M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Alasan Alpukat Bagus Dikonsumsi saat Diet Tubuh, Cek di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini dia alasan alpukat bagus dikonsumsi saat diet tubuh. Apa sajakah itu?

Dr. Ella Haddad, profesor nutrisi dari Universitas Loma Linda, menjelaskan bahwa banyak orang keliru menganggap alpukat sebagai penyebab kenaikan berat badan karena kandungan lemaknya yang tinggi.

Faktanya, lemak sehat pada alpukat justru membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan.

Mengutip Loma Linda University Health, alpukat tidak hanya mengandung lemak sehat, tetapi juga menyediakan 20 jenis vitamin dan mineral. Kandungan ini dapat membantu tubuh melawan efek buruk obesitas terhadap kesehatan.

Dr. Haddad merekomendasikan konsumsi sekitar setengah buah alpukat per hari. Alpukat juga bisa dijadikan alternatif pengganti bahan tinggi lemak jenuh, seperti mentega atau keju full-fat, dalam menu harian.

Baca Juga: Minum Kopi di Pagi Hari Menurunkan Risiko Kematian Dini, Kata Ahli

Melansir dari Eat This, ini dia beberapa alasan alpukat bagus dikonsumsi saat diet dari sisi ilmiah:

1. Membantu mengurangi lemak di area perut

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan asam oleat, dua jenis lemak sehat yang terbukti dapat membantu memangkas lemak di sekitar perut.

Penelitian dari Penn State menemukan bahwa konsumsi minyak yang mengandung asam oleat selama empat minggu mampu mengurangi lemak perut hingga 1,6%.

Lemak tak jenuh tunggal ini juga diyakini dapat menghambat penumpukan lemak dengan menekan gen yang memicu penyimpanannya di bagian perut.

2. Mengontrol rasa lapar

Kandungan alpukat dapat membantu menekan nafsu makan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa peserta yang menambahkan setengah buah alpukat pada makan siang merasa lebih kenyang dan mengalami penurunan rasa lapar hingga 40% dalam beberapa jam setelah makan.

Contohnya, guacamole memiliki sekitar 60 kalori per dua sendok makan, sehingga bisa menjadi pilihan sehat untuk menambah cita rasa sekaligus membuat kenyang pada hidangan seperti salad atau ayam panggang.

Baca Juga: 10 Daftar Merk Teh Hijau yang Bagus untuk Diet, Cek di Sini

3. Meningkatkan kualitas asupan harian

Survei dari CDC menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi setengah alpukat per hari cenderung memiliki pola makan yang lebih baik.

Mereka umumnya memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih rendah, lingkar pinggang lebih kecil, serta asupan serat, buah, sayur, dan vitamin K yang lebih tinggi.

4. Membantu penyerapan nutrisi penting

Lemak sehat pada alpukat membantu tubuh menyerap vitamin dan antioksidan larut lemak dari makanan lain. Penelitian menemukan bahwa menambahkan alpukat ke salad bisa meningkatkan penyerapan karotenoid 3–5 kali lipat dibandingkan salad tanpa tambahan lemak.

Baca Juga: 10 Merk Roti Gandum untuk Diet Terbaik yang Bisa Coba Dikonsumsi

5. Melindungi tubuh dari efek radikal bebas

Alpukat mengandung antioksidan kuat yang berfungsi menetralisir radikal bebas—zat berbahaya yang dapat merusak sel dan memperlambat metabolisme. Sama seperti minyak zaitun, kandungan antioksidan pada alpukat membantu menjaga kinerja metabolisme agar tetap optimal.

6. Mendukung metabolisme dan produksi energi

Asam oleat dalam alpukat berperan meningkatkan metabolisme dan energi tubuh. Studi menunjukkan bahwa pola makan tinggi asam oleat dapat meningkatkan aktivitas fisik hingga 13,5% dan memperbesar pembakaran kalori setelah makan sekitar 4,5%.

Mengganti makanan berlemak jenuh dengan alpukat atau minyak alpukat dapat membantu menjaga metabolisme tetap aktif, apalagi jika diimbangi dengan olahraga teratur.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Jus yang Bagus Diminum saat Diet untuk Menurunkan Berat Badan

Itulah beberapa alasan alpukat bagus dikonsumsi saat diet. Alpukat adalah salah satu pilihan makanan yang sangat bermanfaat untuk diet penurunan berat badan.

Kandungan lemak sehat, serat, vitamin, dan antioksidannya bekerja bersama untuk membantu mengurangi rasa lapar, mempercepat metabolisme, dan melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan. Untuk hasil optimal, padukan alpukat dengan menu seimbang dan gaya hidup aktif agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Tanda Skin Barrier Mulai Membaik dan Kembali Sehat, Apa Saja?

Berikut adalah 4 tanda skin barrier mulai membaik dan kembali sehat secara bertahap yang wajib Anda tahu.  

Kemnaker Ingatkan Pekerja Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Teken Perjanjian Kerja

Pekerja perlu memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi perjanjian kerja sebelum menandatanganinya.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 15 September 2026, Cinta hingga Keuangan

Simak ramalan zodiak besok Selasa, 15 September 2026, untuk Aries hingga Pisces soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan.

Ramalan Shio Besok Selasa 15 September 2026, Ayam Jadi yang Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Selasa 15 September 2026, dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk 12 shio.

Cuaca Jawa Timur Besok (15/9) Didominasi Berawan, Lumajang Diguyur Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Selasa (15/9) didominasi berawan kemudian menjadi lebih cerah pada Rabu (16/9).

Cuaca Jawa Tengah Besok (15/9): Berawan di Semua Wilayah, Suhu hingga 36°C

Prakiraan cuaca BMKG Jawa Tengah Selasa (15/9) dan Rabu (16/9) didominasi berawan, suhu tertinggi tembus 36°C besok.

Perhatian Ada 81.171 Lowongan Aktif Tersedia di Karirhub Kemnaker

Terdapat sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian Ketenagakerjaan.

Simak Sinopsis Episode 3 WeTV Original Tante Sonya

Cerita Drama Tante Sonya memasuki episode 3 kali ini Maxime Bouttier kembali mendekat saat Raihaanun dihantui luka lama.

Berawan Hampir di Seluruh Wilayah, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok dan Lusa

Prakiraan cuaca BMKG Jawa Barat Selasa (15/9) dan Rabu (16/9) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36°C di Bekasi.

Tambah Opsi Produk Investasi Berdenominasi Dollar AS dari Batavia dan BCA

Reksadana ini cocok bagi nasabah dengan profil risiko agresif yang mengincar potensi pertumbuhan jangka panjang.