M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah Makanan yang Bisa Membantu Perkembangan Otak Balita, Apa Saja?

Inilah Makanan yang Bisa Membantu Perkembangan Otak Balita, Apa Saja?
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Para ibu harus tahu! Ini dia beberapa makanan yang bisa membantu perkembangan otak balita.

Saat bayi masih dalam kandungan, sel-sel otaknya berkembang dengan sangat cepat. Setelah lahir, otak terus tumbuh seiring berkembangnya kemampuan motorik seperti keseimbangan dan koordinasi.

Memasuki usia balita yakni ketika berusia 1–3 tahun, otak mulai memperkuat fungsi kognitif, yaitu bagaimana anak memproses, memahami, dan menyampaikan informasi untuk melakukan aktivitas yang lebih kompleks.

Di masa pertumbuhan pesat ini, nutrisi memegang peranan penting. Kekurangan asupan gizi dapat berdampak buruk pada perkembangan otak, mulai dari memori, fokus, hingga kemampuan belajar di masa depan.

Banyak orang tua mungkin berfokus pada pertumbuhan fisik bayi, seperti berat badan dan tinggi badan. Namun, jangan lupakan makanan yang secara khusus mendukung kesehatan otak.

Dengan memberikan asupan yang tepat sejak dini, Anda membantu memaksimalkan potensi buah hati untuk masa depan yang lebih cerah. Lalu, apa saja makanan yang bisa mendukung perkembangan otak bayi? Mari kita bahas satu per satu.

Baca Juga: Makanan Tinggi Lemak Bisa Mengganggu Aliran Darah ke Otak, Kata Studi

Nutrisi penting untuk perkembangan otak balita

Meski semua nutrisi penting bagi pertumbuhan, ada beberapa zat gizi yang berperan lebih besar dalam mendukung otak balita. Menurut rekomendasi Komite Nutrisi American Academy of Pediatrics, nutrisi penting tersebut antara lain:

  • Kolin
  • Folat
  • Yodium
  • Zat besi
  • Asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang seperti omega-3
  • Protein
  • Vitamin A, D, B6, dan B12
  • Seng

Baca Juga: 20 Cara Melatih Otak untuk Meningkatkan Memori, Kognisi dan Kreativitas

Makanan yang bisa membantu perkembangan otak balita

Melansir dari laman Ucla Health, berikut ini beberapa makanan yang bisa membantu perkembangan otak balita:

1. Telur

Telur adalah sumber kolin, vitamin B12, dan protein. Kolin berperan penting dalam perkembangan otak normal sekaligus meningkatkan fungsi kognitif. Dua butir telur utuh per hari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kolin anak di bawah 8 tahun.

2. Makanan laut

Ikan berlemak dan makanan laut lain mengandung protein, zat besi, yodium, kolin, seng, serta omega-3. Hindari ikan tinggi merkuri seperti tuna besar atau ikan todak. Pilih yang rendah merkuri, misalnya salmon, udang, nila, kepiting, atau ikan kod. Untuk anak di bawah 3 tahun, porsi 1 ons sebanyak 2–3 kali seminggu sudah cukup.

3. Sayuran berdaun hijau

Bayam, kangkung, dan sayuran hijau lain kaya folat dan zat besi. Folat terbukti membantu kognisi, sedangkan zat besi penting untuk perkembangan hippocampus, bagian otak yang berperan dalam belajar dan mengingat.

Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman Terburuk untuk Otak Anda, Bisa Turunkan Daya Ingat!

4. Daging sapi tanpa lemak atau pengganti nabati

Daging sapi kaya akan zat besi dan seng. Anak kecil rentan mengalami anemia karena kekurangan zat besi, yang bisa memengaruhi konsentrasi dan kemampuan belajar. Alternatif nabatinya adalah burger kacang hitam atau kedelai yang juga kaya zat besi.

5. Yogurt

Yogurt tanpa tambahan gula bisa jadi pilihan ramah anak. Mengandung protein, yodium, seng, dan kolin, yogurt mendukung pertumbuhan otak dan produksi hormon tiroid yang penting bagi fungsi neurologis. Kekurangan yodium, bahkan yang ringan, dapat memengaruhi daya pikir anak.

6. Kacang-kacangan & biji-bijian

Kacang, biji-bijian, dan selainya kaya protein serta seng yang baik untuk memori dan pertumbuhan otak. Namun, bentuk utuh bisa berisiko tersedak. Pilih dalam bentuk selai kacang atau camilan puff berbahan kacang asli tanpa tambahan perasa buatan.

Baca Juga: 12 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Fungsi Otak, Cek Ada Apa Saja!

7. Legum

Jenis legum seperti kedelai, pinto, atau kacang merah mengandung zat besi, protein, folat, kolin, dan bahkan omega-3. Bagi anak vegetarian, legum bisa menjadi pengganti daging yang sangat baik untuk mendukung perkembangan otak.

Itulah beberapa makanan yang bisa membantu perkembangan otak balita. Jika Anda ragu tentang pola makan si kecil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak untuk memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi.

Dengan memberikan makanan bernutrisi sejak dini, Anda membantu mendukung perkembangan otak anak agar siap menghadapi masa depan dengan lebih optimal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.