MOMSMONEY.ID - Dalam menyambut hari International Women's day pada 8 Maret mendatang, Equinix, perusahaan digital infrastruktur masih melihat terdapat kesenjangan akses terhadap konektivitas, keterampilan digital, serta peluang karier di sektor teknologi Indonesia. Terkhusus kondisi ini membuat partisipasi perempuan dalam pertumbuhan ekonomi digital jadi terbatas.
Cyrus Adaggra, President Asia-Pacific Equinix, mengatakan, berbagi pandangannya mengenai bagaimana kolaborasi antara sektor swasta, organisasi sosial, dan komunitas lokal dapat mempercepat inklusi digital bagi perempuan dan generasi muda.
"Melalui berbagai inisiatif seperti program literasi digital, pendidikan STEM, hingga pengembangan karier bagi generasi muda, Equinix Foundation bersama mitra lokal berupaya membuka akses terhadap peluang ekonomi digital yang lebih luas," kata Cyrus dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3).
Termasuk dukungan pengembangan karir bagi generasi muda di kawasan Asia Pasifik. Para mitra akan menerima hibah Equiniz Foundation yang bsia dimanfaatkan untuk mengurangi hambatan akses serta membuka peluang baru di tempat yang paling membutuhkan.
Melalui kolaborasi erat dengan organisasi lokal, Equiniz berupaya membangun lanskap digital yang lebih inklusif, di mana lebih banyak orang, tanpa memandang latar belakang maupun lokasi geografis untuk dapat mengakses perangkat dan dukungan yang dibutuhkan untuk berkembang di era digital.
Baca Juga: Masyarakat Sipil Dorong Keterwakilan Perempuan di Dewan Energi Nasional
Di Indonesia, Cyrus melihat bahwa percepatan inklusi digital berarti juga mengatasi kesenjangan yang masih terjadi dalam akses teknologi dan keterampilan digital khususnya bagi perempuan.
Dalam memperingati International Women's Day, kata Cyrus, ketika perempuan dan anak perempuan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi maka masa depan ekonomi digital bisa bergerak maju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News