M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Jelang Review MSCI, Mirae Soroti Pentingnya Sinyal Pelonggaran Pembekuan Kenaikan FIF

Jelang Review MSCI, Mirae Soroti Pentingnya Sinyal Pelonggaran Pembekuan Kenaikan FIF
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai perhatian investor menjelang pengumuman hasil review MSCI pada 12 Agustus 2026 tidak hanya tertuju pada potensi perubahan komposisi indeks, namun juga arah kebijakan MSCI terhadap aksesibilitas dan investability pasar saham Indonesia.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan investor perlu mencermati apakah MSCI mulai memberikan sinyal pelonggaran terhadap perlakuan khusus atau pembekuan yang saat ini masih diterapkan terhadap saham Indonesia.

“Investor sebaiknya tidak hanya melihat index inclusion atau exclusion, tetapi terutama mencermati arah kebijakan MSCI terhadap investability dan market accessibility Indonesia,” ujar Rully dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8). 

Menurutnya, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah apakah MSCI mulai melonggarkan pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), serta membuka peluang penambahan atau migrasi saham Indonesia ke dalam indeks investable.

Baca Juga: IHSG Masih Bisa Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (11/8)

Selain itu, investor juga perlu mencermati pandangan MSCI terkait transparansi, free float, dan keterbukaan struktur kepemilikan saham. Menurut Rully, isu tersebut memiliki dampak yang lebih panjang karena berkaitan dengan kemampuan investor global dalam menilai free float dan membentuk harga saham secara wajar.

“Persoalan Indonesia bukan lagi sekadar masalah index rebalancing, tetapi menyangkut apakah investor global dapat menilai secara akurat free float dan membentuk harga secara wajar,” bebernya.

Rully menilai, keputusan MSCI kali ini juga penting untuk memberikan gambaran mengenai timeline normalisasi perlakuan terhadap Indonesia. Jika MSCI menilai reformasi yang dilakukan OJK dan BEI mulai kredibel, dampaknya dapat lebih positif bagi pasar dibandingkan sekadar perubahan beberapa konstituen indeks.

Sebaliknya, perpanjangan special treatment tanpa roadmap yang jelas berpotensi membuat investor tetap menerapkan premi risiko yang lebih tinggi terhadap aset Indonesia.

Di sisi lain, Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Wilbert Arifin, menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menjadi penopang pasar. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 tercatat 5,29% YoY, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 5,1%, sementara kinerja emiten juga masih menunjukkan pertumbuhan pada semester I-2026.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (11/8)

Namun, menurutnya, perhatian pasar ke depan akan bergeser pada kemampuan Indonesia mempertahankan momentum tersebut di tengah mulai munculnya tanda-tanda perlambatan serta dampak kenaikan suku bunga terhadap pertumbuhan kredit.

“Faktor yang akan menggerakkan pasar adalah seberapa besar momentum ini dapat dipertahankan mengingat tanda-tanda pelemahan mulai terlihat di ujung semester I-2026, ditambah kenaikan suku bunga yang berpotensi menekan kredit usaha,” ujar Wilbert.

Ia menambahkan, kondisi neraca eksternal dan fiskal juga tetap menjadi faktor penting karena akan memengaruhi persepsi terhadap credit rating Indonesia. Jika fundamental tersebut tetap terjaga, perhatian investor selanjutnya akan semakin tertuju pada keputusan MSCI menjelang November, yang apabila memberikan sinyal positif berpotensi menjadi titik balik bagi arus modal asing ke pasar Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 10 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sejumlah Wilayah Masih Diselimuti Udara Kabur, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok

Cuaca Jawa Timur Kamis (10/9) dan Jumat (11/9) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah daerah.

Ini Alasan Shopee Gandeng Netflix dalam Program Berlangganan Terbaru

Netflix disebut sebagai salah satu layanan hiburan premium yang memiliki berbagai macam pilihan konten yang lengkap dan beragam.  

Besok Jawa Tengah Bakal Cerah, Siap-Siap Langit Berawan pada Jumat (11/9)

BMKG memprakirakan Jawa Tengah cerah pada Kamis (10/9), sedangkan sebagian besar wilayah berawan pada Jumat (11/9).  

Kenali 3M Plus, Kebiasaan Sederhana untuk Bantu Cegah DBD

​Pencegahan DBD dilakukan dengan menerapkan 3M Plus mulai dari menguras, menutup, mendaur ulang, hingga melindungi diri dari gigitan nyamuk.  

Jangan Lupa Sedia Payung! Cek Cuaca Jawa Barat Besok (10/9) Didominasi Hujan Ringan

Prakiraan cuaca Jawa Barat Kamis (10/9) didominasi hujan ringan di 19 daerah, sedangkan Jumat (11/9) seluruh wilayah berawan.  

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Kamis (10/9), Dua Daerah ini Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Kamis (10/9/2026).  

Ramalan Shio Besok Kamis 10 September 2026, Harimau Beruntung, Ular Waspada

Simak ramalan shio besok Kamis 10 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan 12 shio yang lengkap.  

Ramalan Zodiak Besok Kamis 10 September 2026, Jaga Komunikasi dan Hubungan

Simak ramalan 12 zodiak besok Kamis 10 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan yang lengkap di sini.  

Desain Swedia Bertemu Budaya Indonesia Hadir di Pameran Tyra Kleen di Jakarta

Bayangkan, bagaimana desain Swedia bisa hadir berdampingan dengan elemen yang dekat dengan budaya Indonesia.