M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Hari Ini Stabil di dekat US$ 4.795, Menuju Kenaikan Mingguan 1%

Harga Emas Hari Ini Stabil di dekat US$ 4.795, Menuju Kenaikan Mingguan 1%
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global lebih stabil, serta menuju kenaikan mingguan keempat yang didorong optimisme terhadap gencatan senjata AS-Iran.

Mengutip Bloomberg, Jumat (17/4), harga emas spot diperdagangkan di level US$ 4.794,49 per troi ons pada pukul 10.30 WIB, naik tipis sekitar US$ 4 dibandingkan penutupan sesi sebelumnya.

Harga emas menuju kenaikan mingguan sekitar 1%, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme bahwa AS dan Iran dapat menyepakati gencatan senjata permanen untuk mengakhiri perang, yang telah mengguncang pasar dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Pada Kamis, Trump mengatakan bahwa Iran telah sepakat dengan syarat-syarat yang telah lama ditolaknya, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Meskipun beberapa pemimpin Eropa dan negara-negara Teluk Arab memperkirakan bahwa kesepakatan perdamaian AS-Iran dapat terwujud sekitar enam bulan untuk diperantarai.

Baca Juga: Harga Emas Global Rebound di tengah Risiko Inflasi Mereda

Trump juga mengumumkan bahwa Israel dan Libanon telah setuju gencatan senjata selama 10 hari, yang kemudian dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Isarel Benjamin Netanyahu. Namun, kendali atas Hormuz tetap menjadi sengketa, dengan blokade angkatan laut AS masih berlaku, sedangkan Iran terus melanjutkan rencananya untuk kapal pengisian daya transit, bahkan setelah perang berakhir.

Harga minyak turun pada Jumat, sehari setelah saham AS mencapai rekor tertinggi baru. Penurunan harga energi baru-baru ini meredakan sebagian tekanan inflasi, yang telah membebani emas sejak perang dimulai tujuh minggu lalu.

Kekhawatiran tentang kenaikan harga konsumen menyebabkan para pedagang bertaruh bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk waktu yang lebih lama, atau bahkan menaikannya. Ini hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Presiden Bank Federal Reserves New York John Williams mengatakan pada Kamis, bahwa ketidakpastian yang tinggi seharusnya mencegah para pembuat kebijakan untuk menyampaikan sinyal yang kuat mengenai arah suku bunga di masa depan, meskipun pandangannya masih mencakup pemotongan suku bunga dalam jangka panjang.

Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (17/4) Kompak Melemah!

Menurut Ole Hansen, Kepala strategi komoditas di Saxo Bank AS, latar belakang yang mendasarinya telah bergeser ke arah yang lebih konstruktif.

"Imbal hasil riil yang lebih rendah, dollar AS lebih lemah, ekspektasi penurunan suku bunga yang diperbarui, dan posisi spekulatif yang sangat ringan, secara kolektif menunjukkan pasar sedang menuju pemulihan ketimbang menghadapi kehancuran," kata Ole mengutip Bloomberg, hari ini.

Meskipun harga emas telah pulih dari kerugian dalam beberapa pekan terakhir, emas masih turun sekitar 9% sejak awal konflik pada akhir Februari. Dengan krisis likuiditas pada hari-hari awal pertempuran, menyebabkan investor melepas kepemilikan emas demi menutupi kerugian pada aset lainnya.

Gangguan terhadap pasokan energi juga kemungkinan akan berlanjut hingga setelah perang, sehingga risiko inflasi tetap tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.