MOMSMONEY.ID - Menurunkan kolesterol tinggi dapat dilakukan dengan beberapa jenis olahraga. Berbagai jenis olahraga, seperti berenang atau bersepeda terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.
Jared Meacham, dokter ahli gizi dari Healthline.com, mengungkapkan, kolesterol adalah zat lemak yang mengalir di dalam darah. Jika kadarnya berlebihan, kolesterol dapat menempel pada dinding bagian dalam arteri, sehingga mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Namun, ada faktor lain dalam darah yang turut memengaruhi risiko tersebut. Salah satunya adalah jenis protein yang membawa kolesterol ke seluruh tubuh.
Kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat lebih berisiko menimbulkan masalah. Sedangkan, kolesterol HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik justru melindungi tubuh dari penumpukan kolesterol.
Baca Juga: Segelas Teh Herbal dan Jus Delima Efektif Pangkas Kolesterol Jahat
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, olahraga dapat membantu meningkatkan kadar HDL. 296 Orang dewasa di Spanyol menemukan adanya hubungan antara aktivitas fisik di waktu luang dengan kadar kolesterol HDL.
Secara khusus, durasi waktu luang yang lebih banyak dikaitkan dengan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi serta indikator fungsi HDL yang lebih baik. Olahraga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol meski Anda memiliki kelebihan berat badan.
Olahraga secara teratur penting untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam plasma. Anda bisa berjalan kaki saat jam istirahat makan siang, naik turun tangga dan menyisipkan setidaknya 30 menit olahraga terstruktur setiap harinya.
Durasi ini dianggap cukup untuk meningkatkan kadar HDL pada penderita diabetes.
Jenis olahraga yang bantu mencegah kolesterol tinggi
Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bantu mencegah kolesterol tinggi:
1. Lakukan lari atau joging santai
Lari atau joging santai merupakan olahraga yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol dan mengelola berat badan.
2. Lakukan jalan cepat
Jalan kaki sering kali menjadi pilihan olahraga yang jauh lebih baik untuk menjaga kesehatan sendi, terutama seiring bertambahnya usia. Olahraga lari bantu membakar kalori dalam waktu lebih singkat.
Orang yang jarang berjalan kaki memiliki risiko penyakit kolesterol dan jantung lebih tinggi.
3. Bersepeda ke tempat kerja
Bersepeda membakar energi yang kurang lebih sama dengan joging, namun lebih aman bagi sendi. Sendi pinggul dan lutut rentan terkena radang sendi, sehingga penting untuk melakukan olahraga yang aman seperti bersepeda ke tempat kerja.
Orang yang melakukan olahraga sepeda statis memiliki kadar kolesterol LDL yang lebih rendah dan kadar HDL yang lebih tinggi. Bersepeda ke tempat kerja selama 12 bulan juga berkaitan dengan kadar kolesterol LDL yang lebih rendah.
Baca Juga: Sayuran Beku Ini Efektif Pangkas Kolesterol Jahat Hingga 10 Persen Lo!
4. Berenang beberapa putaran
Berenang merupakan jenis olahraga aerobik yang paling aman bagi sendi penderita kolesterol tinggi yang rentan mengalami cedera sendi. Berenang secara rutin selama 4 bulan mampu memperbaiki:
- Kolesterol total
- Kadar kolesterol HDL
- Kadar kolesterol LDL
- Trigliserida
- Glukosa darah
- Tekanan darah
- Indeks massa tubuh
- Persentase lemak tubuh
5. Lakukan latihan angkat beban
Resistance training sangat bermanfaat bagi penderita kadar kolesterol tinggi. Latihan angkat beban bermanfaat bagi orang dari segala usia.
6. Lakukan beberapa pose yoga
Program gabungan yoga dan olahraga aerobik bisa dilakukan selama 12 minggu. Hal tersebut bantu menurunkan kadar kolesterol total, menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News