MOMSMONEY.ID - Emas belum bosan mengukir rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high anyar. Harga emas hari ini memperbarui rekor tertinggi, karena krisis di Greenland dan risiko utang pemerintah Jepang, mendukung permintaan akan aset aman alias safe haven.
Mengutip Bloomberg, Rabu (21/1), harga emas spot naik 2,6% mencapai rekor tertinggi baru di US$ 4.888,42 per troi ons pada pukul 13.26 WIB.
Presiden AS Donald Trump, yang dijadwalkan berpidato pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari upayanya untuk menguasai pulau Arktik tersebut. Merespons itu, Perdana Menteri Greenland memperingatkan mengenai populasi yang mungkin menjadi sasaran invasi militer, meskipun ia menambahkan bahwa itu adalah skenario yang tidak mungkin terjadi.
AS kini mengancam akan menerapkan tarif terhadap delapan negara eropa, temasuk Jerman, Prancis dan Inggris, yang menentang rencana Trump untuk mengambil alih Greenland. Ini meningkatkan kemungkinan terjadi perang dagang yang merusak.
Baca Juga: Rekor Tertinggi Baru, Harga Emas Hari Ini Tembus US$ 4.700 per troi ons
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerang taktik perdagangan Trump, dengan mengatakan bahwa benua itu butuh lebih banyak kedaulatan untuk menghindari vasalisasi dan politik darah. Sementara, PM Kanada Mark Carney mengatakan tatatan internasional berbasis aturan pada dasarnya sudah mati.
Perdebatan sengit di Davos menggarisbawahi betapa cepatnya hubungan antara sekutu AS memburuk. Ini mengguncang pasar keuangan, menekan nilai dollar dan meningkatnya permintaan aset aman, seperti emas.
Kekacauan juga terjadi pada utang Jepang, memicu kekhawatiran mengenai situasi fiskal di negara ekonomi utama dunia. Buntutnya, investor menghindari mata uang dan obligasi pemerintah.
Kata Daniel Ghali, Ahli Strategi Komoditas di TD securities, situasi di Jepang memicu kekhawatian akan penurunan nilai mata uang yang didorong oleh pasar di seluruh dunia. "Reli emas adalah tentang kepercayaan. Untuk saat ini kepercayaan telah goyah, tetapi belum hancur. Jika kepercayaan itu hancur, momentum akan berlanjut lebih lama," ujarnya, mengutip Bloomberg, hari ini.
Baca Juga: Naik Gila-gilaan, Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 21 Januari 2026 Rekor Tertinggi
Daan Struyven, Kepala Riset Komoditas di Goldman Sachs Group Inc., menyatakan bahwa emas tetap menjadi yang paling dijagokan. Ia menegaskan skenario dasar harga emas akan naik ke US$ 4.900 per troi ons, dengan risiko kenaikan lebih lanjut, jika diversifikasi oleh sektor swasta meluas.
Selanjutnya: Pulsa Darurat AXIS: Pinjam Sekarang, Hindari Putus Komunikasi!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News