MOMSMONEY.ID - Cara mengatasi keracunan makanan pada anak menjadi topik penting untuk dibahas, terutama setelah belakangan ini banyak anak sekolah yang mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kejadian ini tentu membuat para orang tua cemas, karena anak-anak yang keracunan biasanya mengalami gejala seperti mual, pusing, muntah, hingga ada juga yang sampai kejang.
Kondisi seperti ini tidak bisa dianggap sepele, mengingat keracunan makanan pada anak dapat berkembang cepat dan membahayakan jika tidak ditangani dengan tepat.
Baca Juga: Panduan Orang Tua: 5 Cara Diet untuk Anak Sekolah Tanpa Ganggu Tumbuh Kembang
Penyebab keracunan makanan sendiri sering kali berasal dari bakteri berbahaya seperti E. coli, Salmonella, atau Listeria.
Bakteri-bakteri ini dapat ditemukan pada susu segar yang belum dipasteurisasi, daging mentah, ikan mentah pada sashimi dan sushi, serta sayur atau buah yang tidak dicuci bersih.
Ketika anak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, bakteri tersebut dapat masuk ke saluran pencernaan dan memicu infeksi yang serius.
Namun, perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa cara mengatasi keracunan makanan pada anak yang bisa Anda praktikkan di rumah sebagai pertolongan pertama, lo.
Baca Juga: Anak Usia Sekolah Mulai Pilih-Pilih Makanan, Begini Cara Penuhi Nutrisinya
Cara ini akan membantu Anda untuk mengurangi risiko semakin parahnya kondisi. Berikut beberapa cara mengatasi keracunan makanan pada anak yang perlu Anda ketahui, dikutip dari www.alodokter.com:
1. Beri minum air putih yang banyak
Ketika anak keracunan yang ditandai dengan muntah dan diare, kondisi ini bisa membuat sang anak kehilangan banyak cairan dan mengalami dehidrasi.
Oleh karena itu, untuk mencegah dari dehidrasi, berikan minum air putih yang banyak kepada si kecil ya. Berikanlah sedikit demi sedikit, namun sering.
Selain itu, Moms juga bisa memberikan larutan oralit untuk mengganti cairan tubuhnya yang sudah hilang. Dengan begitu, kadar elektrolit di tubuhnya bisa tetap terjaga dengan baik.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih Susu Anak, Ini 5 Hal yang Wajib Dipertimbangkan
2. Tidak memberikan obat diare sembarangan
Ketika si kecil keracunan dan mengalami diare, hindari memberikan obat diare tanpa resep dari dokter ya. Karena pemberian obat diare sembarangan bisa membuat kondisinya semakin serius.
Jadi, lebih baik dibawa ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan sekaligus resep obat secara tepat.
3. Berikan makan dalam porsi kecil
Selama proses memberikan pertolongan pertama dan terlihat si kecil sudah tidak mual, cobalah untuk memberikan makan dalam porsi yang kecil.
Namun, pilihlah makanan yang mudah dicerna ya. Misalnya saja pisang, nasi putih, maupun roti. Berikan dalam porsi yang kecil saja. Jika mual kembali datang, sebaiknya jangan dilanjutkan dulu pemberian makanannya.
Baca Juga: Anak Usia 1 Tahun Butuh Nutrisi Apa? Simak Penjelasan Dokter Berikut
4. Biarkan anak istirahat cukup
Saat anak keracunan dan mengalami mual, muntah, pusing, diare, dan dehidrasi, otomatis tubuh anak akan lemas. Jadi, cara mengatasi keracunan makanan ini sebaiknya membiarkan anak istirahat cukup.
Sediakan tempat yang nyaman untuk si kecil saat beristirahat. Terutama jauhkan gadget agar ia tidak tergoda untuk memainkannya dan bisa istirahat secara maksimal.
Itulah beberapa cara mengatasi keracunan makanan pada anak yang bisa Anda terapkan sebagai upaya memberikan pertolongan yang mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News