M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Living Lab Venture Berinvestasi di Liven Hadirkan Teknologi Hospitality Berbasis AI

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Living Lab Ventures (LLV) Corporate Venture Capital Sinar Mas Land, melakukan investasi strategis di Liven, platform perhotelan dan teknologi dari Australia. Investasi ini dilakukan guna mendukung ekspansinya ke pasar Indonesia.

Kemitraan ini menandai era baru transformasi digital terpadu dalam ekosistem bisnis Indonesia sebagai perluasan bisnis Liven di Asia Tenggara, melalui integrasi teknologi, konektivitas, serta pengalaman tanpa hambatan berbasis AI bagi pelanggan dan pelaku usaha. Liven bukan sekadar platform, melainkan sebuah compound startup yang menghadirkan solusi “all-in-one” dengan kekuatan mesin pertumbuhan yang terintegrasi penuh.

Dibangun berdasarkan single source of truth for data yang menghubungkan setiap fungsi operasional secara real-time, Liven memungkinkan bisnis untuk beralih dari sistem pencatatan yang usang dan menerapkan sistem yang lebih cerdas.

Lapisan kecerdasan ini mengotomasi sistem, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dan mendorong pertumbuhan. Dewasa ini, beragam korporasi multibisnis mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, bank serta rantai F&B sering kesulitan mengintegrasikan sistem-sistem yang terpisah, meskipun telah berinvestasi besar pada solusi Customer Relationship Management (CRM), pembayaran, loyalitas, dan Point of Sales (POS) secara terpisah.

Liven menghadirkan terobosan dengan menggabungkan semua komponen penting ini ke dalam satu ekosistem yang mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan. “Dengan investasi dari LLV, kami tidak hanya memperluas jangkauan ke Indonesia, tetapi juga membangun fondasi untuk masa depan teknologi bisnis di seluruh Asia Tenggara, “ kata Grace Wong, Co-Founder & Chief Strategy Officer Liven dalam keterangan tertulis, Senin (2/12).

Indonesia, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, merupakan tonggak penting bagi visi Liven. Langkah awal ini bisa melampaui satu pasar regional, namun membuka jalan bagi ekspansi Liven ke seluruh Asia Tenggara dan lebih jauh lagi.

“Kami memilih bermitra dengan LLV karena visi mereka yang selaras dan dukungan luar biasa yang mereka berikan dalam mendorong transformasi digital di berbagai industri,” ujar Grace.  Merevolusi Lanskap Digital Indonesia Dengan Mesin Pertumbuhan yang Telah Terbukti Masuknya Liven ke Indonesia membawa rangkaian solusi berbasis AI, mulai dari sistem POS yang disesuaikan hingga program loyalitas yang berfokus pada pelanggan. Solusi ini dirancang untuk menghilangkan teknologi redundansi dan memberikan ekosistem bisnis sebuah sistem terpadu, all-in-one system yang sesungguhnya. Peralatan ini mengatasi kompleksitas operasional, mengurangi biaya, dan memastikan aliran data yang mulus untuk mendorong keterlibatan pelanggan serta pertumbuhan bisnis. 

Baca Juga: Traveloka 12.12 Last Double Day Deal: Nikmati Diskon Hingga 50% untuk Liburan Impian

Mulyawan Gani, Chief Transformation and Data Officer Sinar Mas Land menyatakan investasi LLV di Liven adalah langkah strategis dalam misi mempercepat ekonomi digital Indonesia. “Dengan memanfaatkan ekosistem Sinar Mas Land dan bermitra dengan Liven, kami menghadirkan solusi transformatif yang memungkinkan bisnis lokal untuk berkembang dan bersaing di panggung global,” kata Mulyawan. 

Bayu Seto, Partner of Living Lab Ventures menambahkan investasi kami di Liven mencerminkan komitmen untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia dengan teknologi terbaik yang memberikan dampak nyata.

Platform Liven merevolusi proses bisnis dengan kemampuannya menyatukan bisnis multi-unit yang kompleks melalui aliran data dan operasi yang cerdas —tujuan yang bahkan sulit dicapai oleh perusahaan besar.

“Kami percaya kemitraan ini akan menginspirasi transformasi digital dan membuka peluang ekonomi signifikan di seluruh wilayah,” kata Bayu.  Dengan dukungan dari LLV, Liven menetapkan tolok ukur baru untuk transformasi digital, sehingga memungkinkan pengalaman yang terhubung dan berbasis data untuk berkembang di pusat perbelanjaan, hotel, bank, gedung perkantoran, hunian, dan lain-lain.

Dimulai dari Indonesia, kemitraan ini menandai tonggak penting dalam visi Liven untuk menjadi platform andalan yang mendorong pertumbuhan bisnis di seluruh Asia Tenggara dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​