M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

IHSG Hari Ini Dibuka Melemah Pada Perdagangan Rabu, 29 Juni 2022

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/6). Pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 24,97 poin atau 0,35% ke 6,978,46.

Sebanyak 96 saham naik, 100 saham turun dan 250 saham stagnan.

Hanya satu indeks sektoral yang selamat ke zona hijau yakni IDX Sektor Kesehatan yang naik 0,45%. 

Sedangkan sembilan indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Infrastruktur yang turun 0,76%, IDX Sektor Teknologi turun 0,75% dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang turun 0,36%,

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 1,03 miliar saham dengan total nilai Rp 338,31 miliar.

Kapitalisasi pasar di bursa pagi ini mencapai Rp 9.157 triliun.

William Mamudi Analis Samuel Sekuritas menulis dalam risetnya, Rabu (29/6), bahwa level 7.016 terus tertahan di atas support 6.920. Market diproyeksikan masih cenderung sideways dalm doji-doji berkepanjangan.

Namun, secara keseluruhan, William memproyeksikan, IHSG masih akan bergerak melemah mengikuti pergerakan bursa global dan regional yang juga melemah. 

Di hari ini, Samuel Sekuritas merekomendasikan saham CMNT, TOWR, AGII untuk buy dan INCO dengan rekomendasi sell. 

Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 0,28% ke Level 6.996 Pada Perdagangan Selasa (28/6)

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Timah Tbk (TINS) (2,69%)
2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 1,50%)
3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (0,87%%). 

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (-1,90%)
2. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) (-1,40%)
3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (-0,93%)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.