M O M S M O N E Y I D
Santai

Hati-Hati dengan Toxic Positivity, Ini Ciri-Ciri Perilaku Toxic Positivity

Hati-Hati dengan Toxic Positivity, Ini Ciri-Ciri Perilaku Toxic Positivity
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Ternyata, tidak semua sikap positif itu baik. Ada juga, lo, istilah toxic positivity. Yuk, kenali ciri-ciri perilaku toxic positivity berikut ini.

Dewasa ini dengan keberadaan media sosial, kita banyak menemukan influencer, teman-teman, keluarga, atau bahkan diri kita sendiri posting mengenai sikap positif atau memiliki pandangan positif tentang hidup, di setiap saat. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari pun kita sering kali menemukan hal-hal tersebut.

Mengutip artikel yang ditulis Regina seorang Sarjana Psikolog dalam laman Kayrossconsulting, meskipun niat berpikir positif tentang hidup di setiap saat niatnya mungkin baik, terlalu banyak memaksakan hal positif di setiap kondisi sebenarnya tidak membantu dan malah memunculkan perilaku toxic positivity.

Penjelasannya, toxic positivity adalah sebuah istilah yang menggambarkan pola pikir dan perilaku seseorang yang hanya terpaku pada kebahagiaan dan pandangan yang optimis saja.

Orang-orang dengan keyakinan ini percaya bahwa sesulit apapun kondisi atau situasi yang dialami, orang tersebut tetap harus memiliki pola pikir yang positif.

Mereka akan memilih untuk mengabaikan atau menyangkal masalah dalam hidup mereka dan tanpa disadari hal-hal tersebut dapat berdampak buruk untuk kesehatan mental mereka secara keseluruhan. 

Baca Juga: Yuk Mulai Hindari 7 Kebiasaan Toxic yang Jarang Disadari tapi Sering Dilakukan Ini

Memiliki sikap yang positif atau optimistis memanglah penting. Meski begitu, perlu diingat juga bahwa hidup tidak selalu baik. 

Berbagai pengalaman menyenangkan dan pengalaman menyedihkan terjadi dalam hidup setiap orang. Sehingga, ada kalanya kita sebagai manusia juga sewajarnya akan merasakan emosi negatif.

Menyangkal atau menolak perasaan negatif membuat perasaan tersebut menjadi semakin besar dan akan memunculkan pemikiran bahwa kita tidak perlu memperhatikan hal tersebut. 

Hal tersebut dapat membuat emosi negatif semakin besar karena diabaikan dan tidak diproses dengan sesuai, sehingga dapat menjadi bom waktu di waktu mendatang. Selain itu, orang yang mengabaikan perasaan negatifnya dapat terlihat kurang simpatik dan kurang peka terhadap perasaan orang lain.

Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk memberikan semangat atau bersimpati pada orang lain dan diri sendiri?

Pertama, kamu perlu mengidentifikasi emosi yang sedang kamu rasakan. Tidak ada emosi baik dan buruk, melainkan ada emosi positif dan negatif. Semua emosi yang kamu rasakan adalah valid dan penting.

Baca Juga: Stop Lakukan 6 Kebiasaan Toxic Ini, Salah Satunya Kebiasaan Beri Self Reward

Kedua, sadari bahwa setiap emosi yang kamu rasakan dapat membantu kamu dan orang di sekitarmu untuk lebih memahami perasaan yang sebenarnya sedang kamu rasakan.

Terakhir, pikirkan cara yang tepat untuk mengeluarkan emosimu secara produktif, seperti menceritakan masalahmu dengan teman atau orang terdekat, menulis jurnal, atau berolahraga.

Kesimpulannya, toxic positivity dapat mengakibatkan seseorang menghadapi perasaan negatif dengan cara yang salah yaitu dengan mengabaikannya. Padahal sikap ini justru malah dapat membuat perasaan negatif tersebut menjadi lebih besar. 

Meskipun berpikir secara positif dan optimis adalah hal yang dibutuhkan dalam kehidupan, sejatinya tidak ada orang yang bisa berpikir positif setiap saat.

Memaksakan seseorang untuk menjadi positif secara terus menerus bukanlah merupakan hal yang benar karena dapat mengurangi kemampuan berkomunikasi dan mengakibatkan orang tersebut gagal memahami pikiran atau perasaan negatifnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Negara dengan PPN Tertinggi Di Dunia dan Pengaruhnya ke Biaya Hidup

Simak daftar negara dengan PPN tertinggi di dunia dan pahami dampaknya terhadap harga barang serta daya beli Anda maupun masyarakat global.  

Karier Anda Bisa Aman! Paklaring Sah Jamin Klaim JHT dan Kredit Lancar

Paklaring sering dibutuhkan saat pindah kerja dan urus hak karyawan. Simak fungsi, manfaat, dan contoh paklaring yang benar ini, ya.  

7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Simak yuk, kebiasaan kecil yang tampak normal ternyata bisa jadi kebocoran finansial dan menghambat kekayaan Anda pelan-pelan.

Jeda Digital Penting! Cara Mudah Buat Ruang Analog di Rumah, Lepas Layar

Yuk cek cara membuat ruang analog di rumah Anda agar lepas dari layar, pikiran lebih fokus, dan hidup terasa lebih seimbang setiap hari.

3 Warna Cat Kamar Tidur yang Sebaiknya Dihindari agar Tidur Lebih Berkualitas

Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.  

Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini

Permadani klasik kembali tren di 2026, ini cara menatanya agar rumah terasa hangat, berkarakter, dan cocok untuk gaya hidup modern, yuk simak.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.