M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Laporan Riset The State of AI Temukan Anggaran Perusahaan Untuk Adopsi AI Naik

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Searce, perusahaan konsultan teknologi modern yang memberdayakan bisnis agar siap menghadapi masa depan, merilis laporan State of AI 2024, sebuah survei terhadap 300 eksekutif teknologi senior dan C-suite - termasuk Chief AI Officer, Chief Data & Analytics Officer, Chief Transformation Officer, dan Chief Digital Officer dari berbagai organisasi di Amerika Serikat dan Inggris yang memiliki pendapatan setidaknya $500 juta. 

Laporan ini membahas beberapa tren, kesuksesan, dan tantangan terbesar yang dihadapi bisnis dalam pengambilan keputusan, strategi, dan eksekusi mereka saat bereksplorasi untuk membuka pertumbuhan AI.

Benedikta Satya, Country Director, Searce Indonesia mengatakan Adopsi AI di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, sekaligus mencerminkan keyakinan yang tumbuh dalam teknologi ini untuk mendorong inovasi dan efisiensi bisnis. Namun, banyak juga organisasi masih mengalami kesulitan mengadopsi AI dengan cara yang relevan untuk mencapai hasil bisnis yang maksimal.

Laporan State of AI 2024 melihat tren adopsi AI yang signifikan, namun yang lebih penting lagi adalah pemaparan peluang dan prioritas utama yang perlu diperhatikan agar anggaran AI dapat dioptimalkan dan ROI dapat ditingkatkan. 

Jadi temuan di lapangan seperti, keberhasilan inisiatif AI  masih belum merata, namun anggaran terus meningkat. Tingkat keberhasilan inisiatif AI masih sering kali tidak sepenuhnya optimal, hanya 51% responden yang mengatakan bahwa inisiatif AI mereka “sangat berhasil”, dan 42% mengatakan bahwa inisiatif tersebut “agak berhasil”. Selain itu, hanya 61% responden yang mengatakan bahwa mereka “sangat setuju” bahwa organisasi mereka memandang AI sebagai prioritas utama.

Terlepas dari masalah ROI, seperempat responden berpendapat bahwa organisasi mereka akan meningkatkan investasi di bidang AI hingga lebih dari 50% pada tahun 2024 dan tahun-tahun mendatang dan hanya 8% responden mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan investasi hingga 100% atau lebih.

Baca Juga: IBM Meluncurkan Granite 3.0 untuk Memenuhi Kebutuhan AI Perusahaan Modern

Ketika ditanya berapa banyak pendapatan organisasi mereka yang dialokasikan untuk inisiatif AI pada tahun 2024, seperempat responden mengatakan bahwa organisasi mereka akan  membelanjakan antara $11-25 juta, dengan 7% tambahan mengatakan bahwa organisasi mereka akan membelanjakan lebih dari $25 juta pendapatan untuk inisiatif AI tahun ini

“Banyak organisasi sering kali mengeluarkan dana untuk inisiatif AI tanpa visi yang pasti,” kata Bene. dalam keterangan tertulis. Untuk benar-benar mendapatkan peningkatan ROI yang pasti, organisasi sebaiknya perlu melakukan pendekatan yang berpusat pada hasil yang didukung oleh tata kelola yang tepat, kerangka kerja yang terukur, dan proses manajemen yang berkesinambungan. Hal ini memungkinkan tujuan bisnis dibangun sejak awal dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan dan menghasilkan manfaat akhir yang signifikan.

Masalah privasi data, pemanfaatan teknologi lama serta kurangnya talenta menjadi kendala utama bagi bisnis yang ingin mengadopsi AI
Penelitian tahun ini juga melihat hambatan-hambatan utama bagi organisasi yang ingin mengadopsi AI. Ada tiga hambatan terbesar yang disebutkan oleh responden, yaitu privasi data (45%) diikuti oleh penggunaan teknologi lama (40%) serta kurangnya sumber daya yang berkualitas (40%).

“Untuk mendapatkan kesuksesan implementasi AI, sebuah organisasi harus terlebih dahulu mengidentifikasi dan memitigasi keterbatasan yang ada sehingga mereka dapat memiliki jalur adopsi yang paling optimal,” kata Bene. Tantangan dalam setiap bisnis tentunya berbeda dan penting bagi sebuah organisasi untuk menemukan mitra yang dapat membantu mereka mengidentifikasi dan memberikan konsultasi untuk berinovasi. 

Apakah itu berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengurangi kekhawatiran seputar privasi data atau mengusulkan solusi kreatif untuk masalah teknologi sebelumnya. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengetahui inti permasalahan terbesar yang mereka hadapi, menemukan konsensus tentang cara untuk melangkah maju dan yang paling penting memberikan solusi yang tepat

Temuan selanjutnya adalah GenAI tetap menjadi prioritas utama. GenAI tetap menjadi inisiatif utama bagi organisasi saat ini dengan 70% responden mengatakan bahwa mereka memiliki setidaknya tiga proyek bisnis yang menggunakan  GenAI dalam produksi. Ketika ditanya untuk area bisnis apa saja organisasi mereka menggunakan GenAI jawabannya adalah untuk mendukung layanan pelanggan (68%), penelitian internal (60%) dan pembuatan konten (53%).

Selanjutnya, lebih dari 60% organisasi lebih baik membeli solusi AI dibandingkan membangunya secara internal. Hampir dua pertiga (63%) organisasi mengatakan bahwa mereka telah melakukan pembelian solusi  yang sudah ada di pasar untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan akan teknologi AI, dibandingkan membangunnya secara internal. 

Selain itu, 54% mengatakan bahwa mereka telah membeli solusi  yang telah tersedia di pasar namun juga bermitra dengan pihak lain untuk layanan yang terkait dengan solusi  tersebut. Sementara, hanya 9% yang mengatakan bahwa mereka telah membeli solusi yang tersedia namun tetap mengandalkan sumber daya internal mereka untuk menjalankan bisnis. 

Untuk mengunduh studi State of AI 2024, silakan kunjungi https://www.searce.com/whitepaper-2024-searce-state-of-ai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.