MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Senin (30/3/2026). Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.
Pada perdagangan terakhir, IHSG kembali ditutup melemah sebesar 0,94% dengan net foreign sell mencapai Rp 1,9 triliun.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, pelemahan ini masih dipengaruhi sentimen negatif dari ketidakpastian perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran untuk menghentikan konflik.
Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam turut menjadi sentimen negatif di tengah kekhawatiran gangguan pasokan serta dampaknya terhadap inflasi.
Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak terbatas dengan kisaran support di 7.000 dan resistance di 7.100.
Di sisi lain, pasar juga mencermati sejumlah sentimen global dan domestik, termasuk aksi demonstrasi bertajuk “No Kings” di Amerika Serikat serta rilis data ekonomi penting pekan ini seperti inflasi dan neraca perdagangan Indonesia.
Baca Juga: IHSG Melemah, Begini Proyeksi dan Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (30/3)
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas:
1. AKRA — Buy (Day Trade)
AKRA menunjukkan rebound kuat setelah bertahan di atas support 1.215 dan kini menguji area resistance 1.330.
- Buy: 1.330–1.350
- R1: 1.380
- R2: 1.405
- SL < 1.300
2. DSNG — Buy (Swing Trade)
DSNG berhasil breakout dari resistance dan keluar dari pola downtrend, membuka peluang perubahan tren.
- Buy: 1.550–1.600
- R1: 1.630
- R2: 1.710
- SL < 1.500
Baca Juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (30/3)
3. CYBR — Buy (Day Trade)
CYBR berada di area support kuat sekaligus MA200, berpotensi technical rebound selama bertahan di atas area support.
- Buy: 1.300–1.315
- R1: 1.365
- R2: 1.450
- SL < 1.240
4. RALS — Sell
RALS mengalami breakdown dari trendline naik dan berpotensi melanjutkan pelemahan.
- Last Price: 440
- Next Support: 420
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News