MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 4,88% ke level 7.922 pada perdagangan Senin (2/2/2026). Simak proyeksi dan rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.
Meski IHSG melemah tajam, investor asing masih mencatatkan net buy Rp 593,35 miliar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai, tekanan pasar masih terpusat pada saham-saham konglomerasi seiring berlanjutnya narasi MSCI, di tengah kenaikan inflasi Januari 3,55% (YoY) dan surplus neraca perdagangan yang bertahan 68 bulan.
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak terbatas dengan support di 7.858 dan resistance di 8.089, sembari mewaspadai potensi tekanan jual lanjutan.
Menurut Reza, pasar cenderung wait and see menantikan hasil komunikasi regulator–MSCI terkait transparansi pasar, serta langkah kebijakan awal dari kepemimpinan baru regulator.
Baca Juga: IHSG Dibuka Turun 0,4%, Simak Top Gainers Selasa Pagi Ini (3/2)
Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan Selasa (3/2/2026):
1. INDF — Buy (Swing Trade)
Pada perdagangan terakhir, INDF berhasil menguat dan sedang menguji fase konsolidasi. Jika harga mampu menembus level 7.100, maka ada potensi lanjutan penguatan dengan target resistance selanjutnya di 7.200–7.450.
- Buy on Breakout: 7.100
- R1: 7.200
- R2: 7.450
- SL: < 7.000
2. MYOR — Buy (Swing Trade)
Pada perdagangan terakhir, MYOR menguat dan menguji level resistance di 2.370. Jika level tersebut tertembus, maka ada potensi kenaikan menuju resistance berikutnya di 2.430–2.520.
- Buy on Break: > 2.370
- R1: 2.430
- R2: 2.520
- SL: < 2.300
Baca Juga: Menukik Tajam, Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 3 Februari Jadi Segini
3. ZATA — Buy (Day Trade)
Jika dilihat menggunakan chart 1 jam, saham ini membentuk pola cup and handle disertai peningkatan volume. Selama harga bertahan di atas neckline 1.980, peluang bullish terbuka dengan target resistance di 2.100–2.160.
- Buy: 2.000–2.030
- R1: 2.100
- R2: 2.160
- SL: < 1.980
4. BUVA — Sell
Pergerakan saham BUVA pada perdagangan terakhir melemah 14,92% dan menembus level support di 1.355–1.155. Waspadai potensi pelemahan lanjutan hingga support berikutnya di 905.
- Last Price: 1.055
- Next Support: 905
Investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko, mengingat ruang penguatan IHSG diperkirakan masih terbatas dan potensi aksi ambil untung masih cukup besar dalam jangka pendek.
Selanjutnya: Indeks Nikkei Jepang Melonjak 3% Selasa (3/2), Seiring Jeda Aksi Jual Logam Mulia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News