M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Kalap Makan saat Lebaran ya, Dokter Ingatkan Risiko Penyakit Ini

Jangan Kalap Makan saat Lebaran ya, Dokter Ingatkan Risiko Penyakit Ini
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Lebaran identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera​. Namun, jangan sampai kalap makan karena bisa memicu penyakit berikut ini.

Meski menjadi bagian dari tradisi yang dinanti, konsumsi makanan berlemak, manis, dan bersantan secara berlebihan saat hari raya juga berpotensi memicu sejumlah gangguan kesehatan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Waluyo Dwi Cahyono, yang juga Mitra Dokter Spesialis Halodoc, mengatakan, menjaga kesehatan saat Lebaran bukan berarti harus membatasi kesenangan dalam menikmati hidangan Lebaran.

Kuncinya adalah mengatur cara mengolah dan mengonsumsi makanan secara bijak.

Menurutnya, dengan sedikit penyesuaian pada pola makan, kesehatan pencernaan dan metabolisme tetap bisa terjaga sehingga momen Idulfitri dapat dinikmati secara maksimal bersama keluarga.

“Bukan hanya bijak memilih bahan makanan yang sehat, tetapi juga bijak dalam hal jumlah. Kita harus bisa mengontrol karena yang berlebihan itu tidak baik,” ujar dr. Waluyo dalam acara Halodoc Talk di Jakarta, Selasa (10/3).

Baca Juga: Intoleransi Laktosa? 4 Susu Ini Bisa Cegah Perut Kembung

Data Halodoc menunjukkan, setelah perayaan Idulfitri, keluhan kesehatan tertentu cenderung meningkat. Pada Lebaran 2025, misalnya, terjadi lonjakan kesadaran masyarakat untuk memeriksa kondisi metaboliknya.

Satu minggu setelah Lebaran, jumlah pemeriksaan laboratorium untuk kolesterol dan gula darah meningkat hingga 95% dibandingkan dengan rata-rata mingguan biasa.

Tren ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang proaktif memantau kondisi kesehatannya setelah periode konsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

Selain itu, minat terhadap produk kesehatan terkait manajemen berat badan dan nutrisi juga meningkat.

Pada periode yang sama, pembelian produk kesehatan diet naik sekitar 62%. Produk yang paling banyak dicari antara lain minuman serat, teh detoks, suplemen pengendali kolesterol, hingga kapsul herbal pelangsing.

Baca Juga: 6 Herbal dan Rempah-Rempah Tinggi Vitamin C yang Bagus untuk Kekebalan Tubuh

Gangguan pencernaan juga menjadi keluhan yang cukup sering muncul. Keluhan sembelit tercatat mulai meningkat sejak minggu pertama Ramadan sebesar 20% dan mencapai puncaknya pada minggu Idulfitri dengan kenaikan hingga 37%.

Menariknya, konsultasi terkait sembelit pada waktu subuh melonjak hingga 593%, menjadi periode waktu dengan permintaan konsultasi tertinggi dibandingkan waktu lainnya.

Selain sembelit, kasus gangguan saluran cerna seperti diare juga mengalami peningkatan setelah Lebaran. Halodoc mencatat kenaikan rata-rata keluhan diare sebesar 13% dalam dua minggu setelah perayaan Idulfitri.

Gejala yang paling sering dilaporkan meliputi sakit perut, muntah, demam, hingga rasa lemas dan pusing.

Kondisi ini umumnya dipicu oleh kontaminasi makanan, penurunan daya tahan tubuh, serta kebersihan yang kurang terjaga selama perjalanan mudik atau aktivitas silaturahmi.

Baca Juga: 5 Suplemen dan Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh Hijau

Agar perayaan Idulfitri tetap berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan, dr. Waluyo menyarankan masyarakat menerapkan beberapa langkah sederhana.

Pertama, menjaga porsi makan tetap seimbang. Hidangan khas seperti opor atau rendang tetap boleh dinikmati, namun sebaiknya diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah untuk membantu serat mengontrol penyerapan lemak.

Kedua, memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi setelah sebulan berpuasa. Saat pagi hari Idulfitri, sebaiknya hindari langsung mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam karena dapat mengiritasi saluran pencernaan.

Ketiga, mencoba metode memasak yang lebih sehat, seperti memanggang atau menumis dengan sedikit minyak berkualitas agar cita rasa tetap terjaga tanpa menambah terlalu banyak lemak.

Terakhir, tetap menjaga hidrasi dan waktu istirahat. Di tengah jadwal silaturahmi yang padat, tubuh tetap membutuhkan asupan cairan yang cukup serta waktu istirahat agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Masker Tepung Beras untuk Wajah, Cocok untuk Kulit Kusam dan Jerawat

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 manfaat masker tepung beras untuk wajah. Simak, Moms!

4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Ada jenis olahraga tertentu yang jauh lebih efisien dalam mengikis kalori dalam waktu singkat. Ini 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori.

Tayang 18 Hari, Film Jangan Buang Ibu Tembus 3 Juta Penonton

 Pada hari ke-18 penayangannya di bioskop, film Jangan Buang Ibu mencatat 3.015.577 penonton.       

Ingin Lebih Cepat Untung? Cek Merek Emas dengan Spread Paling Tipis

Spread emas UBS dan Antam melonjak, jauh di atas merek lain. Cek perbandingan spread semua merek untuk keputusan jual-beli emas!   

Harga Buyback Emas Antam Turun Lagi, Galeri 24 Tawarkan Harga Termahal

Harga buyback emas hari ini kompak turun. Galeri 24 puncaki daftar, Antam di posisi ketiga. Cek selisihnya sebelum jual emas Anda.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 14 Juli 2026, Capricorn Bersinar di Karier

Simak ramalan zodiak besok Selasa, 14 Juli 2026. Cek peruntungan karier, keuangan, asmara, dan kesehatan lengkap untuk 12 bintang.

Hampir Seluruh Kota Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Selasa (14/7)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jawa Barat berawan pada Selasa (14/7), dengan suhu udara berkisar 14-34 °C.

Mengenal Single Malt Whisky, Dari Proses Distilasi hingga Pematangan

​Kehadiran Glengoyne dan Tamdhu menjadi momentum untuk mengenal lebih jauh proses pembuatan single malt whisky yang memengaruhi cita rasanya

Inovasi Kulit Pisang Antar Sekolah Indonesia Jadi Juara Regional di Asia Pasifik

​SMP IL Kapten Fatubaa sukses menjadi Regional Winner dalam kompetisi AIA Healthiest Schools lewat program pengolahan limbag kulit pisang

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (13/7) Didominasi Berawan, Cek Daerah Anda

BMKG memprakirakan mayoritas cuaca besok di wilayah Jawa Tengah berawan pada Selasa (14/7), dengan suhu udara 16-34 derajat Celcius.