MOMSMONEY.ID - Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI dalam pendidikan tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari informasi. Teknologi tersebut juga dapat digunakan mahasiswa sebagai alat bantu untuk memperdalam pemahaman melalui diskusi dan debat.
Penggunaan teknologi AI memang memberikan kemudahan dalam berbagai hal. AI mampu memberikan jawaban, gagasan, merangkum tulisan dalam hitungan detik, bahkan mampu menjelaskan ulang konsep yang rumit dengan bahasa sehari-hari.
Kecanggihan AI telah merambat pada berbagai lini kehidupan. Dari pekerjaan hingga dalam proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi.
“Apa yang saya ajarkan di kelas saya, mereka menggunakan AI, tapi setelah itu mereka menggunakan data itu untuk saling mempertajam, saling berdiskusi, saling berdebat,” jelas Dr. Andreas Chang, Direktur Kampus BINUS, dalam acara Press Conference BINUS University International 25th Anniversary, Jumat (2/10).
Baca Juga: Jawab Tantangan Dunia Kerja, BINUS University Hadirkan Pembelajaran Berbasis AI
"Sehingga, mereka pada akhirnya memahami teori-teori marketing yang saya ajarkan itu secara lebih konkret dengan bantuan AI," katanya.
AI dalam proses pembelajaran bukan hanya untuk mencari informasi, tetapi juga menjadi alat bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang dipelajari.
Andreas mengatakan penggunaan AI dalam pembelajaran membuat mahasiswa dapat memahami teori marketing secara lebih konkret melalui kasus-kasus yang terjadi di Indonesia.
Ia menjelaskan, Binus Internasional menyediakan pembelajaran mengenai AI dengan kurikulum yang telah diverifikasi dari beberapa negara. Sehingga kurikulum yang dipakai tidak hanya relevan di Indonesia, tetapi juga relevan secara internasional.
Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Paling Rajin Pakai AI untuk Belajar, Ini Fakta Menariknya
Hadirnya teknologi AI bisa menjadi alat untuk mempermudah pekerjaan yang seharusnya menyita banyak waktu, menjadi lebih cepat selesai.
Pola pembelajaran di Binus Internasional yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa dari berbagai negara memberikan praktik yang berbeda dalam menggunakan AI. Interaksi mahasiswa antar negara tersebut dapat menciptakan pola pikir baru yang lebih inovatif.
Teknologi AI menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong mahasiswa menguji informasi, berdiskusi, dan membangun pemahaman melalui perspektif yang beragam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News