M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Mirae Asset Sekuritas: Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Ini Sektor yang Menarik

Mirae Asset Sekuritas: Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Ini Sektor yang Menarik
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti tren pelemahan kepercayaan konsumen yang berlanjut dalam tiga bulan terakhir sebagai sinyal meningkatnya kehati-hatian rumah tangga di tengah ketidakpastian ekonomi dan tekanan global.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat turun ke level 122,9 pada Maret 2026 dari 125,2 pada bulan sebelumnya, menjadi level terendah dalam lima bulan terakhir. Meski masih berada di atas ambang optimisme 100, tren penurunan ini dinilai mencerminkan perubahan ekspektasi konsumen terhadap prospek ke depan, bukan sekadar kondisi saat ini.

Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Novani Karina Saputri, menilai pelemahan ini mulai berdampak pada pola konsumsi masyarakat. Penurunan terdalam tercatat pada komponen ekspektasi aktivitas usaha yang turun 5,4 poin, diikuti ekspektasi ketersediaan lapangan kerja turun 3,7 poin, serta ekspektasi pendapatan turun 3,0 poin.

Penurunan IKK selama tiga bulan berturut-turut mencerminkan ekspektasi konsumen ke depan yang cenderung terus melemah. " Namun, selama IKK masih berada di atas 100, kami menilai konsumsi rumah tangga tetap cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan, meskipun dengan komposisi yang semakin defensif," kata Novani dalam keterangan tertulis, Selasa (4/14). 

Sementara, pengeluaran akan lebih terkonsentrasi pada kebutuhan primer, sementara pembelian barang tahan lama dan diskresioner cenderung tertahan. 

Baca Juga: Mirae Asset Sekuritas Peringatkan Risiko Stagflasi saat IHSG Masuk Fase Distribusi

Pelemahan lebih tajam terjadi pada kelompok menengah ke atas dengan pengeluaran bulanan Rp2,1–4 juta dan di atas Rp5 juta, yang secara historis lebih sensitif terhadap perubahan ekspektasi makro. Di sisi lain, peningkatan porsi konsumsi pada kelompok berpenghasilan rendah mengindikasikan tekanan daya beli yang mulai dirasakan segmen rentan.

"Dinamika pasar tenaga kerja menjadi faktor paling menentukan saat ini. Tekanan tersebut diperparah oleh inflasi energi dan pelemahan rupiah yang mengerek harga barang impor, sehingga daya beli riil rumah tangga cenderung semakin tergerus. Pemulihan akan sangat bergantung pada stabilitas lapangan kerja, terkendalinya inflasi, serta kepastian arah kebijakan fiskal," tambah Novani.

Di sisi korporasi, Mirae Asset Sekuritas juga melihat potensi pemulihan pada sektor komoditas seiring kuatnya permintaan hilirisasi nikel. Hal ini tercermin dari peningkatan rekomendasi terhadap PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi Buy dengan target harga Rp7.400 per saham.

Senior Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Farras Farhan, menilai kinerja perseroan mulai menunjukkan perbaikan yang solid. Pendapatan kuartal IV-2025 tumbuh 17,8% secara tahunan menjadi USD285 juta, sementara laba bersih sepanjang 2025 meningkat 31,7% menjadi USD76 juta.

"Sektor nikel berada dalam fase yang menarik. INCO diuntungkan oleh premi bijih nikel yang masih tinggi dan diversifikasi pendapatan yang semakin kuat. Kami melihat 2026 sebagai tahun pembuktian bagi perseroan, dengan margin EBITDA diproyeksikan mencapai 33,3% dari 21,4% pada 2025," ujar Farras.

Ke depan, volume penjualan bijih nikel diproyeksikan melonjak 304% secara tahunan menjadi 9,4 juta wmt, didukung permintaan dari proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) dan potensi peningkatan persetujuan RKAB. Mirae Asset memproyeksikan EBITDA sebesar USD478 juta atau tumbuh 126% dan laba bersih USD242 juta atau melesat 218% secara tahunan.

"Katalis utama yang perlu dicermati investor adalah kepastian persetujuan RKAB yang akan membuka ruang peningkatan volume penjualan bijih, serta perkembangan realisasi proyek HPAL sebagai motor permintaan jangka menengah," tutup Farras

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Kulit Kombinasi? Ini 5 Cara Memilih Sunscreen yang Tepat

Memilih sunscreen untuk kulit kombinasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Berikut 5 cara memilih sunscreen untuk kulit kombinasi.

Bitcoin Rebound Menguji US$ 80.000, tapi Harga Masih Rentan

Pemulihan harga Bitcoin terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan politik dan regulasi di Amerika Serikat. 

100+ Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Hari Natal, Cantik dan Bermakna

Cari tahu rekomendasi nama bayi perempuan yang terinspirasi dari Hari Natal yang anggun dan meneduhkan di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Moncer, UBS Melonjak Rp 91.000, Galeri 24 Tertinggi

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan terbesar, namun, harga buyback tertinggi masih dipegang Galeri 24.

Enak tapi Berisiko! Ini 6 Bahaya Nyata Makanan Kaleng Siap Saji bagi Kesehatan Tubuh

Di balik kepraktisannya, makanan kaleng siap saji menyimpan garam nitrat dan bahan kimia yang berisiko memicu stroke hingga kanker.

Selain Bikin Lengket, Ini 6 Manfaat Berhubungan Intim di Malam Hari buat Kesehatan

Tak sekadar bikin hubungan makin lengket, berhubungan intim di malam hari juga ampuh kurangi stres hingga menjaga kesehatan jantung Anda.  

Coba 6 Resep Minuman Rempah Ini untuk Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, yuk

Dari kunyit asam hingga jahe lemon, racikan minuman rempah ini siap dukung proses diet Anda secara alami dan aman.

Memanfaatkan Program Pendampingan Untuk Ekspansi Usaha

Sejumlah program pendampingan usaha banyak digelar oleh berbagai pihak, salah satunya dari Kementerian Perdagangan. 

Berlari Sambil Berpetualang di Taman Wisata Ancol

Ajang lari Isekai Run Vol. 4: The Mysterious Forbidden Desert akan berlangsung 20 Desember 2026 di  Ancol.

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.