M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Suplemen dan Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh Hijau

5 Suplemen dan Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh Hijau
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa suplemen dan makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh hijau, lho. Cek selengkapnya di sini!

Teh hijau sering dianggap sebagai salah satu minuman paling sehat yang bisa dikonsumsi sehari hari. Minuman ini dikenal kaya akan antioksidan, terutama katekin, yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan. Selain itu, banyak orang mengonsumsi teh hijau untuk membantu menjaga berat badan, meningkatkan metabolisme, hingga mendukung kesehatan jantung.

Namun, tidak semua orang menyadari bahwa waktu dan cara mengonsumsi teh hijau juga dapat memengaruhi manfaatnya. Beberapa makanan dan suplemen tertentu justru dapat mengganggu penyerapan nutrisi atau menimbulkan efek yang kurang baik jika dikonsumsi bersamaan dengan teh hijau.

Hal ini terjadi karena teh hijau mengandung senyawa aktif seperti tanin, kafein, dan katekin yang dapat berinteraksi dengan nutrisi tertentu di dalam tubuh. Interaksi tersebut bisa membuat tubuh kesulitan menyerap zat gizi penting atau bahkan menimbulkan efek samping tertentu.

Agar manfaat teh hijau tetap optimal, penting untuk mengetahui kombinasi makanan dan suplemen yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan teh hijau.

Baca Juga: 10 Suplemen yang Membantu Turunkan Kolesterol Tinggi

Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa suplemen dan makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh hijau:

1. Suplemen Zat Besi

Teh hijau mengandung senyawa alami seperti polifenol, katekin, dan tanin. Senyawa tersebut dapat mengikat zat besi di dalam tubuh sehingga mineral ini menjadi lebih sulit diserap.

Akibatnya, kadar zat besi dalam tubuh dapat menurun dan berpotensi menyebabkan kekurangan zat besi. Penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau bersamaan dengan suplemen zat besi dapat mengurangi penyerapannya hingga sekitar 90%.

Karena itu, sebaiknya tidak minum teh hijau saat sedang mengonsumsi suplemen zat besi. Beri jeda sekitar 1 hingga 2 jam setelah mengonsumsi suplemen sebelum minum teh hijau. Jika Anda memiliki kondisi kekurangan zat besi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

2. Suplemen Asam Folat

Polifenol dalam teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan asam folat. Katekin dalam teh hijau dapat mengikat asam folat sehingga tubuh kesulitan mengubahnya menjadi bentuk folat yang dapat diserap.

Folat atau vitamin B9 merupakan vitamin penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel dan perkembangan sistem saraf. Vitamin ini sangat penting bagi ibu hamil karena membantu perkembangan janin dan menurunkan risiko cacat tabung saraf seperti spina bifida.

Karena itu, ibu hamil yang mengonsumsi suplemen asam folat sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum minum teh hijau secara rutin.

Baca Juga: 7 Manfaat Suplemen Vitamin A bagi Kesehatan Tubuh Anda

3. Suplemen Kafein

Teh hijau secara alami mengandung kafein yang dapat merangsang otak dan sistem saraf. Jika teh hijau diminum bersamaan dengan suplemen kafein atau minuman berkafein lain seperti kopi, jumlah kafein yang masuk ke tubuh bisa menjadi terlalu tinggi.

Konsumsi kafein berlebihan dapat menimbulkan berbagai efek samping, seperti detak jantung meningkat, tekanan darah naik, sulit tidur, mual, sakit kepala, dan rasa cemas.

Para ahli biasanya menyarankan agar asupan kafein harian tidak melebihi 400 miligram. Sebagai gambaran, satu cangkir teh hijau biasanya mengandung sekitar 30 hingga 50 miligram kafein.

4. Makanan Kaya Zat Besi

Minum teh hijau bersamaan dengan makanan yang kaya zat besi juga dapat memengaruhi penyerapannya di dalam tubuh. Beberapa contoh makanan yang tinggi zat besi antara lain sereal yang diperkaya zat besi, tiram, kerang, daging sapi, bayam, kacang kacangan, dan lentil.

Agar penyerapan zat besi tetap optimal, sebaiknya tidak minum teh hijau saat sedang makan. Anda bisa mengonsumsinya sekitar 1 hingga 2 jam setelah makan.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Contohnya seperti brokoli, paprika merah, buah jeruk, dan stroberi.

Baca Juga: 9 Suplemen dan Vitamin yang Dibutuhkan Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

5. Makanan Pedas atau Asam

Teh hijau mengandung senyawa yang disebut metilxantin. Senyawa ini dapat bertindak sebagai stimulan dan juga dapat membuat otot sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih rileks.

Otot tersebut berfungsi mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Jika otot ini melemah, asam lambung lebih mudah naik dan menyebabkan rasa panas di dada atau mulas.

Karena itu, minum teh hijau bersamaan dengan makanan pedas atau makanan yang bersifat asam dapat meningkatkan risiko mulas dan gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Itulah beberapa suplemen dan makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh hijau. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.