MOMSMONEY.ID - Pahami berbagai tips aman makan manis untuk penderita gula darah tinggi berikut. Mengonsumsi terlalu banyak gula tetap dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
Kara Andrew, dokter ahli gizi, menjelaskan, konsumsi makanan manis terlalu sering dapat memicu masalah kesehatan lain seperti diabetes, kadar trigliserida tinggi, dan sindrom metabolik. Tips aman makan manis untuk penderita gula darah tinggi adalah jangan mengonsumsi gula saat perut kosong.
Hal tersebut disebabkan karena makanan manis saat perut kosong menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis, sehingga membebani tubuh secara berlebihan.
Dilansir dari Everydayhealth.com, cobalah untuk mengonsumsi makanan manis hanya setelah menyantap hidangan utama yang bergizi seimbang.
Baca Juga: Makan Sedikit, Berat Badan Naik? Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Penyebabnya
Dengan begitu, terdapat asupan lain dalam sistem pencernaan seperti serat dan protein yang dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat.
Jika tidak menjadikan camilan manis sebagai hidangan utama, melainkan menyantapnya di akhir sesi makan maka Anda bisa mengonsumsinya dalam jumlah lebih sedikit.
Tambahkan protein dan serat pada makanan manis
Jika tidak ingin makan besar tetapi tetap menginginkan sesuatu yang manis, cobalah menambahkan protein dan serat ke dalamnya. Cara ini memberikan dua manfaat:
Membuat Anda merasa puas lebih cepat, sehingga cenderung mengonsumsinya dalam jumlah lebih sedikit.
Memperlambat proses pencernaan, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.
Saat Anda mengonsumsi makanan manis tanpa serat atau protein, sangat mudah untuk tergoda mengambil kue kering dengan jumlah banyak. Mengapa? Karena makanan tersebut tidak terasa memenuhi perut.
Sebaliknya, serat dan protein memiliki massa dan kandungan makronutrien. Keduanya dapat memuaskan rasa lapar dan membuat perut terasa kenyang.
Salah satu contoh yang bagus adalah camilan energy bite sederhana yang tidak perlu dipanggang. Camilan ini biasanya terbuat dari campuran oat, selai kacang, biji flaxseed, dan chocolate chip.
Jika Anda menambahkan sedikit bubuk protein, rasanya akan mirip dengan adonan cookie. Anda juga bisa menerapkan cara ini pada berbagai resep lainnya.
Cobalah mencampurkan alpukat atau tahu ke dalam puding cokelat atau mengganti cream cheese dengan greek yogurt saat membuat cheesecake. Mengganti gula olahan dengan pemanis alami seperti madu atau kurma dapat memberikan manfaat tambahan.
Madu memiliki sifat antimikroba, sementara buah kurma memiliki indeks glikemik rendah karena kandungan seratnya yang tinggi. Jika gemar membuat kue, pertimbangkan untuk bereksperimen menggunakan pemanis nol kalori atau rendah kalori.
Stevia adalah jenis pemanis alami yang juga bebas kalori. Bahan-bahan tersebut bisa digunakan dalam pembuatan kue kering maupun bolu dengan hasil yang sama baiknya seperti saat menggunakan gula biasa.
Baca Juga: Kebiasaan Merokok Memicu Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Melonjak 40%
Tips menikmati makanan manis tanpa memicu lonjakan gula darah
Cobalah tips berikut untuk menikmati makanan manis tanpa memicu lonjakan gula darah:
1. Nikmati camilan sesekali
Cobalah untuk mengonsumsi makanan sehat yang bergizi dan kaya vitamin, mineral, dan serat hampir setiap saat. Selanjutnya, nikmati makanan yang tinggi gula tambahan, natrium, atau lemak tidak sehat sesekali saja.
Metode pantang makan seringkali tidak berhasil. Menghilangkan makanan manis sepenuhnya dari diet akan menjadikan bumerang, Anda malah akan semakin menginginkan makanan tersebut di lain waktu
2. Buat perencanaan terlebih dahulu
Pertimbangkan berapa banyak karbohidrat dalam makanan. Pastikan makanan utama seimbang dengan makanan lain. Kurangi karbohidrat dari hidangan utama dan simpan untuk hidangan penutup saja.
3. Perhatikan gula dalam minuman
Soda, jus, dan minuman buah, minuman energi, dan teh kemasan juga dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Selain itu, minuman manis ini seringkali mengandung lebih dari 100 kalori hanya dalam satu porsi.
Satu kaleng soda biasa berukuran 12 ons mengandung sekitar 150 kalori, sedangkan jus buah mengandung hampir 200 kalori per porsi 12 ons. Jika dikonsumsi sepanjang hari, minuman ini dapat meningkatkan asupan kalori dan berkontribusi pada penambahan berat badan.
Pilihan yang lebih sehat untuk membantu Anda tetap terhidrasi seperti air soda dengan irisan lemon atau jeruk nipis.
Baca Juga: Cara Menurunkan Hipertensi & Gula Darah Sekaligus Lewat Diet DASH, Cegah Stroke
4. Ganti bahan yang ada di dapur
Funakan tepung gandum utuh seperti gandum atau oat dan seperti tepung almond untuk membantu mengelola kadar gula darah. Tepung-tepung ini diproses seminimal mungkin dan mengandung serat serta banyak nutrisi penting lainnya seperti vitamin B dan E.
Daripada memilih yogurt yang diberi pemanis gula, pilihlah yogurt tawar atau greek yogurt. Anda bisa menambahkan buah beri segar sebagai perasa, karena buah beri juga kaya akan serat.
5. Latih makan dengan penuh kesadaran
Bagilah sepotong kue dengan teman atau makan setengah dari kue kering berukuran besar. Cobalah untuk hanya makan dua atau tiga gigitan, dan praktikkan makan dengan penuh kesadaran.
6. Simpan makanan manis di tempat yang tidak terlihat
Mintalah anggota keluarga untuk mendukung dan membantu dengan tidak makan makanan manis di depan Anda atau membawa kue atau permen ke dalam rumah. Simpan es krim di bagian belakang freezer dan jangan letakkan makanan manis di bagian depan kulkas.
Demikian informasi mengenai tips aman makan manis untuk penderita gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News