MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah tipis 0,08% ke level 7.091, dengan net foreign sell sekitar Rp 678 miliar di pasar reguler.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global, khususnya ketegangan geopolitik Iran–AS yang mendorong kenaikan harga komoditas energi seperti minyak dan batu bara, sehingga sektor energi menjadi penopang indeks.
Secara teknikal, IHSG berhasil rebound dari area support kuat 6.950–7.000 dan bertahan di atas level psikologis 7.000, mengindikasikan pola double bottom serta awal stabilisasi jangka pendek.
Ke depan, terdapat potensi penguatan selama IHSG mampu bertahan di atas 7.000, dengan target resistance di kisaran 7.150–7.300.
Namun, pasar masih akan mencermati perkembangan konflik Iran yang telah memasuki minggu kelima, termasuk keterlibatan Houthi dan tambahan pasukan AS, serta rilis data domestik seperti inflasi dan neraca perdagangan.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Selasa (31/3)
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas:
1. HRUM — Buy (Swing Trade)
Area 1.085 menjadi resistance kunci, sehingga strategi buy on breakout dapat dipertimbangkan. Jika harga mampu menembus level tersebut, terbuka peluang menuju 1.120–1.165.
- Buy On Break > 1085
- R1 : 1120
- R2 : 1165
- SL < 1050
2. MEDC — Buy (Swing Trade)
Pergerakan harga berhasil breakout dari area konsolidasi dan kini bergerak dalam fase uptrend jangka pendek. Area 1.875 menjadi resistance berubah menjadi support (RBS). Jika bertahan, harga berpeluang menuju 1.995–2.250.
- Buy : 1875 - 1930
- R1 : 1995
- R2 : 2250
- SL < 1800
Baca Juga: IHSG Masih Tertekan, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Selasa (31/3)
3. FORE — Buy (Day Trade)
Pergerakan menunjukkan tren naik jangka pendek dengan struktur higher high–higher low. Area 580 kini menjadi support baru, dengan target resistance di 605–625.
- Buy : 580 - 600
- R1 : 605
- R2 : 625
- SL < 550
4. TPIA — Sell
Pergerakan masih berada dalam tren menurun dan telah breakdown support 5.350, mengindikasikan tekanan jual yang kuat. Saat ini harga mendekati area support berikutnya di 4.730, dengan potensi lanjutan ke 4.360.
- Last Price : 4750
- Next Support : 4360
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News