M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Implementasi AI Mulai Fokus untuk Capai ROI Perusahaan

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Laporan terbaru dari APAC AI Outlook 2025 yang diinisiasi oleh IBM menunjukkan, perusahaan di Asia-Pasifik kini telah melangkah dari tahap eksperimen AI dan mulai memusatkan perhatian pada upaya memaksimalkan dampak dari investasi AI. 

Lebih dari setengah (54%) kini mengharapkan AI memberikan manfaat jangka panjang bagi bisnis mereka, seperti dalam hal inovasi atau peningkatan pendapatan.

Perubahan besar terletak pada pengembangan solusi AI yang hemat biaya, dengan fleksibilitas untuk menggunakan model open-source yang dibuat khusus serta integrasi yang lancar antara berbagai penyedia.

Upaya untuk meraih keuntungan jangka pendek pada fase awal proyek AI generatif kini telah bergeser menuju pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi AI.

Fokus juga telah bergeser dari penggunaan AI pada kasus berisiko rendah dan non-inti, ke penerapan AI Generatif dalam fungsi inti bisnis untuk meraih keunggulan kompetitif dan meningkatkan ROI. 

Menurut laporan Outlook yang disusun oleh Ecosystm untuk IBM, hampir 60% organisasi yang disurvei di wilayah Asia-Pasifik mengantisipasi  manfaat dari investasi AI mereka akan terealisasi dalam dua hingga lima tahun. Hanya 11% mengharapkan pengembalian investasi dalam dua tahun ke depan.

Pada 2025, fokus utama investasi AI bagi organisasi di Asia-Pasifik akan berpusat pada peningkatan pengalaman pelanggan (21%), otomasi proses bisnis di back-office (18%), serta otomasi penjualan dan pengelolaan siklus hidup pelanggan (16%). 

Baca Juga: Laporan Riset The State of AI Temukan Anggaran Perusahaan Untuk Adopsi AI Naik

Untuk mencapai tujuan tersebut, organisasi-organisasi harus menghadapi tantangan utama dari kompleksitas data (39%), tingginya biaya implementasi dan solusi (36%), serta terbatasnya jumlah use case yang teridentifikasi (35%).

"Banyak bisnis di Indonesia mulai melirik atau bereksperimen dengan AI dan sekarang siap untuk tahap berikutnya," kata Roy Kosasih, Presiden Direktur IBM Indonesia, Rabu (4/12). 

Laporan ini menyoroti potensi untuk tahun 2025, di mana fokus AI akan lebih mengarah pada tujuan strategis berdasarkan keunggulan kompetitif dan peningkatan ROI.

Seperti biasa, perusahaan harus menggunakan model yang lebih kecil dan ditargetkan pada arsitektur open-source fleksibel yang dapat diintegrasikan ke dalam platform AI penyedia teknologi pilihan mereka.

Pada akhirnya, kita harus bertujuan untuk masa depan AI yang human-centric untuk kepentingan semua.

APAC AI Outlook 2025 juga membahas tren utama dan hambatan yang harus diatasi oleh bisnis untuk membuka potensi transformatif AI, serta menghadirkan wawasan dari 17 pemimpin industri di Asia-Pasifik yang memelopori praktik terbaik AI. 

Laporan ini bisa menjadi panduan berharga bagi organisasi yang ingin mempercepat inisiatif AI mereka, sekaligus mengelola tantangan dan risiko.

Baca Juga: Cara Menggunakan Meta AI di Instagram dan WhatsApp dengan Mudah

Lima tren strategis yang membentuk masa depan AI di Asia-Pasifik, sebagaimana diidentifikasi dalam laporan ini meliputi:

Pendapatan berbasis AI menjadi fokus utama

Organisasi-organisasi akan mengadopsi pendekatan AI Strategis pada 2025 dan memprioritaskan proyek berdasarkan kelayakan dan dampak bisnis.

Hal ini mencerminkan pemahaman yang lebih baik bahwa keberhasilan awal dalam membangun kepercayaan organisasi harus diimbangi dengan strategi AI jangka panjang. 

Tantangannya adalah bagaimana menskalakan AI melalui use case yang bisa memaksimalkan peluang pendapatan dan ROI.

Model open-source yang lebih kecil dan spesifik muncul sebagai alternatif yang kuat untuk berbagai aplikasi AI: Model yang dibangun untuk tujuan tertentu akan semakin diminati, termasuk rancangan untuk bahasa lokal, nuansa konteks regional, dan tugas komputasi yang lebih sederhana. 

Model Rightsizing AI ini memerlukan data pelatihan yang jauh lebih sedikit dan menghasilkan jejak karbon yang lebih kecil dibandingkan dengan model bahasa besar yang saat ini mendominasi diskusi AI.

Perusahaan mengadopsi tools baru untuk meningkatkan visibilitas, tata kelola, dan integrasi AI yang lancar

Organisasi di Asia-Pasifik akan semakin memanfaatkan model AI open-source untuk mendorong inovasi dan efisiensi.

