MOMSMONEY.ID - Apple meluncurkan MacBook Neo, membawa chip A18 Pro, yang digunakan pada model iPhone 16 Pro tahun 2024.
Apple belum pernah menggunakan chip kelas iPhone di Mac sebelumnya, tetapi perusahaan secara teratur mempromosikan chip seri A sebagai chip dengan performa "CPU kelas desktop" dan "GPU kelas profesional".
Julio Ojeda, pengamat gadget dari Tidbits.com, bilang, chip ini mendukung Apple Intelligence dan dilengkapi oleh RAM 8 GB.
MacBook Neo hanya menawarkan dua pilihan penyimpanan yakni 256 GB dan 512 GB. Jika penyimpanan tersebut terasa kurang, ada SSD eksternal untuk meningkatkan penyimpanan.
MacBook Neo memiliki layar Liquid Retina 13,0 inci dengan resolusi 2408 x 1506, kecerahan 500 nits, dan dukungan untuk 1 miliar warna. Apple mengklaim layar ini lebih terang dan beresolusi lebih tinggi daripada kebanyakan laptop PC dalam kisaran harga yang sama.
MacBook Neo juga dilengkapi dengan lapisan anti-reflektif yang seharusnya membantu visibilitas dalam kondisi pencahayaan yang bervariasi. Jika dibandingkan dengan layar Liquid Retina 13.6 inci MacBook Air dan resolusi asli 2560 x 1664, Apple jelas menghemat banyak biaya.
Baca Juga: iPhone 17e: Fitur Baru yang Bikin Pengguna iPhone 16e Iri Berat
MacBook Neo mengorbankan sebagian ruang layar dan tidak memiliki True Tone yang menyesuaikan tampilan dengan kondisi cahaya sekitar. Meski kedua layar mendukung 1 miliar warna, MacBook Neo hanya mendukung warna sRGB dan bukan warna Wide P3 seperti pada MacBook Air.
Sehingga, warnanya sedikit kurang cerah saat melihat foto atau video. Namun, kebanyakan orang tidak akan menyadari perbedaan ini kecuali mereka membandingkan laptop secara berdampingan.
Kompromi besar lainnya terletak pada kamera FaceTime 1080p MacBook Neo. Pada semua model lainnya, Apple telah menstandarkan kamera Center Stage 12 megapiksel dengan dukungan Desk View.
Panggilan video akan memiliki kualitas lebih rendah daripada di MacBook Air dan tidak ada Desk View.
Kualitas konektivitas dan pengisian daya
Apple memilih untuk membatasi port MacBook Neo. Memang ada dua port USB-C, tetapi port tersebut agak aneh karena port kiri mendukung USB 3 dengan kecepatan hingga 10 Gb/s.
Tetapi, port kanan kembali ke USB 2 yang hanya berjalan pada 480 Mb/s. Sebagai perbandingan, MacBook Air menawarkan dua port Thunderbolt 4 yang bekerja pada 40 Gb/s.
Dampak praktis dari pemisahan ini adalah hanya port kiri yang dapat menggerakkan layar eksternal dan hanya satu layar 4K. Port ini juga cocok untuk drive penyimpanan eksternal.
Port kanan akan berguna untuk keyboard, mouse, atau aksesori bandwidth rendah lainnya. Untungnya, kedua port dapat digunakan untuk pengisian daya karena tidak ada port pengisian daya MagSafe.
Berbicara soal pengisian daya, MacBook Neo memiliki baterai yang jauh lebih kecil daripada MacBook Air. Baterai yang lebih kecil tidak akan menghasilkan penghematan biaya yang signifikan, tetapi bobotnya yang lebih ringan diperlukan untuk mengimbangi komponen lain yang harganya lebih murah dengan bobot yang lebih berat.
Meski demikian, Apple menilai MacBook Neo memiliki daya tahan baterai 16 jam untuk streaming video dan 11 jam untuk penjelajahan web. Angka tersebut cukup bagi Apple untuk mengklaim daya tahan baterai seharian penuh, meski tidak sesuai dengan 18 dan 15 jam milik MacBook Air.
MacBook Neo dilengkapi dengan pengisi daya 20W, jelas lebih murah daripada adaptor daya dinamis 40W milik MacBook Air dengan output maksimum 60W. Dalam hal konektivitas nirkabel, MacBook Neo mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6.
Baca Juga: Fitur Apple iPhone 18 Pro Max Bocor: Kamera & AI Canggih tapi Harga Enggak Naik?
Andalkan Magic Keyboard yang sama dengan MacBook Air
Kompromi komponen lain yang berkontribusi pada penghematan biaya termasuk Magic Keyboard dan trackpad Multi-Touch. Magic Keyboard punya kemiripan dengan yang ada di MacBook Air, tampilannya sama tapi tanpa lampu latar dan model dasar tidak memiliki Touch ID.
Alih-alih trackpad Force Touch yang diperkenalkan dengan MacBook 12 inci yang mengandalkan sensor tekanan dan simulasi klik haptik, Apple mengiklankan MacBook Neo dengan trackpad Multi-Touch.
Terakhir, MacBook Neo memiliki susunan mikrofon ganda dengan beamforming terarah dan sistem speaker ganda yang menghadap samping. Suaranya bagus, tetapi tidak setara dengan MacBook Air yang memiliki susunan tiga mikrofon dengan beamforming terarah dan sistem empat speaker.
Keduanya memiliki jack headphone 3.5 mm, meski MacBook Air mengklaim memiliki dukungan canggih untuk headphone impedansi tinggi. Apple membidik pasar pendidikan, khususnya anak-anak sekolah.
MacBook Neo sangat memadai untuk menulis makalah singkat di Pages, membuat presentasi di Keynote dan menganalisis data laboratorium sains di Numbers. Apple juga mengatakan bahwa alat AI seperti ChatGPT dan Canva berjalan dengan baik di MacBook Neo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News