MOMSMONEY.ID - Kebutuhan setiap keluarga dalam memilih susu untuk anak bisa berbeda-beda. Ada orang tua yang membutuhkan susu untuk konsumsi rutin sehari-hari, sementara sebagian lainnya memilih kemasan yang lebih praktis untuk dicoba terlebih dahulu.
Oleh karena itu, pilihan susu tidak hanya berkaitan dengan merek, tetapi juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan, selera anak, kemudahan penggunaan, serta kemampuan orang tua dalam membeli produk tersebut.
Ukuran kemasan pun menjadi salah satu pertimbangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.
Marketing Manager MILKOW ActiGrow, Preeti Chopra Bhatnagar, mengatakan konsumen tidak harus langsung membeli kemasan besar ketika ingin mencoba suatu produk. Pilihan pembelian dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemudahan konsumen dalam mendapatkannya.
“Kalau Anda hanya ingin membeli untuk kebutuhan sehari-hari, itu juga pilihan. Begitu pula jika Anda ingin membeli dari tempat yang dekat dengan rumah,” ujarnya dalam acara peluncuran MILKOW ActiGrow di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).
Menurut Preeti, pilihan kemasan tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan. Konsumen dapat memilih kemasan untuk mencoba produk maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Sering Bepergian dengan Anak? Ini yang Perlu Diperhatikan saat Bawa Susu
Selain itu, pilihan kemasan juga berkaitan dengan aksesibilitas dan harga yang ingin dijangkau konsumen. Dengan begitu, orang tua dapat menentukan pembelian berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan orang tua sebelum memilih susu untuk anak? Berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan.
1. Sesuaikan dengan kebutuhan anak
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan konsumsi anak. Orang tua tidak selalu harus memilih kemasan paling besar hanya karena ingin mendapatkan persediaan lebih banyak.
Jika masih ingin mencoba suatu produk, orang tua dapat mempertimbangkan kemasan yang lebih sesuai untuk kebutuhan tersebut. Begitu pula ketika susu dikonsumsi secara rutin, jumlah pembelian bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak.
Dengan cara ini, orang tua dapat menghindari pembelian yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumsi di rumah.
2. Perhatikan selera anak
Selain kebutuhan orang tua, selera anak juga tidak kalah penting. Anak dapat memiliki preferensi sendiri terhadap rasa makanan maupun minuman yang dikonsumsinya.
Ardina Rasti, aktris sekaligus ibu, mengatakan bahwa anak cukup peka terhadap rasa. Karena itu, menurutnya, rasa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan orang tua ketika memilih susu untuk anak.
“Yang paling penting, anak kan sangat peka terhadap rasa. Makanya, susu harus punya rasa yang enak,” ujar Ardina Rasti dalam acara peluncuran MILKOW ActiGrow di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).
Menurut Ardira, persoalan selera anak juga menjadi tantangan bagi orang tua ketika menyiapkan makanan maupun minuman. Ia menceritakan pengalamannya ketika anak memilih makanan yang ingin dikonsumsi.
“Aku pilih-pilih makanan. Padahal, kita sudah menyiapkan makanan yang menurut kita baik untuk dia makan. Tapi akhirnya, mau tidak mau, kita tetap mengikuti apa yang dia mau,” ujar Ardira.
Oleh karena itu, orang tua dapat memperhatikan makanan dan minuman yang bisa diterima anak, tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisinya.
3. Pilih kemasan yang mudah digunakan
Ukuran kemasan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kemudahan ketika mengambil dan menyiapkan susu juga dapat menjadi pertimbangan, terutama bagi orang tua yang menyiapkan susu secara rutin.
Ardira mengatakan cara mengambil susu dari wadah juga perlu dibuat mudah sehingga orang tua tidak kesulitan ketika ingin mengambil susu hingga bagian bawah.
“Cara mengambil susunya juga harus mudah. Jadi, untuk ibu-ibu yang saat mengambil susu takut kesulitan atau tidak bisa mengambil sampai bagian bawah, pilihlah tempat susu yang simpel,” katanya.
Dengan memperhatikan hal tersebut, orang tua bisa memilih wadah yang lebih mudah digunakan dalam rutinitas sehari-hari.
4. Pertimbangkan pola belanja keluarga
Kebutuhan susu setiap keluarga tentu berbeda. Ada orang tua yang lebih nyaman membeli persediaan dalam jumlah banyak, tetapi ada pula yang memilih membeli lebih sering sesuai kebutuhan harian.
Maka, pilihan kemasan dapat disesuaikan dengan pola belanja keluarga. Orang tua bisa mempertimbangkan seberapa banyak susu yang dikonsumsi anak dan seberapa sering produk tersebut perlu dibeli.
Menurut Preeti, pilihan ukuran dan kemasan merupakan bagian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Baca Juga: Anak Usia 1 Tahun Butuh Nutrisi Apa? Simak Penjelasan Dokter Berikut
“Dari sisi aksesibilitas, harga, ukuran kemasan, hingga pilihan kemasan yang lebih nyaman, kami mencoba untuk menjawab semuanya,” Ujar Preeti .
Dengan adanya pilihan tersebut, konsumen dapat menentukan sendiri bentuk pembelian yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
5. Sesuaikan dengan akses dan anggaran
Harga dan kemudahan memperoleh produk juga menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting. Orang tua dapat melihat apakah produk mudah ditemukan di tempat yang dekat dengan rumah dan apakah pilihan kemasannya sesuai dengan anggaran.
Hal ini menjadi semakin relevan bagi keluarga yang membeli susu secara rutin. Kemudahan mendapatkan produk dan pilihan pembelian yang sesuai dapat membantu orang tua mengatur kebutuhan belanja sehari-hari.
Preeti mengatakan perusahaan juga mempertimbangkan aspek aksesibilitas, harga, ukuran unit kemasan, hingga pilihan kemasan dalam menyediakan produk bagi konsumen.
“Jadi, sepanjang proses, baik produksi maupun distribusi, kami memastikan efisiensi tersebut dapat diteruskan kepada konsumen tanpa mengurangi kualitas,” ujar Preeti.
Baca Juga: Anak Makin Aktif, Ini Rangkaian Produk Personal Care Baru dari B&B
Pada akhirnya, memilih susu untuk anak bukan sekadar soal merek atau kemasan. Orang tua juga perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan anak serta kondisi keluarga, mulai dari selera, kemudahan penggunaan, pola konsumsi, akses mendapatkan produk, hingga anggaran.
Dengan mempertimbangkan berbagai hal tersebut sejak awal, orang tua dapat menentukan pilihan yang lebih sesuai untuk anak sekaligus tetap menyesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News