MOMSMONEY.ID - Airport Experience Study 2026 (AX26) yang dirilis oleh Airport Dimensions, perusahaan pengelola lounge bandara global, menyebutkan, bandara kini bukan lagi sekadar ruang antara proses check-in dan lepas landas semata.
Menurut hasil riset yang disebarkan secara tertulis, Selasa (22/9), bagi wisatawan masa kini, bandara adalah awal dari sebuah perjalanan, tempat untuk menikmati hidangan dengan nyaman, menyelesaikan pekerjaan, beristirahat di sela waktu penerbangan, maupun sekadar menikmati perjalanan suasana liburan bahkan sebelum waktu keberangkatan.
Perubahan pola pikir ini membentuk kembali ekspektasi wisatawan terhadap waktu yang mereka habiskan di bandara. Kenyamanan dan kemudahan tetap menjadi hal utama.
Namun, manfaat yang ditawarkan, personalisasi serta kebebasan untuk memilih pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan kini semakin menjadi pertimbangan. Misalnya, lounge yang didesain dengan baik dapat menjawab kebutuhan tersebut.
Mengubah waktu yang sebelumnya hanya dihabiskan untuk menunggu, menjadi momen yang terasa lebih berharga dan bermanfaat.
Baca Juga: Butter Baby Buka Gerai di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
Topik ini semakin relevan menjelang Hari Pariwisata Dunia pada 27 September, menjadi momentum krusial bagi pelaku industri untuk mengevaluasi setiap titik sentuh perjalanan guna menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna, inklusif, dan berkesan.
Survei yang dilakukan Airport Dimensions di kalangan Affluent Leisure Travellers (ALTs), yaitu segmen wisatawan bernilai tinggi ini memiliki kebiasaan dan preferensi baru yang secara langsung membentuk ulang standar layanan premium di bandara.
Meskipun hanya mewakili 26% dari total wisatawan, ALTs menyumbang 57% dari keseluruhan pengeluaran di bandara. Ini setara empat kali lebih besar dibandingkan rata-rata wisatawan pada umumnya.
Pengaruh mereka tidak semata-mata terletak pada besarnya pengeluaran, tetapi juga pada tingginya keterlibatan mereka dalam berbagai aspek perjalanan di bandara secara keseluruhan.
Lounge bandara menjadi bagian penting dalam pengalaman tersebut. Sekitar 75% ALTs menggunakan fasilitas lounge sebagai bagian dari perjalanan mereka. Bagi bandara, operator, dan mitra perjalanan, tren ini membuka peluang untuk melampaui sekadar penyediaan fasilitas dasar.
Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman yang sangat personal mengutamakan kenyamanan, kemudahan, dan nilai tambah bahkan jauh sebelum penerbangan dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News