M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kata Ahli, Ini Efek Samping dari Diet Telur Rebus yang Penting Diketahui

Kata Ahli, Ini Efek Samping dari Diet Telur Rebus yang Penting Diketahui
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Diet telur rebus mulai banyak dilirik. Pahami efek samping dari diet telur rebus menurut ahli.

Belakangan ini, diet telur rebus menjadi tren di kalangan orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat. Metode ini cukup sederhana, yakni mengganti sebagian besar asupan makanan sehari-hari dengan telur rebus.

Banyak yang tertarik mencoba karena dianggap praktis, murah, dan kaya protein. Namun, meskipun terdengar aman, para ahli menekankan bahwa diet ini tidak bebas risiko. Penting bagi siapa pun yang ingin mencoba diet ini untuk memahami potensi efek samping yang bisa muncul.

MomsMoney akan membahas tentang efek samping dari diet telur rebus kata ahli di sini.  

Baca Juga: Apakah Makan Buah Mangga Bagus untuk Diet Tubuh? Cari Tahu di Sini

Efek Samping dari Diet Telur Rebus

Melansir dari laman Everyday Health, diet telur rebus sangat rendah kalori dan membatasi banyak makanan tinggi serat, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Karena itu, ada risiko kekurangan serat jika tidak diperhatikan.

Pakar kesehatan merekomendasikan pria di bawah 50 tahun mengonsumsi setidaknya 38 gram serat per hari, dan wanita minimal 25 gram. Kekurangan serat bisa menyebabkan sembelit, terutama jika Anda hanya makan telur, karena telur tidak mengandung serat sama sekali. Selain membantu pencernaan, serat juga dapat menurunkan peradangan yang terkait dengan penyakit kronis.

Bagi mereka yang memiliki riwayat pola makan tidak teratur atau kondisi kesehatan kronis, terutama yang membutuhkan obat, diet ketat seperti diet telur rebus sebaiknya dihindari atau dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Namun, bagi orang sehat tanpa gangguan makan atau kondisi kesehatan tertentu, diet telur rebus dalam jangka pendek biasanya aman.

Baca Juga: 6 Alasan Alpukat Bagus Dikonsumsi saat Diet Tubuh, Cek di Sini

Telur rebus mengandung kolesterol sekitar 186 mg per butir. Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan 300 mg kolesterol setiap hari bisa meningkatkan risiko penyakit jantung sekitar 17%-18%.

Selain itu, telur juga mengandung lemak jenuh sekitar 1,6 gram per butir. Dietary Guidelines for Americans menyarankan agar asupan lemak jenuh tidak lebih dari 10% dari total kalori harian atau sekitar 22 gram untuk diet 2.000 kalori, demi menjaga kesehatan jantung.

Menurut Amy Shapiro, RD, Pendiri dan Direktur Real Nutrition di New York City, meski telur mengandung kolesterol dan lemak jenuh, hal ini biasanya tidak menjadi masalah jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Ia menambahkan bahwa karbohidrat dan gula sederhana justru lebih memengaruhi kolesterol dan trigliserida. Namun, jika sebagian besar makanan yang Anda makan berasal dari telur atau sumber lemak jenuh lainnya, jumlah lemak jenuh bisa bertambah dan meningkatkan kadar LDL atau kolesterol “jahat,” yang berisiko menyebabkan penyakit jantung.

Bagi orang dengan kadar LDL tinggi, sebaiknya membatasi makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol. Untuk tetap aman, jika Anda memiliki risiko penyakit jantung, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang jumlah telur yang tepat untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 10 Daftar Merk Teh Hijau yang Bagus untuk Diet, Cek di Sini

Demikian ulasan tentang efek samping diet telur rebus kata ahli. Diet telur rebus sangat rendah kalori dan membatasi makanan tinggi serat, sehingga ada risiko kekurangan serat dan sembelit.

Orang sehat biasanya aman mengikuti diet ini dalam jangka pendek, tapi bagi yang memiliki kondisi kesehatan kronis sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Telur mengandung kolesterol dan lemak jenuh, namun jika dikonsumsi wajar, hal ini tidak terlalu berisiko bagi kesehatan jantung. Karbohidrat dan gula sederhana justru lebih berpengaruh pada kolesterol dan trigliserida, menurut Amy Shapiro.

Bagi orang yang memiliki kadar LDL tinggi atau risiko penyakit jantung, sebaiknya membatasi asupan telur dan lemak jenuh, serta menyesuaikan konsumsi dengan saran dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo J.CO Rilis Paket Nobar Delivery, 1/2 Lusin Donat & 2 Minuman Mulai Rp 112 Ribu

Momen nobar makin meriah dengan Paket Nobar J.CO. Donat setengah lusin dan dua minuman di promo J.CO mulai Rp 112 ribu. Pesan delivery sekarang!

Promo Superindo Weekday 13-16 Juli 2026, Jeruk-Anggur Import Diskon hingga 35%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 13-16 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Stop Insecure! Hindari Cara Instan, Ini 7 Cara Mengecilkan Paha dan Betis yang Mudah

Paha dan betis besar sering bikin minder? Coba 7 gerakan mudah ini yang efektif membentuk kaki Anda jadi lebih proporsional.

Wajib Tonton 7 Film Fisika Terbaik Bikin Paham Rahasia Alam Semesta

Tertarik ilmu fisika? 7 rekomendasi film sci-fi ini tak hanya menghibur, tapi juga menyuguhkan banyak pengetahuan. Jangan sampai terlewat!

Usai Menguat, Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2.635.000 per Gram pada Senin (13/7)

Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram, sedangkan buyback melemah ke Rp 2.395.000 per gram.

Bikin Mental Terganggu, Waspada 7 Efek Samping Kecanduan Media Sosial

Kecanduan media sosial lebih dari sekadar buang waktu. Ini 7 konsekuensi serius pada mood, fokus, dan perkembangan emosi Anda.

Bukan Kartun Biasa, 5 Film Animasi Ini Punya Rating Dewasa

Adegan dewasa dan eksplisit tersebar di film animasi. Jangan sampai salah tonton, kenali 5 judul animasi yang hanya cocok untuk dewasa.

Pencinta Thriller? 6 Film Teror Ini Dijamin Bikin Jantung Berdebar

Ingin pengalaman nonton paling menegangkan? 6 film teror pilihan ini siap menguji adrenalin Anda. Temukan daftar lengkapnya sekarang!

Kulit Wajah Bebas Milia, Ini Langkah Penting Cegah Kemunculannya Kembali

Milia terbentuk dari keratin terjebak di bawah kulit. Ketahui cara membersihkan dan mencegahnya agar wajah mulus tanpa benjolan.

Kiwoom Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (13/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.