M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah Cara Jalan Kaki agar Berat Badan Turun Menurut Ahli

Inilah Cara Jalan Kaki agar Berat Badan Turun Menurut Ahli
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata begini cara jalan kaki agar berat badan turun menurut ahli. Bagaimanakah itu?

Berat badan berlebih sering kali dikaitkan dengan gaya hidup yang kurang aktif. Namun, tidak semua orang punya waktu atau kondisi fisik untuk rutin berolahraga berat.

Jalan kaki yang terlihat sederhana justru diakui para ahli sebagai salah satu aktivitas fisik paling aman dan efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

Jika dilakukan dengan cara yang tepat, jalan kaki tidak hanya membakar kalori, tetapi juga memperbaiki metabolisme dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of Nutrition menunjukkan, orang yang mengurangi asupan kalori dan menambahkan jalan kaki ke rutinitas mereka mengalami penurunan lemak tubuh lebih banyak.

Serta, penurunan kadar insulin puasa yang lebih sehat dibanding mereka yang hanya mengurangi kalori tanpa olahraga.

Baca Juga: 12 Menu Ayam untuk Diet agar Berat Badan Turun, Mau Coba?

Melansir dari laman Mens’s Health, di bawah ini beberapa cara jalan kaki agar berat badan turun menurut ahli:

1. Meningkatkan langkah secara bertahap

Tidak ada rumus pasti tentang berapa langkah, jarak, atau durasi yang harus ditempuh agar berat badan turun. Michele Stanten, pendiri MyWalkingCoach.com sekaligus penulis The Walking Solution, menekankan, kebutuhan jalan kaki berbeda untuk setiap orang.

“Jika pekerjaan Anda menuntut banyak berdiri, Anda perlu lebih banyak berjalan. Namun, jika lebih banyak duduk di kantor, berjalan kaki setelah makan malam saja bisa memberi hasil nyata,” jelasnya.

Banyak orang menjadikan 10.000 langkah per hari sebagai standar. Tapi, Stanten menyarankan, agar memulainya dari kondisi awal.

“Kalau biasanya hanya 3.000 langkah sehari, jangan langsung memaksakan 10.000. Itu bisa mengecewakan. Lebih baik tingkatkan bertahap, misalnya 5.000 langkah di minggu pertama, lalu 7.000 di minggu berikutnya,” tambahnya.

2. Menerapkan metode jalan interval

Salah satu cara efektif menurunkan berat badan adalah dengan berjalan interval, yaitu mengombinasikan periode jalan cepat dan jalan santai. Penelitian menemukan, teknik ini lebih baik untuk membakar lemak dibanding berjalan dengan kecepatan stabil.

Pada studi terhadap penderita diabetes tipe 2, mereka yang melakukan interval, tiga menit jalan cepat bergantian dengan tiga menit kecepatan normal, tidak hanya mengalami peningkatan kebugaran dan kontrol gula darah, tetapi juga berkurang lemak perut dan total lemak tubuh.

Selain itu, Stanten menambahkan, latihan kekuatan juga penting karena membantu memperbaiki komposisi tubuh sekaligus membuat seseorang bisa berjalan lebih cepat.

Jangan lupa, kualitas tidur, pengelolaan stres, dan pola makan sehat turut berperan dalam penurunan berat badan.

3. Jadikan jalan kaki sebagai rutinitas

Anda tidak perlu berjalan berjam-jam setiap hari untuk melihat hasil. Yang lebih penting adalah menjadikannya rutinitas harian. Bahkan 10–15 menit berjalan setiap hari sudah memberi manfaat.

Idealnya, lakukan dua hingga tiga kali jalan interval seminggu, selingi dengan sesi jalan lebih panjang, dan tambahkan beberapa sesi singkat yang ringan.

Gunakan kesempatan sehari-hari, seperti memilih tangga daripada lift atau parkir agak jauh dari pintu masuk. Meskipun sederhana, kebiasaan ini membantu membakar lebih banyak kalori dan menguatkan otot kaki.

Baca Juga: 28 Camilan Sehat untuk Diet agar Berat Badan Turun, Konsumsi yuk!

4. Jalan kaki di tanjakan

Menurut Tyler Spraul, seorang Certified Strength and Conditioning Specialist, berjalan di tanjakan membuat detak jantung meningkat sekaligus melatih otot bokong, paha, dan betis.

“Dengan menambahkan tanjakan, Anda bisa mendapat manfaat setara jogging tanpa memberi tekanan berlebih pada persendian,” ujarnya. Upaya ekstra ini tentu juga meningkatkan pembakaran kalori.

5. Ikut acara jalan kaki

Stanten menyebut bahwa mendaftar acara seperti 5K atau 10K bisa menjadi motivasi tambahan. Bahkan banyak acara maraton yang ramah untuk peserta yang hanya berjalan.

Jika tidak tertarik dengan kompetisi, berjalan di jalur alam juga bisa memberi pengalaman menyenangkan.

6. Jalan kaki dengan tempo cepat

Menurut CDC, latihan intensitas sedang dapat dicapai dengan meningkatkan detak jantung hingga 50%–70% dari detak maksimal. Jadi, meskipun tidak perlu berlari, berjalan dengan tempo cepat sudah cukup efektif untuk membakar lebih banyak kalori.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Infused Water untuk Diet agar Berat Badan Turun

7. Jalan kaki dengan ransel atau rompi berbobot

Untuk variasi, Anda bisa mencoba rucking, yaitu berjalan dengan ransel atau rompi berbobot. Cara ini melatih kekuatan dan daya tahan sekaligus meningkatkan pembakaran kalori.

Studi dari University of New Mexico menemukan, berjalan dengan rompi berbobot di treadmill meningkatkan pembakaran kalori hingga 13% lebih banyak dibanding berjalan biasa.

Nah, itu tadi cara jalan kaki agar berat badan turun menurut ahli. Jalan kaki bisa menjadi olahraga sederhana namun sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.