Unified AI dengan alat orkestrasi yang canggih akan menyederhanakan manajemen solusi, memberikan fleksibilitas, efisiensi biaya, keamanan yang lebih baik, serta integrasi yang lancar antar berbagai penyedia.

Baca Juga: Living Lab Venture Berinvestasi di Liven Hadirkan Teknologi Hospitality Berbasis AI

Agen AI mendefinisikan ulang masa depan dunia kerja

Perusahaan akan semakin merancang alur kerja yang bersifat agentic, didukung oleh agen AI, untuk secara mandiri menjalankan tugas, berkolaborasi dengan pekerja manusia, dan menciptakan nilai tambah bagi bisnis.

Agentic AI, yang menggabungkan AI dengan otomatisasi, memiliki potensi untuk secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, pengalaman pelanggan, dan pengambilan keputusan. 

Namun, organisasi perlu menetapkan batasan internal dan secara berkala mengevaluasi model dasar untuk memastikan penggunaan yang etis dan bertanggung jawab.

Inovasi yang berpusat pada manusia mendorong fase berikutnya dari AI

Meskipun alat produktivitas telah menjadi fokus utama dalam adopsi AI, masa depan AI terletak pada pemanfaatannya untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan manusia.

Pendekatan pada Human-Centric AI akan menjadi alat yang kuat bagi karyawan untuk memperluas peran mereka, mengotomatisasi tugas-tugas rutin, dan membuka peluang baru bagi kreativitas dan inovasi. 

Dengan memprioritaskan desain solusi AI yang empatik, organisasi dapat membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat sekaligus meningkatkan loyalitas terhadap merek.
 
"Manusia memiliki peran tak tergantikan pada evolusi AI. Keterlibatan manusia diperlukan di setiap tahap perkembangan teknologi ini, termasuk pengawasan terhadap aplikasi-aplikasi yang krusial," kata Ullrich Loeffler, CEO Ecosystm dalam keterangan tertulis. 

Ullrich mengatakan tujuan AI harus selalu memberikan dampak positif bagi dunia, membangun budaya kepercayaan, kolaborasi, dan penciptaan bersama. 

"Kemajuan harus didasarkan pada gagasan bahwa AI berfungsi untuk meningkatkan, bukan menggantikan, manusia, dengan keduanya bekerja dan berkembang secara harmonis," ujar Ullrich. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat Periode 1-7 Juni 2026, Mama Lemon Botol Rp 8.500

Manfaatkan promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 1-7 Juni 2026 untuk belanja lebih untung. Cek di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini 2 Juni 2026: Galeri 24 Tertinggi, UBS Stabil

Harga buyback emas hari ini, 2 Juni 2026, mayoritas turun. Galeri 24 tercatat punya harga buyback tertinggi. Cek detail per gram di sini!

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 1-4 Juni 2026, Royco Rendang Beli 2 Gratis 1

Mau belanja kebutuhan dapur? Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 1-4 Juni 2026.

Promo Starbucks dan Chatime Terbaru Juni 2026, Nongkrong Hemat Mulai Rp 23.000

Ingin nongkrong hemat di awal bulan? Promo Starbucks dan Chatime hadir untuk Anda. Manfaatkan penawaran terbatas ini sebelum berakhir.

Promo Hypermart Weekday 2-4 Juni 2026, Aneka Jamur Harga Spesial dan Beli 1 Gratis 1

Membeli kebutuhan dapur pekan ini ternyata bisa hemat. Promo Hypermart Weekday tawarkan diskon besar, cek sebelum kehabisan!

Rupiah Loyo Jegal Gerak IHSG, Cek Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT!

Stabilitas rupiah & kebijakan The Fed, faktor krusial penentu arah pasar saham Juni. Simak rekomendasi saham untuk trading pekan ini dari IPOT.

Harga Emas Hari Ini Fluktuatif, Sedikit Naik di atas US$ 4.500

Sempat turun pada perdagangan sesi pagi, harga emas kini menguji naik. Rebound terjadi setelah turun lebih dari 1% pada sesi kemarin.

Promo Tiket Trans Snow World Bekasi: Liburan Hemat Cuma Rp 50 Ribu, Hanya 3 Hari

Membeli tiket Trans Snow World Bekasi kini bisa lebih hemat. Hanya Rp 50.000 untuk liburan sekolah. Cek periode pembeliannya sekarang!

Baterai 7000mAh Motorola Edge 70 Fusion: Mampu Bertahan Seharian Penuh Tanpa Ngecas

Layar AMOLED 1.5K dengan 5200 nits peak brightness, bikin mata terpukau. Cari tahu fitur canggih lainnya dari Motorola Edge 70 Fusion.

Cek Puluhan Emiten Pembagi Dividen yang Punya Yield Menarik

Investor yang memburu pendapatan dividen masih memiliki peluang. Mulai hari ini, Selasa (2/6) beberapa emiten memasuki cum date dividen.