MOMSMONEY.ID - Apa yang terjadi pada kadar kolesterol, jika hanya makan sehari sekali? Mengonsumsi tiga kali makan sehari telah menjadi anjuran banyak orang selama bertahun-tahun.
Namun, kini banyak individu yang mulai tertarik menjalankan intermiten fasting atau makan sehari sekali. Dina, dokter umum dari Healthmatch.io menyampaikan bahwa makan sehari sekali dapat memicu perubahan metabolik, di mana tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi alih-alih menggunakan glukosa.
Dalam proses ini, tubuh memproduksi keton atau zat kimia yang dilepaskan saat lemak yang tersimpan dipecah. Hal ini dapat membantu mengurangi cadangan lemak dan memperbaiki komposisi tubuh pada individu yang memiliki kelebihan berat badan.
Baca Juga: Minuman Terbaik di Pagi Hari: Bantu Rontokkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat
Mengurangi asupan makanan akan membantu penurunan berat badan yang terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.
Dampak mengurangi makan terhadap kadar kolesterol
Makah sehari sekali atau intermiten fasting dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL dan perbaikan kadar lemak dalam darah. Hal ini penting, karena kolesterol HDL membantu membuang kelebihan kolesterol dari darah yang dapat menurunkan risiko masalah jantung.
Mengurangi konsumsi makanan dapat membantu mengurangi asupan kalori total selama seminggu yang menyebabkan penurunan berat badan. Namun, Anda juga bisa membangun kebiasaan sehat yang lebih konsisten untuk mencapai penurunan berat badan jangka panjang.
Mengapa puasa dapat memengaruhi kadar kolesterol?
Penurunan berat badan sering kali jadi alasan utama kadar kolesterol membaik saat berpuasa. Hal tersebut disebabkan oleh hal berikut:
- Menurunkan sekitar 10% berat badan dapat membantu mengurangi kadar kolesterol maupun trigliserida.
- Penurunan berat badan dapat meningkatkan fungsi hati, sehingga hati lebih efektif dalam membuang kolesterol dari darah.
- Puasa dapat membantu mengurangi asupan kalori yang berkontribusi pada penurunan berat badan secara bertahap dari waktu ke waktu.
- Puasa dan penurunan berat badan juga dapat mengurangi gejala resistensi insulin yang juga menurunkan lemak hati dan memperbaiki cara tubuh memproses kolesterol.
Selain itu, setelah periode berpuasa, tubuh akan mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi alih-alih glukosa yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Baca Juga: Bahaya Penumpukan Plak Arteri: Minuman Sehat Ini Turunkan Kolesterol Jahat
Kelebihan & kekurangan makan sehari sekali pada pasien kolesterol
Simak berbagai manfaat mengurangi makan pada penderita kolesterol tinggi:
- Membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida
- Mendukung penurunan berat badan dengan menciptakan defisit kalori yang membantu hati memproses kolesterol dengan lebih efektif.
- Perbaikan pada indikator kesehatan jantung dan penurunan risiko kesehatan tertentu.
- Membantu pengendalian glukosa darah yang lebih baik, sehingga mencegah lonjakan maupun penurunan kadar gula darah.
Meski memiliki manfaat, makan sehari sekali juga memiliki kekurangan seperti berikut:
- Puasa bukanlah pengganti jangka panjang untuk pola makan yang sehat dan seimbang.
- Dampak puasa terhadap kadar kolesterol bisa berbeda-beda pada setiap orang.
- Beberapa metode puasa belum terbukti efektif dalam menurunkan kolesterol.
- Puasa tidak disarankan bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan makan dan penderita diabetes.
Demikian berbagai kelebihan dan kekurangan makan sehari sekali bagi penderita kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News