggi, kanker, radang sendi, dan Alzheimer yang lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh pola makan tradisional Jepang yang rendah kalori, lemak jenuh, dan tinggi nutrisi.

Baca Juga: Gula Darah Tinggi Akibat Olahan Kentang yang Salah, Coba Alternatif Lainnya

Alasan masyarakat Jepang memiliki kadar gula darah stabil

Berikut berbagai alasan masyarakat Jepang memiliki kadar gula darah stabil:

1. Rutin melakukan cek kesehatan

Sistem layanan kesehatan Jepang mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat. Sejak tahun 1961 Jepang memiliki asuransi kesehatan universal, di mana semua orang yang tinggal di Jepang diwajibkan oleh hukum untuk mendaftar dalam asuransi kesehatan publik. 

Asuransi kesehatan publik menetapkan pembayaran bersama (copayment) sebesar 30% untuk orang berusia antara 6-69 tahun. Untuk orang yang lebih tua, pembayaran bersama berkurang menjadi 20% atau 10%.

Sistem ini sangat membantu pasien yang menjalani perawatan mahal. Pemeriksaan  kesehatan tahunan wajib dilakukan di sekolah dan tempat kerja di Jepang. 

Hampir 70% penduduk Jepang menjalani pemeriksaan kesehatan setiap tahunnya. Praktik ini mendorong kesadaran kesehatan dan deteksi dini penyakit gula darah tinggi.

2. Tingkat obesitas rendah

Obesitas sangat berkorelasi dengan kadar gula darah tinggi, penyakit jantung dan kanker. Masyarakat Jepang memiliki tingkat obesitasnya rendah. 

Tingkat obesitas yang rendah telah berkontribusi besar pada pencegahan penyakit kronis.

3. Pilihan makanan yang bernutrisi

Orang Jepang mengonsumsi makanan olahan dalam jumlah terbatas, biasanya sebagai camilan sesekali. Mereka tidak bergantung pada makanan olahan sebagai makanan utama.

Kebanyakan orang Jepang mengonsumsi makanan utuh. Orang-orang sering membawa kotak bekal bento buatan sendiri ke tempat kerja untuk makan siang.

Supermarket dan beberapa minimarket menyediakan berbagai makanan siap saji yang terbuat dari bahan-bahan alami. Sehingga, memudahkan orang-orang sibuk untuk mengonsumsi makanan minim olahan setiap hari.

Orang Jepang biasanya menyantap menu yang seimbang, terdiri dari makanan seperti edamame, ikan, ayam, dan telur. Jajanan di Jepang seperti yakitori dan okonomiyaki juga dibuat dengan bahan makanan utuh.

Baca Juga: Gula Tinggi Darah Saat Hamil Picu Preeklampsia, Keguguran & Kelahiran Prematur

4. Makan dalam porsi kecil

Orang Jepang menyiapkan makanan dalam porsi kecil, baik di rumah maupun di supermarket. Porsi makanan yang lebih kecil membantu menjaga angka obesitas tetap rendah di negara ini. 

Makanan Jepang umumnya tidak banyak menggunakan minyak dan bahan berlemak.

5. Konsumsi ikan dan kedelai yang tinggi

Ikan dan kedelai merupakan sumber protein utama orang Jepang. Ikan menyediakan lemak omega-3 dalam jumlah tinggi, sedangkan produk kedelai seperti natto dan tahu tinggi serat. 

Konsumsi ikan dan produk kedelai memberikan kontribusi besar terhadap umur panjang orang Jepang. Makanan fermentasi seperti natto, miso, acar Jepang, dan yogurt merupakan makanan pokok dalam diet modern di Jepang. 

Makanan-makanan ini dijual di supermarket, sehingga sangat mudah diakses. Itulah pola makan sehat ala masyarakat Jepang yang bantu mencegah kadar gula darah tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.

6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween

Jadi dekorasi khas Halloween, inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan nasi tanpa memicu ancaman lonjakan gula darah ternyata ada rahasianya. Pelajari kebiasaan unik yang dipraktikkan di Jepang.

5 Bahaya Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga bagi Pendengaran Anda

Pahami bahaya mengorek telinga dengan cotton bud yang berpotensi memicu penyumbatan kotoran dan gangguan pendengaran serius.

Sebentar Lagi 2027, 4 Zodiak Ini Diprediksi Beruntung di Akhir Tahun Ini

Transisi energi planet di kuartal akhir tahun 2026 membawa keberuntungan bagi sejumlah zodiak. Ini 4 zodiak paling beruntung di akhir tahun 2026.

4 Efek Samping Lilin Aromaterapi untuk Kesehatan, Ada Risiko Kanker?

Apa saja, sih dampak buruk lilin aromaterapi untuk kesehatan? Berikut ada beberapa efek sampingnya yang patut dipahami.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada Peluang dan Tantangan Baru

Simak ramalan zodiak hari ini, Minggu 25 Oktober 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan dan peluang baru.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 25 Oktober 2026, Ada 2 Shio Harus Waspada

Ramalan shio hari ini Minggu 25 Oktober 2026 membahas karier, keuangan, dan asmara 12 shio. Yuk, simak prediksi lengkapnya berikut ini.