M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi BAB Bayi Berdarah

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi BAB Bayi Berdarah
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Orang tua mungkin langsung panik saat melihat darah pada popok bayi setelah buang air besar (BAB).

Meski begitu, BAB berdarah pada bayi tidak selalu merupakan tanda bahaya. Pada beberapa kondisi, ternyata hal ini lumrah ditemui. 

Dengan mengetahui penyebabnya, penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi yang dialami. 

Baca Juga: Ambeien Mulai Kambuh? Ini 5 Cara Mencegahnya

Namun, ada banyak hal yang bisa jadi penyebab BAB berdarah pada bayi. 

Menurut Pregnancy Birth and Baby serta Kids Health, secara umum, berikut ini kemungkinan penyebab BAB bayi berdarah, antara lain:

1. Asupan makanan

Penyebab BAB bayi berdarah yang pertama karena salah asupan makanan. 

Sistem pencernaan bayi masih dalam tahap perkembangan, sehingga makanan, minuman, atau obat tertentu yang dikonsumsi terkadang tidak dicerna dengan sempurna. 

Hal ini menyebabkan terkadang ditemukan warna atau tekstur dari makanan yang dikonsumsi pada tinja bayi. 

Tinja bayi bisa berwarna merah bila ia menyantap sajian yang memiliki zat warna merah, seperti buah bit atau tomat. 

Ketika menemukan warna merah pada tinja bayi, Anda bisa memeriksa terlebih dulu apakah warna merah tersebut memang darah atau bukan. 

2. Infeksi dan gangguan pada usus

Penyebab BAB bayi berdarah yang kedua adalah adanya infeksi dan gangguan pada usus. 

Coba perhatikan, apakah BAB berdarah yang dialami bayi disertai diare atau tidak. Jika iya, bisa jadi itu tanda infeksi atau gangguan pada usus. 

Beberapa jenis bakteri yang dapat menjadi penyebab infeksi pada usus bayi adalah E. coli, Shigella, Salmonella, dan Campylobacter. 

Baca Juga: Simak Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan Tubuh Anda

3. Sembelit dan fisura ani

Penyebab BAB bayi berdarah yang ketiga adalah sembelit dan fisura ani. 

Sembelit bisa terjadi pada semua bayi, namun lebih sering dialami oleh bayi yang mengonsumsi susu formula atau baru mulai mengonsumsi MPASI (akanan pendamping ASI). 

Sembelit akan memaksa bayi mengejan saat BAB. Tekanan yang terlalu keras bisa membuat luka dan robekan kecil pada area anus yang dikenal dengan fisura ani. 

Ketika terjadi luka pada area anus, bercak darah dapat ditemukan pada tinja bayi. Jika berkepanjangan, sembelit ini bisa menyebabkan ambeien pada anak. 

4. Menyusu dari puting yang berdarah

Penyebab BAB bayi berdarah yang terakhir adalah menysusu dari puting yang berdarah. 

Pada beberapa kasus, BAB berdarah dapat terjadi karena bayi menyusu dari puting ibu yang berdarah.

Kemudian, darah tersebut masuk ke sistem pencernaan bayi dan membuat bayi BAB berdarah. 

Baca Juga: Kenali Tanda Bayi Mengalami Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Jika memang ini penyebabnya, kondisi ini tidak berbahaya. Ibu hanya perlu melakukan perawatan untuk menyembuhkan puting yang berdarah.  

BAB berdarah pada bayi perlu diatasi sesuai penyebabnya agar tepat penangananya.

Namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika mendapati adanya darah atau bercak kemerahan pada tinja bayi, yaitu: 

1. Pastikan bercak darah atau kemerahan yang ada pada tinja bayi bukan merupakan bagian dari makanan yang dikonsumsinya. 

2. Tingkatkan asupan serat pada MPASI, dan berikan MPASI dengan tekstur yang sesuai dengan tahapan usianya. Hal ini diperlukan jika bayi mengalami sembelit. 

3. Jika bayi BAB berdarah disertai lendir dan diare, terlebih jika bayi demam, berikan cairan yang cukup dan segera periksakan ke dokter.

BAB berdarah pada bayi bisa disebabkan oleh beragam hal. Sebagian kondisi dapat sembuh sendiri dan bisa ditangani secara mandiri di rumah. 

Namun jika BAB bayi berdarah terjadi pada bayi berusia kurang dari 3 bulan, segera periksakan ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Simpel Bikin Meja Dapur Lama Terlihat Baru Lagi Tanpa Harus Renovasi Besar

Ubah meja dapur kusam jadi terlihat baru dengan cara simpel, hemat biaya, dan mudah yang bisa kamu praktikkan di rumah.​

5 Manfaat Pisang yang Dikonsumsi Malam Hari: Tidur Nyenyak, Gula Darah Stabil

Gula darah Anda tidak stabil? Mengonsumi pisang sebelum tidur membantu kendalikan gula darah dengan pati resisten dan serat larut.

4 Rekomendasi Makanan Penurun Risiko Kanker Usus

Ada beberapa rekomendasi makanan penurun risiko kanker usus yang dapat Anda coba. Yuk, intip di sini!

5 Minuman untuk Menguatkan Tulang yang Tinggi Kalsium

Mari intip beberapa minuman untuk menguatkan tulang yang tinggi kalsium berikut ini! Mau coba?      

7 Daftar Sup yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Menyehatkan

Intip daftar sup yang bikin kenyang lebih lama dan menyehatkan berikut ini, yuk!                      

Google Translate Rayakan 20 Tahun dengan Fitur AI Baru yang Kejutkan Pengguna

Google Translate kini bisa koreksi aksen Anda secara visual dan fonetik. Temukan bagaimana AI revolusioner ini mengubah cara Anda belajar bahasa. 

Promo HokBen x Bank Saqu Mei: Cashback 50% Menanti, Hemat Makan Sepanjang Mei

Ingin makan HokBen tanpa khawatir kantong jebol? Nikmati cashback fantastis hingga 50% dengan Bank Saqu. Lihat detail promo sebelum kedaluwarsa.

Moto G87 Kombinasi Kamera 200MP dan Layar 5.000 Nits, Apa Kehebatannya?

Membeli smartphone mid-range kini lebih menantang! Motorola Moto G87 hadir dengan kamera 200MP dan layar Extreme AMOLED 5.000 nits. 

7 Manfaat Olahraga Padel yang Bisa Bikin Stres Minggat, Jantung Sehat

Padel efektif kurangi stres dan tingkatkan kesehatan jantung. Hormon bahagia dilepas, sirkulasi darah lancar. Klik untuk detail!

Promo King of The Month Mei: Makan di BK Mulai Rp 10 Ribuan, Dompet Auto Irit

Makan enak di Burger King tanpa bikin kantong bolong? King of The Month beri harga mulai Rp 10.000-an. Temukan paket termurah yang wajib dicoba!