M O M S M O N E Y I D
Bugar

12 Minuman Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Ada Jus Tomat

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah minuman sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, lo. Yuk, intip di sini.

Kolesterol tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Kondisi ini bisa dipicu oleh pola makan, gaya hidup, atau faktor genetik, dan sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Karena itu, menjaga kadar kolesterol tetap seimbang menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Selain melalui pengaturan pola makan dan olahraga, memilih minuman yang tepat juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Melansir dari laman Very Well Health dan FSHN Illinois, ini dia beberapa minuman sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi:

1. Teh hijau

Teh hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman paling sehat.

Selain sering dikaitkan dengan peningkatan metabolisme, sebuah penelitian menemukan, teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol LDL pada orang sehat maupun mereka yang berisiko mengalami masalah kardiovaskular, sekaligus mengurangi kolesterol total.

Menurut Dr. Howard Sesso, Profesor Kedokteran di Harvard Medical School, manfaat ini sebagian besar berasal dari flavonoid. “Teh adalah sumber senyawa yang baik seperti katekin dan epicatechin, yang dianggap bertanggung jawab atas efek kesehatan teh,” ujarnya.

Flavonoid memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu memecah plak LDL di arteri. Dr. Sesso merekomendasikan minum teh hijau secukupnya dan menghindari penambahan gula yang dapat mengurangi manfaatnya.

2. Jus cranberry

Cranberry mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL.

Beberapa studi menunjukkan, mengonsumsi 2–3 porsi jus cranberry setiap hari dapat meningkatkan HDL, meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

3. Susu oat

Susu oat mengandung beta-glukan, serat larut yang mengikat kolesterol dan membantu mengeluarkannya dari tubuh. Cara Harbstreet, RD, menjelaskan, “Serat larut mengikat kolesterol dalam darah sebelum masuk ke sirkulasi, lalu membuangnya dari tubuh”.

Penelitian menunjukkan, minuman berbahan dasar oat dapat memberi efek penurunan kolesterol yang lebih konsisten dibanding hanya makan oatmeal.

Minuman berbahan dasar oat, seperti susu oat, dinilai lebih efektif dan konsisten dalam menurunkan kolesterol dibandingkan produk oat lainnya.

4. Jus delima

Jus delima kaya antioksidan yang dapat mencegah penumpukan plak di arteri sekaligus mengurangi penumpukan yang sudah ada. Michael Aviram, DSc, Profesor Biokimia di Technion-Israel Institute of Technology, menemukan, antioksidan pada delima menghambat kolesterol teroksidasi.

Menurut Dr. Varsha Gorey, Ahli Diet Klinis Senior di Rumah Sakit Apollo Navi Mumbai, “Jus delima mengandung hampir tiga kali lebih banyak antioksidan daripada teh hijau atau anggur merah dan melindungi jantung dengan mengurangi LDL”.

Namun, jus delima dapat menurunkan tekanan darah. Jika Anda memiliki tekanan darah rendah atau sedang mengonsumsi obat untuk hipertensi atau kolesterol, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Baca Juga: Apa Jenis Buah yang Bagus untuk Turunkan Kolesterol Tinggi? Cek di Sini

5. Jus jeruk

Jus jeruk memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu menurunkan LDL. Dalam beberapa penelitian, jus jeruk juga berpotensi menurunkan kolesterol total.

6. Jus bit

Bit mengandung polifenol dan betanin yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Dr. Elsa-Grace Giardina, Direktur Columbia Women’s Heart Center, mengatakan, “Bit enak, manis, dan menawarkan banyak manfaat kesehatan, rendah kalori, tanpa lemak, tanpa kolesterol, dan rendah natrium”.

Sebuah studi tahun 2015 di Journal of Pharmacy and Nutrition Sciences menemukan bahwa konsumsi jus bit meningkatkan HDL dari 42,9 mg/dl menjadi 50,2 mg/dl. Betanin dalam bit juga membantu menurunkan kolesterol total.

7. Susu kedelai

Susu kedelai mengandung dua jenis protein, glisinin dan B-konglisinin, yang terbukti membantu menurunkan kadar LDL. Penelitian yang dipimpin Dr. Elvira de Mejia, Profesor Ilmu Pangan di University of Illinois Urbana-Champaign, menunjukkan bahwa kedelai dapat menyerap kolesterol jahat.

Selain menurunkan LDL, susu kedelai juga berpotensi meningkatkan HDL.

Penelitian dalam Complementary Therapies in Medicine menunjukkan, mengonsumsi 1–4 cangkir susu kedelai per hari selama delapan minggu dapat meningkatkan kadar kolesterol baik. Pilih susu kedelai tanpa pemanis agar manfaatnya optimal.

8. Jus nanas

Nanas mengandung enzim bromelain dan antioksidan yang dapat membantu memecah endapan kolesterol di arteri. Studi pada hewan menunjukkan perbaikan profil lipid setelah mengonsumsi nanas setiap hari, meskipun penelitian pada manusia masih terbatas.

Baca Juga: 7 Makanan Sehat Penurun Kadar Kolesterol Tinggi yang Terbukti Ampuh

9. Jus blueberry

Blueberry kaya akan pektin, yaitu serat larut yang membantu menurunkan LDL, serta antioksidan seperti antosianin dan polifenol yang mendukung kesehatan jantung.

10. Minuman berbahan dasar kakao

Kakao, bahan utama cokelat hitam, mengandung flavonol yang dapat membantu menurunkan LDL dan kolesterol total, meskipun tidak selalu berdampak signifikan pada HDL.

11. Jus tomat

Tomat mengandung likopen, serat, dan niasin yang dapat membantu menurunkan LDL serta memperbaiki profil lipid. Konsumsi jus tomat tanpa tambahan gula secara rutin terbukti memberikan manfaat ini.

12. Minuman yogurt

Yogurt yang diperkaya dengan sterol dan stanol nabati dapat menghambat penyerapan kolesterol di tubuh, sehingga membantu menurunkan LDL. Mengonsumsi 1–3 porsi per hari terbukti memberikan efek positif terhadap kadar kolesterol.

Baca Juga: 12 Cara Menurunkan Angka Kolesterol yang Tinggi secara Alami

Itulah beberapa minuman sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.