M O M S M O N E Y I D
AturUang

Jangan Cuma Punya, Ini 5 Hal yang Perlu Dicek dari Polis Asuransi Kesehatan

Jangan Cuma Punya, Ini 5 Hal yang Perlu Dicek dari Polis Asuransi Kesehatan
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Memiliki asuransi kesehatan bukan berarti seluruh manfaat perlindungan sudah dipahami dengan baik. Dalam praktiknya, masih ada nasabah yang membeli asuransi berdasarkan rekomendasi orang lain tanpa mempelajari secara menyeluruh hak, kewajiban, serta ketentuan yang tercantum dalam polis.

Padahal, memahami isi polis menjadi bagian penting agar perlindungan yang dimiliki benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Nasabah tidak cukup hanya mengetahui besaran premi dan manfaat utama, tetapi juga perlu memahami batasan, ketentuan, hingga kondisi yang dapat memengaruhi manfaat saat polis digunakan.

Kebutuhan perlindungan juga bisa berubah seiring perjalanan hidup. Status pernikahan, jumlah anggota keluarga, penghasilan, kondisi finansial, hingga kebutuhan kesehatan dapat mengalami perubahan. Karena itu, polis yang dibeli saat masih lajang belum tentu memberikan perlindungan yang sama ketika sudah menikah atau memiliki anak.

“Memiliki asuransi kesehatan adalah bentuk komitmen jangka panjang, namun perlindungan yang efektif adalah perlindungan yang selalu relevan dengan fase kehidupan nasabah,” ujar Rina Triana, Head of Product Marketing & Development Allianz Life Syariah, dalam siaran pers, Selasa (8/9).

Menurut Rina, melakukan review polis secara berkala dapat membantu nasabah memahami kembali cakupan perlindungan sekaligus mengidentifikasi potensi kesenjangan perlindungan atau protection gap.

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan review polis asuransi kesehatan? Berikut lima hal yang bisa menjadi perhatian:

1. Cek kembali manfaat perlindungan

Nasabah perlu melihat kembali manfaat yang tercantum dalam polis, mulai dari limit tahunan, fasilitas kamar, manfaat rawat inap dan rawat jalan, hingga rider atau manfaat tambahan.

Jika kebutuhan sudah berubah tetapi polis tidak pernah ditinjau, ada risiko perlindungan yang dimiliki tidak lagi sesuai dengan kebutuhan saat ini.

2. Pahami ketentuan dan pengecualian

Jangan hanya terpaku pada besarnya plafon manfaat. Nasabah juga perlu memahami ketentuan teknis seperti masa tunggu (waiting period), pengecualian (exclusion), kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing condition), limit per kejadian, serta prosedur pengajuan klaim.

Memahami bagian ini sejak awal dapat membantu mengurangi kebingungan ketika nasabah membutuhkan manfaat asuransi.

Baca Juga: Risiko Meninggal Dunia di Usia Produktif, Ini Pentingnya Menjaga Keuangan Keluarga

3. Pastikan data polis tetap akurat

Data pribadi dalam polis juga perlu diperiksa secara berkala. Pastikan nomor telepon, alamat, informasi tertanggung, rekening untuk pembayaran klaim, hingga metode pembayaran premi masih sesuai.

Pembaruan data penting untuk menghindari kendala administrasi yang dapat menghambat proses layanan maupun klaim.

4. Evaluasi potensi protection gap

Biaya kesehatan yang meningkat membuat nasabah perlu memastikan nilai manfaat dalam polis masih memadai. Kesenjangan perlindungan bisa muncul karena limit manfaat terlalu rendah, adanya anggota keluarga baru yang belum terlindungi, atau terdapat risiko kesehatan tertentu yang belum masuk dalam cakupan polis.

Jika ingin menutup gap dengan membeli polis baru, nasabah juga perlu mempertimbangkan konsekuensinya. Misalnya, masa tunggu dapat berlaku kembali atau terdapat pengecualian yang berbeda.

5. Manfaatkan masa perpanjangan untuk berdiskusi

Momen perpanjangan polis bisa menjadi waktu yang tepat untuk berdiskusi dengan agen asuransi. Nasabah dapat menanyakan apakah manfaat yang dimiliki masih sesuai atau membutuhkan penyesuaian.

Pembahasan juga dapat mencakup pilihan manfaat tambahan maupun skema deductible, yakni bagian biaya yang perlu ditanggung nasabah sebelum manfaat asuransi berlaku.

Baca Juga: Tak Hanya Premi, Layanan Klaim Jadi Pertimbangan Pilih Asuransi Kendaraan

Dengan melakukan review secara berkala, nasabah dapat memastikan premi yang dibayarkan tetap sejalan dengan kebutuhan perlindungan. Langkah ini juga membantu mengantisipasi perubahan kondisi keluarga dan finansial sebelum menimbulkan celah perlindungan.

“Asuransi kesehatan bukan sekadar produk yang dibeli satu kali untuk selamanya, melainkan proteksi yang harus beradaptasi dengan perjalanan hidup nasabah,” kata Rina.

Menurut dia, review polis secara teratur dan konsultasi dengan agen dapat membantu memastikan perlindungan tetap relevan dan berfungsi sebagai jaring pengaman finansial di berbagai fase kehidupan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

UMKM Lokal Bidik Pasar Luar Negeri, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Menjual produk ke luar negeri membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Namun, pelaku usaha perlu memahami karakteristik konsumen, dll  

Hasil Hylo Open 2026: Menang atas Wakil Tuan Rumah, Raymond/Joaquin ke 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari pertama, Selasa (27/10), ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke 16 besar.

Sering Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Malam Ini Bisa Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis lo

Simak 5 kebiasaan sepele sebelum tidur yang wajib dihindari untuk melindungi kesehatan ginjal Anda. Seperti ngemil hingga menahan buang air kecil.  

6 Tips Diet Cepat Kurus dalam 1 Minggu, Cara Ampuh Susutkan Kalori secara Alami

Inilah tips diet cepat kurus dalam 1 minggu, dari pangkas karbohidrat hingga atur pola tidur. Cara tepat dapatkan tubuh langsing secara efisien.

Enggak Perlu Takut Gemuk, Ternyata Ini 6 Seafood yang Bikin Diet Anda Tetap Sukses

Seafood ternyata kaya protein dan lebih rendah kalori dibanding daging merah. Intip 6 jenis makanan laut yang aman dikonsumsi saat diet.  

6 Manfaat Air Mawar untuk Rambut, Bisa Kurangi Ketombe

Sudah pernah tahu manfaat air mawar yang bagus untuk merawat kecantikan rambut? Jika belum, yuk intip beberapa di artikel ini.  

Bawa Run Your Way di Indonesia, New Balance Kenalkan 5 Sepatu Lari Lintas Kebutuhan

Ew Balance memperkenalkan lima model sepatu untuk memenuhi berbagai kebutuhan, yakni untuk latihan kecepatan, lari jarak jauh, hingga race day.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/10), Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Lebat

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (28/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sebagian besar wilayah Jabodetabek berikut ini.

25 Provinsi Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/10)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu (28/10) dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Ide Usaha Tas Kulit yang Sudah Menjangkau Pasar Internasional

Kementerian UMKM mencatat tas kulit made in Indonesia sudah bisa tembus pasar mancanegara sekarang ini.