M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Hal yang Sebaiknya Tidak Dikatakan Kepada Guru Anak Anda!

Ini Hal yang Sebaiknya Tidak Dikatakan Kepada Guru Anak Anda!
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Tahun ajaran baru telah dimulai, ini artinya Anda akan bertemu dengan guru baru dari anak-anak Anda di sekolah. Ini juga menjadi babak baru soal drama sekolah anak-anak Anda. 

Di usia mereka yang masih kecil, anak-anak belum bisa menceritakan dengan baik apa yang mereka hadapi di sekolah. Sehingga orang tua akan cenderung mencari penjelasan melalui guru mereka. 

Baca Juga: Ketahui 5 Tanda Orang dengan Aura dan Energi Negatif, Susah Tahan Emosi

Namun sebelum Anda benar-benar membuka pintu komunikasi dengan guru mereka, ada baiknya mengetahui hal-hal yang sebaiknya tidak Anda katakan kepada para guru. 

Ini adalah daftar kata-kata atau pertanyaan yang sebaiknya tak Anda katakan kepada para guru!

Bisakah Anda memberi anak saya tambahan nilai?

Meminta tambahan nilai untuk anak Anda merusak pentingnya upaya konsisten dan memahami kebutuhan anak untuk berhasil. Ini akan memberikan kebiasaan belajar yang buruk bagi anak Anda. 

Sebaliknya, sebaiknya orang tua menerapkan sistem pekerjaan rumah dan membuat rencana untuk membantu anak sukses di masa depan dengab mengajukan pertanyaan pada guru “sumber daya apa yang dapat saya sediakan di rumah untuk membantu anak saya mengejar ketertinggalannya?”

Anakku tidak akan pernah melakukannya, atau anakku tidak pernah bohong

Orang tua harus bisa bersikap terbuka untuk mendengarkan hasil pengamatan guru tentang anak mereka. Sekolah sama seperti rumah. adalah tempat aman di mana anak-anak dapat membuat kesalahan dan belajari dari kesalahan tersebut. Jadi jika guru memberitahu suatu kejadian di sekolah itu bukan berarti guru menuduh anak dan mengkritik gaya asuh Anda. 

Anak saya menghabiskan seluruh waktu mereka untuk belajar. Kapan Anda akan menyadari mereka masih anak-anak?

Tujuan adanya PR adalah untuk memperkuat konsep yang diajarkan di sekolah, mengajarkan nilai tanggung jawab dan manajemen waktu. Guru ingin anak didik mereka bisa menikmati masa kecil, namun mungkin terkadang terlalu banyak PR yang diberikan. 

Baca Juga: Wajib Tahu 4 Tanda Penting Tempat Kerja Anda Toxic Ini, Berikut Ciri-Cirinya

Sebaiknya Anda bertanya pada guru, strategi apa yang mereka rekomendasikan supaya rutinitasnya lebih seimbang. Ini akan jauh lebih efektif ketimbang menggunakan kalimat yang cenderung menuduh.

Anak saya selalu mendapatkan nilai A. Kenapa Anda memberikan nilai yang buruk?

Ingatlah bahwa guru menghabiskan berjam-jam di luar kelas untuk memberikan nilai pada tugas-tugas anak didiknya. Banyak dari mereka juga merupakan orang tua. Pertanyaan semacam ini seolah-olah membuat guru hanya memberi nilai dan mengabaikan proses belajar anak.

Ingat juga bahwa mencapai nilai tinggi bisa semakin sulit karena materi yang juga semakin meningkat. Sehingga fokuslah pada upaya dan kemajuan anak dari pada hanya nilai.

Saya ingin Anda memberitahu saya setiap kali nilai anak saya rendah
Ingatlah bahwa guru menghabiskan banyak waktu di luar kelas untuk memberikan nilai. Selain itu guru juga memiliki aktivitas lain di luar pekerjaannya. Dengan banyaknya anak di ruang kelas, guru juga kesulitan mengirim email atau whatsapp untuk memberitahu mengenai nilai tugas. Cara ini juga merusak tujuan utama sekolah yaitu mengajarkan anak-anak menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawa atas pekerjaan mereka sendiri. 

Baca Juga: 4 Tips Cara Terhindar dari Penipuan dan Scam Online biar Enggak Kena Tipu

Bagaimana anak saya dibanding dengan teman-temannya?
Sebaiknya jangan tanyakan hal ini kepada guru Anda. Ini bukan urusan Anda dan tidak ada hubungannya dengan proses belajar anak Anda. Lagi pula membandingkan anak bisa membuat anak jadi tidak merasa berharga. 

Ini bukan salah anak saya
Pahamilah bahwa anak-anak mungkin memiliki perilaku yang berbeda di sekolah. Oleh sebab itu perlu sikap terbuka sebagai orang tua. Dengarkan dan diskusikan dengan baik mengenai perilaku anak Anda pada guru-guru mereka dan bantu anak Anda bisa mengelola konflik dengan baik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Cara Hemat Uang yang Aman di Tahun 2026 Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Simak 6 cara hemat uang yang realistis dan relevan untuk tahun 2026 tanpa perlu mengorbankan kenyamanan hidup Anda.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 28 Februari 2026, Kuatkan Strategi

Simak ramalan 12 zodiak keuangan dan karier besok 28 Februari 2026, saatnya cek strategi dan peluang tersembunyi Anda.

Jadwal Buka Puasa Kota Probolinggo Ramadan 27 Februari 2026

Cek jadwal buka puasa Kota Probolinggo Ramadan 27 Februari 2026 dari Kemenag di sini, yuk!          

Jadwal Buka Puasa Kota Madiun Ramadan 27 Februari 2026

Yuk, catat jadwal buka puasa Kota Madiun Ramadan 27 Februari 2026 dari Kemenag resmi berikut!        

Jadwal Buka Puasa Kota Mojokerto Ramadan 27 Februari 2026

Cek dan catat jadwal buka puasa Kota Mojokerto Ramadan 27 Februari 2026 dari Kemenag resmi berikut, yuk!

Jadwal Buka Puasa Kota Kediri Ramadan 27 Februari 2026

Ini dia jadwal buka puasa Kota Kediri Ramadan 27 Februari 2026 dari Kemenag resmi. Catat, ya!          

Ini 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir, Ada Decred (DCR) di Puncak

Di pasar yang masih loyo, kripto Decred (DCR) mampu naik dan menduduki puncak kripto top gainers dalam 24 jam.

Gandeng Save the Children, Super Indo Bantu Akses Belajar Anak Terdampak Bencana Aceh

​Super Indo membangun tiga sekolah sementara untuk mendukung anak-anak terdampak bencana kembali belajar di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah.

Film Pelangi di Mars Tayang Lebaran 2026, Ajak Anak Berani Bermimpi Sejak Dini

​Film keluarga Pelangi di Mars siap meramaikan Lebaran 2026 dengan kisah petualangan di Mars yang sarat pesan tentang keberanian dan mimpi anak.

Paska Perundingan AS-Iran, Harga Emas Global Stagnan di bawah US$ 5.200/oz

Harga emas hari ini belum mampu menembus US$ 5.200 per troi ons, setelah AS dan Iran sepakat untuk melanjutkan pembicaraan nuklir.