MOMSMONEY.ID - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total 61 juta kematian di seluruh dunia pada 2023.
Mengutip keterangan resmi WHO, Jumat (2/10), penyebab utama kematian secara global, berdasarkan urutan jumlah korban jiwa, berkaitan dengan dua kelompok besar.
Yakni, penyakit kardiovaskular (penyakit jantung iskemik, stroke) dan penyakit pernapasan (penyakit paru obstruktif kronis, infeksi saluran pernapasan bawah).
Sementara Covid-19 tidak lagi termasuk dalam daftar 10 penyebab utama kematian global untuk pertama kalinya sejak awal pandemi pada 2020.
WHO mengelompokkan penyebab kematian ke dalam tiga kategori: penyakit menular (penyakit infeksi dan parasit, serta kondisi terkait kesehatan ibu, perinatal, dan gizi), penyakit tidak menular (kronis), dan cedera.
Baca Juga: Gagal Jantung Bisa Menyerang Anak Muda, Ini Penyebabnya
Berikut 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia pada 2023:
1. Jantung iskemik
Di tingkat global, 8 dari 10 penyebab utama kematian pada 2023 adalah penyakit tidak menular, yang mencakup 47% dari seluruh kematian atau 88% dari 10 penyebab utama kematian.
Penyebab kematian terbesar di dunia adalah penyakit jantung iskemik, yang menyumbang 16% dari total kematian global.
Sejak 2000, peningkatan jumlah kematian terbesar terjadi pada penyakit ini, dengan kenaikan sebesar 3 juta menjadi 9,5 juta kematian pada tahun 2023.
2-3. Stoke penyakit paru obstruktif kronis
Stroke dan penyakit paru obstruktif kronis menempati peringkat kedua dan ketiga sebagai penyebab utama kematian pada 2023, masing-masing menyumbang sekitar 11% (6,8 juta) dan 6% (3,6 juta) dari total kematian.
4. Infeksi saluran pernapasan bawah
Infeksi saluran pernapasan bawah kembali menjadi penyakit menular paling mematikan di dunia dan menempati peringkat keempat penyebab utama kematian pada 2023.
Jumlah kematian akibat infeksi saluran pernapasan bawah telah meningkat sejak 2022, seiring terkendalinya risiko akibat Covid-19.
Pada 2023, penyakit ini merenggut 2,7 juta nyawa, kembali ke tingkat pra-pandemi tahun 2019.
Baca Juga: Puluhan Ribu Kasus Diare Tercatat, Kenali Gejala & Cara Mencegah Rotavirus pada Anak
5. Alzheimer bentuk demensia lainnya
Kematian akibat penyakit tidak menular lainnya juga mengalami peningkatan.
Pada 2023, penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya menempati peringkat kelima penyebab utama kematian, dengan jumlah korban jiwa mencapai 2,1 juta orang.
Dampaknya lebih besar dirasakan oleh perempuan. Secara global, 66% kematian akibat penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya terjadi pada perempuan.
6. Diabetes
Diabetes juga termasuk dalam 10 penyebab utama kematian, peringkat keenam, merenggut 2,0 juta nyawa, jumlah yang lebih dari dua kali lipat dibanding angka kematian pada 2000.
7. Kanker trakea, bronkus, dan paru-paru
Kematian akibat kanker trakea, bronkus, dan paru-paru meningkat dari 1,1 juta pada 2000 menjadi 1,8 juta di 2023, dan kini menempati peringkat ketujuh di antara penyebab utama kematian.
8. Penyakit jantung hipertensif
Baca Juga: Nasi Putih Picu Lonjakan Gula Darah, Risiko Diabetes Mengintai
9. Penyakit ginjal
Penyakit ginjal naik dari peringkat 17 menjadi peringkat kesembilan penyebab utama kematian di dunia, dengan jumlah kematian meningkat sebesar 86% antara 2000 dan 2023.
10. Penyakit diare
WHO menyebutkan, penyakit yang sebelumnya termasuk dalam 10 penyebab utama kematian pada 2000 namun kini tidak lagi ada dalam daftar mencakup HIV dan AIDS.
Angka kematian akibat HIV dan AIDS turun sebesar 62%, bergeser dari peringkat ketujuh penyebab utama kematian di dunia pada 2000 menjadi peringkat 20 di 2023.
Demikian pula, kematian akibat komplikasi kelahiran prematur menurun sebesar 30%, dari peringkat kedelapan penyebab utama kematian pada 2000 menjadi peringkat 16 di 2023.
Covid-19 secara langsung menyebabkan sekitar 5,3 juta dan 9,4 juta kematian, menempati peringkat ketiga dan pertama sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia masing-masing pada 2020 dan 2021, saat dampak pandemi mencapai puncaknya.
Tren penurunan terlihat pada 2022 dan 2023. Jumlah kematian yang secara langsung disebabkan oleh Covid-19 turun menjadi 0,9 juta secara global, menjadikannya penyebab utama kematian peringkat ke-14.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News