MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih berada dalam tekanan pada perdagangan Rabu (25/3/2026), meski sempat mencatatkan penguatan pada sesi sebelumnya.
Pada perdagangan terakhir, IHSG ditutup naik 1,20% ke level 7.106 dengan net foreign buy sebesar Rp155,35 miliar. Penguatan ini didorong oleh technical rebound dari area support psikologis 7.000.
Namun demikian, analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai tekanan terhadap pasar masih cukup besar, terutama akibat ketidakpastian geopolitik global yang belum mereda.
Wacana gencatan senjata serta penundaan serangan terhadap pusat energi Iran oleh Amerika Serikat selama lima hari disebut telah dibantah oleh pihak Iran.
Kondisi tersebut membuat sentimen risk-off masih dominan di pasar, tercermin dari volatilitas harga komoditas seperti emas, minyak, dan gas alam, serta pelemahan bursa saham regional, khususnya di kawasan Asia.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam tekanan dengan kisaran support di level 6.950–7.000 dan resistance pada 7.135–7.200.
Baca Juga: Bahaya Pola Pikir Cepat Kaya yang Bisa Menggagalkan Masa Pensiun Anda
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas:
1. ITMG — Buy (Day Trade)
ITMG masih berada dalam tren uptrend yang kuat dan saat ini tengah konsolidasi di area atas setelah rally. Selama bertahan di area support 25.900–26.800, tren bullish dinilai masih berlanjut. Jika mampu menembus 28.325, harga berpotensi menguat hingga 29.750.
- Buy: 27.000–28.000
- R1: 28.325
- R2: 29.750
- SL < 26.000
2.PGAS — Buy (Day Trade)
PGAS berada dalam fase rebound setelah penurunan tajam, dengan support kuat di kisaran 1.885–1.935. Saat ini harga mulai mendekati resistance 2.050, dan jika berhasil breakout, berpotensi melanjutkan kenaikan ke 2.150.
- Buy: 1.950–1.980
- R1: 2.050
- R2: 2.150
- SL < 1.900
Baca Juga: IHSG Berpeluang Terkoreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Rabu (25/3)
3. BUKA — Buy (Day Trade)
BUKA berhasil keluar dari fase sideways dengan dukungan volume, menandakan awal momentum kenaikan. Saat ini harga sedang mengalami pullback sehat, dan selama bertahan di atas 498 sebagai support, tren bullish dinilai masih terjaga.
- Buy: 500–505
- R1: 515
- R2: 535
- SL < 496
4. TPIA — Sell
TPIA menunjukkan kegagalan bertahan di area distribusi dan kini memasuki fase pullback lanjutan. Harga telah breakdown dari rentang sebelumnya, dengan support terdekat di level 78. Jika level ini ditembus, potensi pelemahan berlanjut ke 73.
- Last Price: 82
- Next Support: 78–73
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News